News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua BEM UGM Soroti Kasus Anak di NTT Bunuh Diri Harus Jadi Alarm, Pemerintah Wajib Tinjau Ulang MBG

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto anggap kasus bunuh diri anak di NTT jadi alarm moral, desak pemerintah evaluasi MBG dan kembalikan dana pendidikan.
Selasa, 24 Februari 2026 - 21:22 WIB
Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto
Sumber :
  • YouTube/retorikashow

tvOnenews.com - Nama Tiyo Ardianto, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), mencuri perhatian publik dengan pernyataannya yang tajam.

Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Abraham Samad, Tiyo menyoroti kasus tragis seorang anak di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bunuh diri setelah gagal membeli pena dan buku seharga Rp10.000.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Tiyo, peristiwa memilukan itu simbol nyata dari gagalnya negara menjamin hak dasar pendidikan bagi setiap anak Indonesia.

Ia menilai kasus ini seharusnya menjadi alarm keras bagi pemerintah untuk meninjau ulang prioritas kebijakan nasional, terutama terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini digulirkan secara besar-besaran oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Suasana itu kemudian sampai puncak ketika ada seorang anak di NTT yang memutuskan untuk menyelesaikan hidupnya. Setelah gagal membeli pena dan buku yang seharga Rp10.000. Sementara ironinya di saat bersamaan negara setiap hari menggelontorkan 1,2 triliun untuk MBG,” ujar Tiyo Ardianto.

Tiyo menilai bahwa pemerintah saat ini terlalu fokus pada proyek besar seperti MBG tanpa memperhatikan kondisi nyata di lapangan.

Ia menegaskan, program MBG memang memiliki niat baik untuk mengentaskan stunting, tetapi implementasinya tidak boleh mengorbankan sektor pendidikan.

Dalam pernyataannya sebelumnya, Tiyo juga memaparkan bahwa sebagian besar anggaran pendidikan yang disebut terbesar dalam sejarah ternyata sebagian telah dialokasikan untuk MBG.

Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto
Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto
Sumber :
  • YouTube/forumkeadilanTV

Ia menyoroti isi pidato kenegaraan 17 Agustus Presiden Prabowo yang menyebut bahwa anggaran pendidikan tahun 2026 mencapai Rp757 triliun, atau sekitar 22 persen dari total APBN.

Namun setelah ditelusuri, sekitar Rp223 triliun di antaranya ternyata diklaim sebagai dana MBG.

Tiyo menilai pemerintah memperlakukan MBG seperti proyek besar yang berorientasi politik dan pencitraan, bukan sebagai program jangka panjang yang benar-benar memberdayakan masyarakat.

“Stunting harus dientaskan, iya. Tapi metode pengentasannya mestinya tidak memakai logika proyek, harusnya pakai logika gerakan,” kata Tiyo.

Lebih jauh, Tiyo mengaku kecewa karena kasus anak di NTT nampaknya tidak diketahui langsung oleh Presiden.

Ia menduga, lingkaran di sekitar Presiden tidak memberikan informasi utuh terkait situasi rakyat kecil yang mengalami kesulitan ekstrem di lapangan.

“Saya yakin sampai sekarang Presiden enggak tahu bahwa ada peristiwa itu, karena saya yakin orang-orang di sekitar Presiden enggak ngasih tahu bahwa ada kejadian itu," ujarnya.

Bagi Tiyo, kejadian tersebut menunjukkan adanya keterputusan antara penguasa dan realitas rakyat.

Ia menilai bahwa sistem birokrasi dan politik di Indonesia kini sedang mengalami kebuntuan, di mana suara rakyat sulit menembus tembok kekuasaan.

“Kemampatan, kebuntuan, jalan-jalan perbaikan itu enggak bisa kita dobrak hanya di bangsa ini,” ucapnya.

"Saya rasa warga dunia harus bantu rakyat Indonesia menyelamatkan masa depan bangsanya, karena kita hari ini punya presiden yang enggak bisa dikasih tahu siapa-siapa," sambungnya.

Atas dasar itulah, Tiyo menjelaskan alasan BEM UGM memilih untuk menyurati United Nations Children’s Fund (UNICEF) ketimbang hanya menyampaikan aspirasi ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Ia berharap dengan melibatkan lembaga internasional, isu pendidikan dan kesejahteraan anak di Indonesia bisa mendapatkan perhatian global.

“Ya tentu pemanti dasarnya adalah keputusan anak yang bunuh diri di NTT. Itu isu luar biasa penting dalam konteks anak-anak. Bunuh diri anak bukan persoalan sederhana. Itu harusnya membuat pemerintah sadar bahwa ada yang salah dengan prioritas kebijakan kita," jelas Tiyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan Tiyo Ardianto tersebut memunculkan diskusi luas di masyarakat.

