GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Lebih Rendah Jadi Kunci, Agrinas Jelaskan Alasan Impor 105 Ribu Kendaraan India

Agrinas ungkap alasan impor 105 ribu pikap dari India untuk Koperasi Merah Putih, mulai dari harga lebih murah hingga kebutuhan kendaraan 4x4 di medan berat.
Senin, 23 Februari 2026 - 11:44 WIB
Agrinas Kena Serang DPR Terkait Impor 105.000 Pikap India, Iman: Jangan Menguntungkan Golongan Tertentu
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com – Keputusan mengimpor ratusan ribu kendaraan niaga dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara memicu perdebatan luas. Di tengah kritik terhadap potensi melemahnya industri otomotif nasional, perusahaan pelat merah itu menegaskan bahwa langkah tersebut diambil murni karena pertimbangan harga, spesifikasi teknis, dan efisiensi anggaran negara.

Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, menjelaskan bahwa pengadaan 105.000 unit kendaraan bukanlah proyek komersial biasa, melainkan bagian dari operasional Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang membutuhkan kendaraan dengan karakteristik khusus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari total rencana impor, sebanyak 35.000 unit pikap 4x4 dan 35.000 truk roda enam akan dipasok oleh Tata Motors, sedangkan 35.000 pikap 4x4 lainnya berasal dari Mahindra & Mahindra Ltd..

Harga Jadi Faktor Penentu

Agrinas menilai kendaraan produksi India memiliki harga jauh lebih kompetitif dibandingkan produk yang tersedia di pasar domestik. Selisih harga disebut bisa mencapai hampir Rp50 juta per unit lebih murah.

Menurut Joao, perbedaan harga tersebut menjadi krusial karena pengadaan dilakukan dalam jumlah sangat besar dan menggunakan dana negara.

“Yang kami kejar adalah efisiensi. Ini pengadaan untuk operasional petani, UMKM, dan distribusi logistik desa, sehingga biaya harus ditekan tanpa mengurangi fungsi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa ketersediaan kendaraan niaga dengan spesifikasi serupa di dalam negeri masih terbatas, baik dari sisi jumlah maupun varian teknis yang dibutuhkan program tersebut.

Kebutuhan Medan Berat Jadi Pertimbangan Teknis

Selain harga, spesifikasi kendaraan menjadi alasan utama lainnya. Program Koperasi Merah Putih dirancang menjangkau wilayah pedesaan dengan kondisi geografis berat, termasuk daerah perkebunan, perbukitan, hingga jalur distribusi yang belum sepenuhnya terbangun.

Agrinas membutuhkan kendaraan dengan sistem penggerak empat roda (4x4), bukan sekadar 4x2 yang umum diproduksi di dalam negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendaraan 4x4 dinilai memiliki durabilitas lebih tinggi untuk medan ekstrem, sehingga mampu menunjang mobilitas logistik desa dalam jangka panjang.

Pernyataan ini juga sejalan dengan pengakuan Kementerian Perindustrian yang menyebut Indonesia belum banyak memproduksi pikap 4x4 yang dirancang khusus untuk kondisi sangat berat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus Loloskan Akpol Jalur Khusus, Dua Pria Tipu Orang Tua Calon Polisi Rp1,5 Miliar Ditangkap Polresta Pati

Modus Loloskan Akpol Jalur Khusus, Dua Pria Tipu Orang Tua Calon Polisi Rp1,5 Miliar Ditangkap Polresta Pati

Satuan Reserse Kriminal Polresta Pati mengungkap dugaan kasus penipuan dan penggelapan dengan modus menjanjikan kelulusan seleksi Akademi Kepolisian (Akpol).
Perjalanan Spiritual Biksu Thudong Berlabuh di Kepatihan, Disambut Hangat Sri Sultan Hamengkubuwono X

Perjalanan Spiritual Biksu Thudong Berlabuh di Kepatihan, Disambut Hangat Sri Sultan Hamengkubuwono X

Rombongan Bhikku yang menjalani perjalanan spiritual atau disebut Thudong panjang melintasi berbagai wilayah akhirnya tiba di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (25/5/2026) sore. 
Segera Resmi Berpisah, Bojan Hodak Apresiasi Sosok Manajer Tim Persib

Segera Resmi Berpisah, Bojan Hodak Apresiasi Sosok Manajer Tim Persib

Bojan Hodak dilaporkan memilih berpisah dengan Persib setelah tiga tahun membela Maung Bandung. Jika benar terjadi, maka Bojan Hodak pun akan meninggalkan sosok Umuh Muchtar yang selama ini mendampingi tim. 
Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Sebuah postingan video yang memperlihatkan adanya peristiwa pembubaran paksa ibadah jemaat di GMS Bantul oleh organisasi masyarakat (ormas) viral di media sosial.
SMK di Kota Yogyakarta Diserang Sekelompok Pemotor, Ditemukan Barang Bukti Pecahan Botol Kaca dan Plastik Isi Cat

SMK di Kota Yogyakarta Diserang Sekelompok Pemotor, Ditemukan Barang Bukti Pecahan Botol Kaca dan Plastik Isi Cat

Sebuah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Jalan Kenari, Kota Yogyakarta menjadi sasaran penyerangan oleh sekelompok pemotor pada Senin (25/5/2026) siang. 
Partisipasi Pelari Indonesia di Cape Town Marathon 2026 Dapat Apresiasi KJRI

Partisipasi Pelari Indonesia di Cape Town Marathon 2026 Dapat Apresiasi KJRI

Para pelari Indonesia disambut dalam nuansa khas Kota Cape Town yang terkenal dengan panorama alamnya.

Trending

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yakin Indonesia tak akan collape walau rupiah melemah terhadap dolar AS hingga IHSG yang tertekan
Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
Selengkapnya

Viral