News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanpa Ampun, Purbaya Bakal Blacklist Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP dari Instansi Pemerintah: Jangan Hina Negara Anda Sendiri!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengancam akan mem-blacklist alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas yang dinilai telah menghina negaranya sendiri melalui konten viral.
Senin, 23 Februari 2026 - 17:16 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan akan memasukkan alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas ke dalam blacklist atau daftar hitam dari instansi pemerintah.

Jika nama Dwi sudah di-blacklist, maka perempuan yang kini tinggal di Inggris tersebut tidak akan bisa bekerja di pemerintahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya akan blacklist dia di seluruh pemerintahan dan enggak akan bisa masuk. Jadi jangan menghina negara Anda sendiri," kata Purbaya, Senin (23/2/2026).

Adapun nama Dwi Sasetyaningtyas sebelumnya viral di media sosial setelah dirinya mengumumkan bahwa anak keduanya kini telah memiliki kewarganegaraan Inggris.

Hal yang menjadi sorotan adalah ia mengatakan bahwa cukup dirinya menjadi WNI, jangan sampai anak-anaknya mendapatkan status yang sama.

Ia juga menyinggung soal akses paspor Indonesia yang masih sempit dibandingkan negara-negara lain.

Terkait pernyataannya itu, Dwi mendapatkan banyak kecaman, terlebih dirinya dan suaminya adalah penerima LPDP sehingga bisa bersekolah di luar negeri.

Purbaya menegaskan bahwa dana untuk membiayai LPDP berasal dari pajak rakyat yang memang disisihkan untuk membangun sumber daya manusia Indonesia.

Para alumni LPDP diharapkan bisa memberikan kontribusi kepada Indonesia setelah mereka menempuh pendidikan di luar negeri.

Namun, pernyataan yang dilontarkan Dwi dinilai telah menghina negara. Padahal ia bisa bersekolah di luar negeri karena dari pajak rakyat yang dialokasikan untuk LPDP.

Purbaya mengatakan, silakan saja jika tidak senang dengan negaranya sendiri. Namun, bukan berarti bisa menghina dengan bebas.

"Jangan hina-hina negara lah. Itu uang dari pajak dan sebagian dari utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh," katanya menambahkan.

Adapun saat ini pihak LPDP telah menemui suami Dwi. Keluarga WNI di Inggris itu kemudian diminta untuk mengembalikan dana kuliah di luar negeri yang berasal dari LPDP.

Purbaya menegaskan, biaya kuliah yang dikembalikan itu ditambahkan juga dengan total bunganya.

"Itu uang dari pajak dan sebagian dari utang yang kita sisihkan untuk memastikan sumber SDM kita tumbuh. Tapi kalau dipakai untuk menghina negara, ya kita minta uangnya dengan bunganya kalau gitu," tegas dia.

Pihaknya pun menyesalkan pernyataan kontroversial dari Dwi tersebut. Hal itu dinilai tidak mencerminkan masyarakat Indonesia yang menerima LPDP.

Sementara itu, terkait hal ini Dwi melalui akun media sosialnya @sasetyaningtyas sudah menyampaikan permohonan maaf.

"Sehubungan dengan unggahan saya sebelumnya yang memuat kalimat 'cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan', dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut," tulisnya di akun Instagram-nya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan, pernyataan itu muncul karena dirinya yang merasa kecewa sebagai WNI. Menurutnya, selama ini kondisinya sebagai WNI tidak membahagiakan.

Meski demikian, ia mengakui mestinya pernyataan kekecewaan tersebut tidak disampaikannya dengan cara yang bisa melukai perasaan banyak orang. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Tolak Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Maluku Ini Kini Berpeluang Bela Turki

Sempat Tolak Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Maluku Ini Kini Berpeluang Bela Turki

Jayden Oosterwolde kembali jadi sorotan. Bek berdarah Maluku yang sempat menolak Indonesia ini kini berpeluang besar bela Turki.
DKI Masih Butuh Sekitar 5.000 Anggota Satpol PP, Rano Karno Setujui Penambahan Personel

DKI Masih Butuh Sekitar 5.000 Anggota Satpol PP, Rano Karno Setujui Penambahan Personel

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyetujui usulan penambahan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI yang saat ini masih kurang ideal.
Jadwal Pemadaman Lampu Serentak di Jakarta, Catat Waktu dan Lokasinya

Jadwal Pemadaman Lampu Serentak di Jakarta, Catat Waktu dan Lokasinya

Pemprov DKI akan lakukan pemadaman lampu serentak pada 25 April 2026 Hari Bumi, 13 Juni 2026 Hari Lingkungan Hidup, dan pada 26 September 2026 Hari Ozon Sedunia
KPK Hentikan Penyidikan Tersangka Siman Bahar dalam Kasus Korupsi Antam-Loco Montrado 

KPK Hentikan Penyidikan Tersangka Siman Bahar dalam Kasus Korupsi Antam-Loco Montrado 

Penghentian perkara itu dilakukan melalui penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) setelah KPK menerima dokumen resmi yang menyatakan Siman Bahar telah meninggal dunia.
Cetak Brace dan Dianugerahi MOTM Lagi di Belanda Jadi Ajang Pembuktian Dean Zandbergen ke Timnas Indonesia

Cetak Brace dan Dianugerahi MOTM Lagi di Belanda Jadi Ajang Pembuktian Dean Zandbergen ke Timnas Indonesia

Calon striker Timnas Indonesia Dean Zandbergen cetak brace untuk VVV Venlo. Ia juga dinaugerahi MOTM sekaligus jadi penghargaan kelima yang diraih dalam sebulan
Jasad Bayi Terbungkus Kresek Putih Ditemukan di Bandung, Ari-Arinya Belum Terlepas

Jasad Bayi Terbungkus Kresek Putih Ditemukan di Bandung, Ari-Arinya Belum Terlepas

Jasad bayi laki-laki terbungkus kresek putih ditemukan di salah satu kawasan perumahan di Kota Bandung pada Jumat (24/4/2026) pagi. 

Trending

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
Selengkapnya

Viral