Banyak kalangan akademisi dan aktivis menilai langkah BEM UGM sebagai bentuk perlawanan moral terhadap sistem kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Defisit APBN di Akhir Mei 2026 Capai 0,7 Persen, Purbaya: Pajak dan Bea Cukai Ada Perbaikan

Defisit APBN di Akhir Mei 2026 Capai 0,7 Persen, Purbaya: Pajak dan Bea Cukai Ada Perbaikan

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis, berbagai kekhawatiran terhadap kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. 
Fermentasi Limbah Pemotongan Ayam Diduga Picu Gas Hidrogen di Balik Api Misterius Sleman

Fermentasi Limbah Pemotongan Ayam Diduga Picu Gas Hidrogen di Balik Api Misterius Sleman

Misteri kemunculan api yang berulang kali di Seyegan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta mulai menemui titik terang. 
Rencana Awal Hyundai Hillstate di Bursa Transfer Bocor, Megawati Hangestri Ternyata Bukan Incaran Utama Kang Sung-hyung

Rencana Awal Hyundai Hillstate di Bursa Transfer Bocor, Megawati Hangestri Ternyata Bukan Incaran Utama Kang Sung-hyung

Hyundai Hillstate jadi salah satu klub yang paling disorot jelang bergulirnya V League 2026/2027 setelah memperkenalkan duo Megawati Hangestri dan Jordan Wilson
Jelang Debut Buat Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Kabar Baik dari Australia: Masa Depan Striker Keturunan Medan Aman hingga 2028

Jelang Debut Buat Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Kabar Baik dari Australia: Masa Depan Striker Keturunan Medan Aman hingga 2028

Kabar gembira datang untuk Luke Vickery jelang debut Timnas Indonesia. Penyerang keturunan Medan itu resmi mendapatkan perpanjangan kontrak dari klub A-League.
Kevin Sanjaya Ungkap Momen Paling Berkesan dalam Kariernya sebagai Juara

Kevin Sanjaya Ungkap Momen Paling Berkesan dalam Kariernya sebagai Juara

Meski telah pensiun dari dunia bulutangkis profesional, nama Kevin Sanjaya Sukamuljo tetap dikenang sebagai salah satu pebulu tangkis terbaik di Indonesia.
Fenomena Warteg Sepi, Menkeu Purbaya Janji Turun Tangan: Jika Benar Saya Tambah Stimulus

Fenomena Warteg Sepi, Menkeu Purbaya Janji Turun Tangan: Jika Benar Saya Tambah Stimulus

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengaku, terkejut dengan laporan menurunnya daya beli masyarakat yang mulai terlihat di sejumlah warung tegal (warteg). Di tengah

Trending

Janji Bongkar Nama-nama yang Terlibat Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Bakal Ajukan Justice Collaborator ke Kejagung

Janji Bongkar Nama-nama yang Terlibat Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Bakal Ajukan Justice Collaborator ke Kejagung

Eks Wakil Kepaa Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya memutuskan untuk menjadi justice collaborator atau saksi yang bekerja sama dalam perkara dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Oman, John Herdman Punya Formula Baru

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Oman, John Herdman Punya Formula Baru

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memiliki formula baru untuk skuad Timnas Indonesia saat menghadapi Oman.
Rencana Pendirian Ratusan BTP Disebut Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Rencana Pendirian Ratusan BTP Disebut Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Pemerintah Indonesia berencana membentuk 750 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Indonesia Masuk Group Pengecualian Tarif Section 301, 18 Produk Berpeluang Bebas Beban Tambahan

Indonesia Masuk Group Pengecualian Tarif Section 301, 18 Produk Berpeluang Bebas Beban Tambahan

AS memberikan apresiasi terhadap komitmen Indonesia dalam penegakan hukum ketenagakerjaan, khususnya terkait penuntasan isu kerja paksa dan pelarangan impor produk
Eks Member Cherrybelle Blak-blakan Bahas Attitude, Unggahannya Ramai Dikaitkan dengan Sarwendah

Eks Member Cherrybelle Blak-blakan Bahas Attitude, Unggahannya Ramai Dikaitkan dengan Sarwendah

Konflik yang melibatkan Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terus memunculkan berbagai respons publik. Ungkapan eks personel Cherrybelle ikut terseret.
Warga Malut Cukup Tunjukkan KTP untuk Bisa Berobat Gratis sampai ke RSUD, Gubernur Sherly Tjoanda Jamin Bisa Rujukan Luar Provinsi

Warga Malut Cukup Tunjukkan KTP untuk Bisa Berobat Gratis sampai ke RSUD, Gubernur Sherly Tjoanda Jamin Bisa Rujukan Luar Provinsi

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menjamin warga yang masuk dalam kategori desil 1-5 (masyarakat berpenghasilan rendah) untuk tidak lagi takut atau ragu ...
Rekan di Cherrybelle Satu Per Satu Bermunculan Buka Suara, Ikut Bongkar Masa Lalu Sarwendah?

Rekan di Cherrybelle Satu Per Satu Bermunculan Buka Suara, Ikut Bongkar Masa Lalu Sarwendah?

Perseteruan antara Sarwendah dan Ruben Onsu yang belakangan menjadi konsumsi publik ternyata memunculkan efek domino yang tak terduga. Sejumlah sosok dari masa lalu Sarwendah ikut angkat bicara.
Selengkapnya

Viral