GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi Jadi Persero! Ini Daftar Emiten BUMN yang Ubah Status dan Target Harga Sahamnya

Sejumlah emiten BUMN resmi berubah status menjadi Persero pada 2026. Simak daftar perusahaan dan target harga sahamnya di tengah transformasi tata kelola.
Senin, 23 Februari 2026 - 08:50 WIB
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) akan bagi-bagi dividen sebesar 100% dari laba bersih tahun 2023
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah emiten BUMN resmi mengumumkan perubahan status menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) pada awal 2026. Langkah ini menegaskan transformasi badan usaha milik negara (BUMN) agar semakin berorientasi pada profitabilitas, transparansi, dan tata kelola korporasi modern layaknya perusahaan publik lainnya.

Perubahan status tersebut merupakan tindak lanjut dari agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar serentak pada Desember 2025, sekaligus penyesuaian terhadap revisi Undang-Undang BUMN. Secara hukum, perubahan ini memperjelas pemisahan fungsi negara sebagai pemegang saham dengan fungsi operasional perusahaan sebagai entitas bisnis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daftar Emiten BUMN yang Resmi Menjadi Persero

Berikut sejumlah perusahaan BUMN terbuka yang kini menyandang status Persero:

  1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

  2. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

  3. PT Timah Tbk (TINS)

  4. PT Kimia Farma Tbk (KAEF)

  5. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

  6. PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)

PGAS dan SMBR lebih dahulu memperoleh status tersebut pada Januari 2026, disusul ANTM, PTBA, TINS, dan KAEF pada Februari 2026.

Transformasi ini bukan berarti mengubah model bisnis secara drastis, melainkan mempertegas bahwa perusahaan-perusahaan tersebut tetap beroperasi sebagai korporasi yang mengejar keuntungan, efisiensi, dan akuntabilitas kepada seluruh pemegang saham, termasuk publik.

Penegasan Orientasi Bisnis dan Tata Kelola

Status Persero menjadi simbol bahwa BUMN kini ditempatkan sebagai entitas usaha profesional yang harus bersaing di pasar, bukan sekadar menjalankan penugasan negara. Struktur kepemilikan tetap berada di tangan pemerintah, tetapi pengelolaan bisnis dilakukan dengan standar korporasi modern.

Dalam skema baru ini, pengelolaan aset negara dikonsolidasikan melalui holding operasional seperti MIND ID untuk sektor pertambangan, sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih efisien dan terintegrasi.

Pendekatan tersebut diyakini mampu mengurangi intervensi non-komersial, memperjelas garis komando, serta meningkatkan disiplin keuangan perusahaan.

Dampak ke Kinerja Saham: Lebih ke Fundamental, Bukan Sekadar Status

Meski perubahan status menjadi Persero dinilai positif dari sisi tata kelola, analis menilai pergerakan saham emiten-emiten tersebut tetap akan lebih dipengaruhi faktor fundamental masing-masing sektor.

  • Emiten tambang seperti ANTM, PTBA, dan TINS sangat bergantung pada dinamika harga komoditas global seperti nikel, emas, batubara, dan timah.

  • PGAS akan ditentukan oleh permintaan gas domestik serta stabilitas harga energi.

  • KAEF menghadapi tantangan pemulihan sektor kesehatan dan distribusi farmasi.

  • SMBR bergantung pada percepatan proyek infrastruktur dan permintaan semen nasional.

Dengan kata lain, perubahan status hukum bukanlah katalis instan yang langsung mendongkrak harga saham, melainkan fondasi jangka panjang bagi peningkatan efisiensi dan valuasi.

Rekomendasi dan Target Harga Saham

Sejumlah analis pasar modal memberikan pandangan terhadap prospek saham emiten-emiten tersebut dalam 12 bulan ke depan.

Target harga yang diproyeksikan antara lain:

  • ANTM: sekitar Rp4.800 per saham

  • PTBA: sekitar Rp3.100 per saham

  • TINS: sekitar Rp4.800 per saham

Sementara itu, rekomendasi spekulatif diberikan pada beberapa saham dengan target harga:

  • ANTM: Rp4.500 per saham

  • TINS: Rp4.000 per saham

  • KAEF: Rp560 per saham

  • PGAS: Rp2.300 per saham

  • SMBR: Rp300 per saham

Adapun PTBA dinilai lebih cocok untuk strategi trading buy dengan target harga di kisaran Rp2.800 per saham.

Peluang dan Risiko ke Depan

Sentimen positif bagi emiten BUMN Persero datang dari stabilisasi harga komoditas global, program hilirisasi industri, serta keberlanjutan pembangunan infrastruktur nasional.

