GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bripda Mesias Siahaya Penganiaya Siswa Madrasah Hingga Tewas Resmi Dipecat, Pikir-Pikir Mau Banding

Dalam sidang tersebut, Bripda Mesias resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).
Selasa, 24 Februari 2026 - 08:46 WIB
Bripda Mesias Siahaya (tengah)
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Kapolda Maluku, Inspektur Jenderal Polisi Dadang Hartanto turun langsung memimpin konferensi pers hasil Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri terhadap anggota Satbrimob Polda Maluku, Bripda Mesias Siahaya.

Dalam sidang tersebut, Bripda Mesias resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Dalam penyampaiannya di hadapan awak media, Dadang menegaskan bahwa Polri tidak akan mentoleransi pelanggaran berat, terlebih yang mencederai kepercayaan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Polri tidak menoleransi setiap bentuk pelanggaran kode etik dan perilaku kekerasan yang mencederai nilai-nilai profesionalisme serta kepercayaan publik. Penanganan perkara ini dilakukan secara objektif, transparan, dan berkeadilan," kata dia, Selasa, 24 Februari 2026.

Putusan PTDH tersebut dibacakan dalam sidang KKEP yang dipimpin Ketua Komisi, Komisaris Besar Polisi Indera Gunawan. Majelis sidang memeriksa total 14 saksi, terdiri dari 10 saksi yang hadir langsung dan 4 saksi melalui konferensi daring, termasuk saksi korban serta anggota kepolisian dari berbagai satuan.

Dari fakta persidangan, majelis menyimpulkan bahwa terduga pelanggar terbukti melanggar kewajiban menjaga kehormatan dan reputasi institusi, menaati norma hukum, serta melanggar larangan melakukan tindakan kekerasan dan perilaku tidak patut.

Selain sanksi etika berupa pernyataan perbuatan tercela, KKEP juga menjatuhkan sanksi administratif berupa penempatan pada tempat khusus selama lima hari yang telah dijalani. Sanksi terberat yang diputuskan adalah PTDH sebagai anggota Polri.

Dadang kembali menegaskan bahwa langkah tegas ini merupakan komitmen institusi dalam membersihkan internal dari pelanggaran berat.

“Hasil sidang ini merupakan bentuk nyata komitmen institusi dalam menegakkan disiplin dan etika internal, sekaligus memastikan bahwa setiap anggota Polri yang terbukti melanggar akan diproses secara tegas tanpa pandang bulu," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Bripda Mesias Siahaya menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut. Artinya, yang bersangkutan masih memiliki hak untuk mengajukan banding sesuai mekanisme dan tenggat waktu yang diatur dalam peraturan internal Polri.

Sebelumnya diberitakan, anggota Brimob pelaku penganiayaan terhadap siswa Madrasah Tsnanawiyah (MTs) berinisial Arianto Tawakal (14) hingga tewas di sekitar Kampus Uningrat, Kota Tual, Maluku, Kamis, 19 Februari 2026, telah diamankan dan ditahan di Rumah Tahanan Polres Tual. Polda Maluku memastikan proses hukum terhadap oknum anggotanya berjalan tanpa kompromi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Benjamin Sesko Buktikan Diri sebagai Pemain Cadangan Manchester United, Michael Carrick Bikin Klarifikasi

Benjamin Sesko Buktikan Diri sebagai Pemain Cadangan Manchester United, Michael Carrick Bikin Klarifikasi

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menyatakan bahwa dirinya tidak pernah punya masalah dengan Benjamin Sesko. Sang striker kembali menjadi pemain cadangan di laga kontra Everton.
Floyd Mayweather Jr Ejek Manny Pacquiao, The Money Percaya Diri Bisa Jaga Rekor Sempurna di Rematch Fight of The Century

Floyd Mayweather Jr Ejek Manny Pacquiao, The Money Percaya Diri Bisa Jaga Rekor Sempurna di Rematch Fight of The Century

Legenda tinju Floyd Mayweather Jr meremehkan kemampuan Manny Pacquiao jelang pertarungan ulang bertajuk Fight of The Century mendatang.
Bersurat ke UNICEF, Ketua BEM UGM Harap Peristiwa Anak SD Bunuh Diri di NTT dan MBG Jadi Percakapan Pemimpin Dunia

Bersurat ke UNICEF, Ketua BEM UGM Harap Peristiwa Anak SD Bunuh Diri di NTT dan MBG Jadi Percakapan Pemimpin Dunia

Setelah bersurat ke UNICEF, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto berharap peristiwa anak SD bunuh diri di NTT dan persoalan Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa menjadi percakapan dunia.
Sama-Sama Orang Filsafat, Rocky Gerung Angkat Bicara Soal Kritik Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Bukan Marah Manusia Biasa

Sama-Sama Orang Filsafat, Rocky Gerung Angkat Bicara Soal Kritik Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Bukan Marah Manusia Biasa

Rocky Gerung menilai latar belakang Tiyo Ardianto sebagai mahasiswa filsafat membuat pernyataannya dipandang berbeda dibanding kritik biasa.
Top 3 Timnas Indonesia: Ajax Amsterdam Tak Habis Pikir dengan Maarten Paes, Media Vietnam Mulai Curiga, Skuad Garuda Masih Kalah di Level Asia Tenggara

Top 3 Timnas Indonesia: Ajax Amsterdam Tak Habis Pikir dengan Maarten Paes, Media Vietnam Mulai Curiga, Skuad Garuda Masih Kalah di Level Asia Tenggara

Dinamika Timnas Indonesia masih terus menjadi sorotan hangat, berikut telah dirangkum tiga berita terpopuler seputar Skuad Garuda pilihan redaksi tvOnenews.com.
Mohon Maaf Ole Romeny, John Herdman Kata Pengamat Bakal Kepincut Duet Striker Ini di Timnas Indonesia

Mohon Maaf Ole Romeny, John Herdman Kata Pengamat Bakal Kepincut Duet Striker Ini di Timnas Indonesia

Posisi Ole Romeny bisa terancam jika duet striker ini bergabung ke Timnas Indonesia. Pengamat menyebut John Herdman akan pilih striker ini ketimbang Ole Romeny

Trending

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Sosok Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan ramai setelah dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

Soal kasus teror ke ibu Tiyo dan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto hingga 40 pengurus BEM UGM, masih menjadi sorotan publik dan elite politik. Bahkan, mengejutkan
Resmi! Anggota Brimob Aniaya Siswa di Tual Dipecat Secara Tidak Hormat

Resmi! Anggota Brimob Aniaya Siswa di Tual Dipecat Secara Tidak Hormat

Resmi, anggota Brimob aniaya siswa di Tual dipecat secara tidak hormat. Hasil itu dari sidang etik yang berlangsung selama 13 jam, di Mapolda Maluku, Kota Ambon
Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian mencengangkan kakak kandung korban penganiayaan anggota brimob yang tewas, Arianto Tawakal (14), NK (15) menjadi sorotan publik. Kesaksian itu diberi
Fakta Soal Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto yang Gabung Komunitas LGBT, Infonya Terbongkar Usai Berani Kritik MBG

Fakta Soal Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto yang Gabung Komunitas LGBT, Infonya Terbongkar Usai Berani Kritik MBG

Sosok Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto dikabarkan mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pengganti Thom Haye Sudah di Depan Mata, Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Ini Dipantau Timnas Indonesia

Pengganti Thom Haye Sudah di Depan Mata, Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Ini Dipantau Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda Eropa yang sedang naik daun. Nama Laurin Ulrich, gelandang berdarah Surabaya disebut pengganti Thom Haye.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT