Grand Final Proliga 2026: Asisten pelatih LavAni Sebut Anak Asuhnya Banyak Lakukan Kesalahan Meski Sukses Bungkam JBP
- PBVSI
tvOnenews.com - LavAni berhasil meraih kemenangan penting pada laga perdana grand final Proliga 2026 menghadaoi Jakarta Bhayangkara Presisi.
Pada laga yang berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (24/4/2026) Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan perdananya.
Hal itu terlihat dari komposisi pemain yang diturunkan LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi di laga ini.
- PBVSI
Kedua tim sama-sama menurunkan skuad terbaiknya yang membuat laga berjalan sengit sejak awal set pertama.
Jakarta Bhayangkara Presisi yang mengandalkan duo Bardia Saadat dan Martin Atanasov bahkan berhasil unggul diawal laga.
Namun, secara mengejutkan LAvAni berhasil bangkit dan merebut set yang pertama lewat performa apik Georg Grozer.
Jakarta Bhayangkara Presisi yang berstatus sebagai juara bertahan sebenarnya berhasil bangkit dan merebut set yang kedua.
Namun, ketegangan yang terjadi pada awal set yang ketiga membuat para pemain Jakarta Bhayangkara Presisi kehilangan fokus.
Situasi itu pun dimanfaatkan dengan baik oleh LAvAni yang bermain lebih menekan pada dua set berikutnya.
Alhasil, lewat performa apik dari Boy Arnez dan Taylor Sanders, LavAni pun sukses menutup laga dengan kemenangan 3-1 (25-22, 23-25, 25-16 dan 25-18).
- PBVSI
Meski berhasil menang, asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni mengakui bahwa tim asuhan David Lee tampil cukup solid pada set pertama.
Namun, pada set berikutnya atau set kedua, Dio Zulfikri dkk mulai menurun.
"Banyak kesalahan sendiri yang dilakukan anak-anak," tandasnya.
Bagaimana pun juga, kemenangan ini pun menjadi modal berharga untuk LavAni menghadapi laga kedua grand final Proliga 2026.
Dengan sistem Beso of Three, kedua tim akan kembali berjumpa pada laga kedua grand final Proliga 2026 Sabtu (25/4/2026).
Kini LavAni hanya perlu satu kenangan lagi untuk bisa mengunci gelar juara Proliga 2026 sekaligus memutus dominasi Jakarta Bhayangkara Presisi.
(akg)
Load more