Disorot Netizen Saat Live TikTok, Menkeu Purbaya Akui Badannya Susut: “Memang Lagi Banyak Pikiran”
- tvOnenews/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com - Penampilan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendadak menjadi perhatian publik saat melakukan siaran langsung bersama putranya di platform TikTok. Bukan membahas kebijakan fiskal atau ekonomi nasional, warganet justru menyoroti perubahan fisik Purbaya yang terlihat lebih kurus dari biasanya.
Dalam sesi siaran langsung tersebut, Purbaya sempat membaca komentar salah satu netizen yang menanyakan kondisinya. Ia pun mengakui bahwa berat badannya memang sedikit turun belakangan ini.
“Agak kurusan nih. Ini kemarin gak bisa tidur, banyak pikiran,” ujar Purbaya secara santai menanggapi komentar tersebut.
Pernyataan spontan itu langsung memancing perhatian warganet yang mengikuti siaran, mengingat keseharian seorang Menteri Keuangan identik dengan tekanan kerja tinggi, pengambilan keputusan strategis, serta tanggung jawab besar terhadap stabilitas ekonomi negara.
Diakui Tak Bisa Tidur karena Banyak Pikiran
Pengakuan Purbaya soal sulit tidur menggambarkan dinamika pekerjaan yang sedang dihadapi. Posisi Menteri Keuangan memang menuntut konsentrasi tinggi dalam merancang kebijakan fiskal, menjaga defisit anggaran, hingga merespons gejolak ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.
Meski tidak merinci apa yang dimaksud dengan “banyak pikiran”, pernyataan tersebut memberi gambaran bahwa aktivitas dan tanggung jawab yang padat turut memengaruhi kondisi fisiknya.
Fenomena penurunan berat badan akibat tekanan kerja sebenarnya cukup umum terjadi, terutama pada individu dengan ritme kerja intens dan waktu istirahat yang terbatas. Dalam konteks pejabat publik, kondisi ini sering kali menjadi konsekuensi dari agenda yang padat dan tuntutan kinerja yang tinggi.
Sang Putra: Kurus karena Puasa dan Stres Berkurang
Menanggapi pernyataan ayahnya, putra Purbaya justru memberikan sudut pandang berbeda. Ia menyebut perubahan fisik tersebut bukan semata karena kelelahan atau tekanan kerja, tetapi juga dipengaruhi pola hidup, termasuk puasa yang dijalani.
“Kurus karena puasa. Karena semenjak aku wisuda kemarin Bapak jadi kurus,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi tersebut tidak perlu dikhawatirkan, karena menurutnya penurunan berat badan itu terjadi bersamaan dengan berkurangnya tingkat stres.
“Stresnya hilang. Berkurang. Bapak kurus sehat dong. Kan kalau makin stres makin gemuk badan itu,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut mencairkan suasana siaran langsung yang sebelumnya sempat diwarnai kekhawatiran warganet, sekaligus menunjukkan interaksi hangat antara ayah dan anak di ruang publik digital.
Momen Santai Pejabat di Ruang Digital
Kemunculan Purbaya dalam siaran langsung bersama keluarga menjadi gambaran bagaimana pejabat negara kini semakin dekat dengan masyarakat melalui media sosial. Tidak lagi hanya tampil dalam forum resmi, tetapi juga hadir dalam percakapan santai yang memperlihatkan sisi personal.
Interaksi semacam ini dinilai mampu membangun kedekatan emosional dengan publik, sekaligus memberikan ruang transparansi yang lebih luas. Warganet dapat melihat langsung keseharian tokoh publik tanpa sekat formalitas.
Fenomena pejabat tampil di platform digital juga mencerminkan perubahan pola komunikasi pemerintah di era teknologi, di mana pendekatan yang lebih humanis dianggap efektif untuk menjangkau generasi muda.
Sorotan Publik dan Pentingnya Menjaga Kesehatan
Meski disampaikan dalam suasana santai, pernyataan mengenai kurang tidur tetap menjadi perhatian. Banyak warganet yang kemudian memberikan komentar agar Purbaya tetap menjaga kesehatan di tengah padatnya tugas negara.
Keseimbangan antara pekerjaan dan kondisi fisik menjadi hal penting, terutama bagi pejabat dengan tanggung jawab strategis. Produktivitas jangka panjang sangat bergantung pada kesehatan yang terjaga, baik secara fisik maupun mental.
Dalam berbagai kesempatan, para ahli kesehatan juga kerap mengingatkan bahwa kurang tidur dalam jangka panjang dapat berdampak pada konsentrasi, metabolisme tubuh, hingga daya tahan terhadap stres.
Publik Lihat Sisi Manusiawi Seorang Menteri
Momen ini memperlihatkan sisi lain seorang Menteri Keuangan yang selama ini lebih sering tampil dalam suasana formal—rapat kabinet, konferensi pers, atau forum ekonomi. Dalam siaran langsung tersebut, publik melihat sosok ayah yang berbincang santai dengan anaknya, sekaligus manusia biasa yang juga merasakan lelah dan tekanan.
Kehadiran percakapan ringan seperti ini menjadi pengingat bahwa di balik jabatan strategis, terdapat individu yang menjalani keseharian dengan tantangan yang tidak jauh berbeda dari masyarakat pada umumnya.
Di tengah padatnya agenda negara dan sorotan terhadap kebijakan ekonomi, momen sederhana tersebut justru menjadi perhatian luas karena menghadirkan kedekatan yang jarang terlihat di ruang formal.
Tetap Aktif Jalankan Tugas Negara
Meski mengaku sempat sulit tidur dan mengalami penurunan berat badan, Purbaya tetap menjalankan tugasnya seperti biasa. Aktivitas kementerian dan agenda kebijakan fiskal tetap berjalan, termasuk berbagai langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Dengan candaan ringan bersama putranya, Purbaya menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan sesuatu yang mengkhawatirkan. Justru, ia menunjukkan bahwa dinamika pekerjaan tetap bisa dijalani dengan suasana yang lebih santai dan penuh dukungan keluarga.
Momen ini pun menjadi bukti bahwa komunikasi publik tidak selalu harus kaku. Kadang, percakapan sederhana justru mampu menghadirkan pesan yang lebih kuat: bahwa di balik jabatan, ada sisi manusiawi yang tetap perlu dijaga—termasuk kesehatan, waktu istirahat, dan kebersamaan dengan keluarga. (nsp)
Load more