Namun, investor tetap perlu mencermati sejumlah risiko, seperti:

  • Volatilitas harga komoditas dunia

  • Perlambatan ekonomi global

  • Tekanan margin akibat fluktuasi energi dan logistik

  • Ketergantungan terhadap siklus industri masing-masing sektor

Karena itu, perubahan status Persero sebaiknya dipandang sebagai penguatan struktur hukum dan tata kelola, bukan sebagai pemicu kenaikan harga saham jangka pendek.

Momentum Transformasi BUMN Menuju Korporasi Modern

Transformasi ini menandai fase baru reformasi BUMN di pasar modal Indonesia. Dengan status Persero, perusahaan negara dituntut semakin profesional, transparan, dan kompetitif dalam menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi investor, pendekatan yang lebih rasional adalah tetap fokus pada kinerja laba, arus kas, dan prospek industri, sambil memanfaatkan volatilitas harga untuk strategi akumulasi bertahap ketika valuasi berada di bawah nilai wajar.

Perubahan status boleh administratif, tetapi implikasinya terhadap disiplin bisnis bisa menjadi fondasi penting bagi penguatan daya saing BUMN dalam jangka panjang. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bupati Kudus Imbau ASN Berdonasi untuk Bantu PPPK Paruh Waktu yang Tidak Dapat THR, Sebut Tidak Ada Pemaksaan dan Diharapkan Dilakukan dengan Ikhlas

Bupati Kudus Imbau ASN Berdonasi untuk Bantu PPPK Paruh Waktu yang Tidak Dapat THR, Sebut Tidak Ada Pemaksaan dan Diharapkan Dilakukan dengan Ikhlas

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris mengimbau ASN di lingkungan Pemkab Kudus berdonasi untuk membantu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang tidak mendapatkan THR.
BI Gaspol Tambah Kuota Tukar Uang Baru! Ramadan Belum Datang, Antrean Sudah Membludak

BI Gaspol Tambah Kuota Tukar Uang Baru! Ramadan Belum Datang, Antrean Sudah Membludak

BI perpanjang jadwal dan tambahkuota tukar uang baru jelang Ramadan dan Lebaran 2026. Simak cara daftar penukaran lewat aplikasi PINTAR dan lokasi layanan resmi
Omongan Berkelas Michael Carrick Jelang Manchester United Hadapi Everton di Liga Inggris 2025-2026

Omongan Berkelas Michael Carrick Jelang Manchester United Hadapi Everton di Liga Inggris 2025-2026

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menegaskan bahwa timnya tidak terbawa oleh suasana yang ada saat ini. Hal ini disampaikan jelang laga kontra Everton.
Komjen Ramdani Pastikan Sanksi Keras ke Bripda Masias Siahaya, Janji Evaluasi Penggunaan Kekuatan

Komjen Ramdani Pastikan Sanksi Keras ke Bripda Masias Siahaya, Janji Evaluasi Penggunaan Kekuatan

Korps Brimob akhirnya buka suara terkait kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan pelajar 14 tahun, Arianto Tawakal oleh anggotanya Bripda Masias Siahaya.
Sebut Alumni LPDP yang Bilang "Cukup Aku yang WNI, Anak-anakku Jangan" akan Menyesal, Purbaya: 20 Tahun Lagi Ekonomi Kita akan Bagus Banget

Sebut Alumni LPDP yang Bilang "Cukup Aku yang WNI, Anak-anakku Jangan" akan Menyesal, Purbaya: 20 Tahun Lagi Ekonomi Kita akan Bagus Banget

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut alumni LPDP yang viral karena bilang “cukup aku yang WNI, anak-anakku jangan” akan menyesal karena anaknya menjadi WNA. 
Dankorbrimob Buka Suara Soal Anggota Aniaya Pelajar Hingga Tewas di Maluku, Bakal Lakukan Evaluasi

Dankorbrimob Buka Suara Soal Anggota Aniaya Pelajar Hingga Tewas di Maluku, Bakal Lakukan Evaluasi

Dankorbrimob Polri, Komjen Pol Ramdani Hidayat buka suara soal anggotanya, Bripka Masias Siahaya yang ditetapkan sebagai tersangka usai menganiaya siswa MTsN di Maluku Tenggara, Arianto Tawakal (14), hingga tewas, dan juga menganiaya kakaknya Nasrim Karim (15).

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

John Herdman gigit jari jelang FIFA Series. Pemain keturunan yang bersinar di Liga Belanda gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia usai terbentur aturan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT