Desakan agar Korps Brigade Mobil (Brimob) ditarik dari tengah masyarakat mencuat. Usulan itu disuarakan YLBHI menyusul sejumlah kasus kekerasan yang jadi sorotan publik.
Anggota Brimob, Bripda Masias Siahaya meminta maaf maaf atas perbuatannya. Diketahui, ia telah melakukan penganiayaan terhadap anak 14 tahun di Maluku Tenggara.
Menteri PPPA menegaskan proses hukum terkait kasus meninggalnya pelajar MTs berinisial AT (14) di Kota Tual, Maluku harus berjalan transparan dan berkeadilan.
Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan kepada Kapolda Maluku hingga Kadiv Propam Polri untuk memberikan tindakan tegas terhadap Anggota Brimob, Bripda Masias Siahaya.
Korps Brimob akhirnya buka suara terkait kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan pelajar 14 tahun, Arianto Tawakal oleh anggotanya Bripda Masias Siahaya.
Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto buka suara soal Anggota Brimob, Bripda Masias Siahaya, yang akan menjalani sidang kode etik pada Senin (23/2/2026).
Dugaan penganiayaan yang menyeret anggota Brimob, Bripda Masias Siahaya hingga menyebabkan seorang pelajar berusia 14 tahun bernama Arianto Tawakal tewas, memantik reaksi keras dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Hari ini, Senin (23/2/2026), anggota Brimob Bripda Masias Siahaya akan menjalani sidang kode etik dalam kasus penganiayaan siswa MTS di Maluku Tenggara AT (14) hingga tewas.Â
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo marah atas peristiwa anggota Brimob, Bripda Masias Siahaya, yang menganiaya siswa MTSÂ di Maluku Tenggara hingga tewas.
Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara