GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Buka Suara soal Impor dari AS, Bakom RI: Tak Ganggu Produk Lokal, Bisa Dinegosiasi Ulang

Pemerintah menegaskan kesepakatan perdagangan timbal balik (Agreement on Reciprocal Trade/ART) dengan Amerika Serikat tidak akan mengancam produk domestik.
Rabu, 25 Februari 2026 - 15:32 WIB
Tim Pakar Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Fithra Faisal Hastiadi
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menegaskan kesepakatan perdagangan timbal balik (Agreement on Reciprocal Trade/ART) dengan Amerika Serikat tidak akan mengancam produk domestik.

Tim Pakar Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Fithra Faisal Hastiadi menyebut komoditas yang diimpor dari AS pada dasarnya bukan pesaing langsung produksi dalam negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Fithra, sebagian besar barang yang akan dibeli Indonesia merupakan kebutuhan industri atau komoditas yang tidak bertabrakan secara langsung dengan produk lokal.

“Nah, secara umum apa yang dibeli dari US itu adalah sebenarnya produk-produk yang tidak bersinggungan langsung dengan produk-produk di dalam negeri. Itu secara umum ya, meskipun ada beberapa irisan-irisannya,” kata Fithra di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).

Beberapa komoditas yang masuk daftar impor antara lain kapas, jagung, hingga beras. Meski demikian, pemerintah memastikan setiap kebijakan tetap berada dalam pengawasan sektor teknis terkait, khususnya Kementerian Pertanian.

“Nah, tentunya beberapa produk-produk yang memang dibutuhkan impor yang juga tadi seperti jagung, terus kemudian ada beras, itu pasti akan kita notifikasi ke Kementerian Pertanian,” ujarnya.

Fithra menekankan perjanjian dagang tidak bersifat kaku. Indonesia tetap memiliki ruang untuk melindungi kepentingan ekonomi nasional apabila dampak impor dinilai merugikan produsen lokal.

“Kalau dianggap ini kemudian mengganggu kepentingan ekonomi lokal, ya kan kita bisa bernegosiasi lagi. Selalu ada escape clause-nya asalkan ini tidak melanggar national interest,” jelasnya.

Ia juga menilai kekhawatiran terhadap impor beras dari AS berlebihan karena kapasitas produksi negara tersebut terbatas dan tidak signifikan terhadap pasar domestik Indonesia.

“Tapi sementara ini yang sesempit yang saya pahami bahwa komitmen kita untuk membeli barang-barang tersebut adalah tidak sangat mengganggu produksi kita,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Misalnya beras itu sangat limited karena mereka juga bukan produsen beras juga, tidak banyak juga gitu kan. Jadi tidak mengganggu secara umum kapasitas nasional,” tandas Fithra.

Pemerintah memastikan kesepakatan perdagangan tetap diarahkan untuk memenuhi kebutuhan nasional tanpa mengorbankan daya saing produk lokal. (agr/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mantan Gubernur Sumsel Dua Periode Alex Noerdin Wafat di RS Siloam Jakarta

Mantan Gubernur Sumsel Dua Periode Alex Noerdin Wafat di RS Siloam Jakarta

Sebelum wafat, almarhum sempat menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) akibat sakit yang dideritanya. Alex Noerdin meninggal dunia dalam usia 76 tahun.
Andritany Blak-blakan Usai Persija Kalahkan Malut United, Singgung Kesalahan dan Warning Jelang Lawan Borneo FC

Andritany Blak-blakan Usai Persija Kalahkan Malut United, Singgung Kesalahan dan Warning Jelang Lawan Borneo FC

Andritany buka suara usai Persija menang dramatis 3-2 atas Malut United. Akui kesalahan di dua gol lawan, sekaligus kirim pesan penting jelang duel krusial kontra Borneo FC.
Timnas Indonesia Masih Kalah Level, Pemain Naturalisasi Ramai-ramai Pulang Kampung ke Super League

Timnas Indonesia Masih Kalah Level, Pemain Naturalisasi Ramai-ramai Pulang Kampung ke Super League

Dua laporan dari redaksi tvOnenews.com menyoroti "perang urat syaraf" yang dikobarkan media Vietnam untuk meremehkan kualitas naturalisasi Timnas Indonesia.
Dilarang Dampingi Persib Vs Madura United, Bojan Hodak Pilih Gabung Bobotoh di Tribune

Dilarang Dampingi Persib Vs Madura United, Bojan Hodak Pilih Gabung Bobotoh di Tribune

Bojan Hodak absen di bench Persib vs Madura United karena sanksi kartu kuning. Ia tetap hadir di GBLA, bergabung dengan Bobotoh demi menjaga rekor kandang.
KPK Sebut Wali Kota Nonaktif Madiun Diduga Terima Fee Proyek Sebesar 4 hingga 10 Persen

KPK Sebut Wali Kota Nonaktif Madiun Diduga Terima Fee Proyek Sebesar 4 hingga 10 Persen

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa enam saksi terkait kasus pemerasan dana CSR dan gratifikasi yang menyeret nama Wali Kota Madiun nonaktif Maidi.
Sambil Menunggu Trilogi Lawan Petr Yan, Merab Dvalishvili Siap Debut di Ajang RAF 08

Sambil Menunggu Trilogi Lawan Petr Yan, Merab Dvalishvili Siap Debut di Ajang RAF 08

Sambil menunggu konfirmasi trilogi melawan Petr Yan, Merab Dvalishvili akan tetap aktif sebagai bintang utama RAF 08 pada 18 April di Philadelphia, akan debut.

Trending

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Sentul, di mana Megawati Hangestri dan hingga Yolla Yuliana akan menjalani laga terakhirnya di babak reguler sebelum tampil di babak final four.
Ketua BEM UGM Ditanya Kenapa Bersurat ke UNICEF Bukan ke DPR soal MBG dan Anak SD Bunuh Diri di NTT, Jawabannya: Ada Kemampatan di Bangsa Kita, Kanal Perubahan Buntu

Ketua BEM UGM Ditanya Kenapa Bersurat ke UNICEF Bukan ke DPR soal MBG dan Anak SD Bunuh Diri di NTT, Jawabannya: Ada Kemampatan di Bangsa Kita, Kanal Perubahan Buntu

Ketika Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ditanya kenapa memilih bersurat ke UNICEF ketimbang ke DPR soal MBG dan anak SD bunuh diri di NTT, dia menjawab karena ada kemampatan. 
Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan kabar kebangkitan salah satu pemain keturunan yang pernah mencetak gol untuk Garuda Muda. Mengenal sosok Kai Boham.
Publik Soroti Menu MBG Ramadan, BGN Bocorkan Anggarannya: Setiap Laporan akan Ditindaklanjuti

Publik Soroti Menu MBG Ramadan, BGN Bocorkan Anggarannya: Setiap Laporan akan Ditindaklanjuti

Baru-baru ini mencuat kabar terkait sebagian publik soroti menu makan bergizi gratis (MBG). Sontak, hal ini membuat Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara.
Ketua BEM UGM Akhirnya Berani Jujur, Ungkap Alasannya Surati UNICEF Soal Program MBG

Ketua BEM UGM Akhirnya Berani Jujur, Ungkap Alasannya Surati UNICEF Soal Program MBG

Nama Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto menjadi sorotan belakangan ini setelah menyurati UNICEFF soal program makan bergizi gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT