GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Tien yang Diabaikan Golkar Terbukti 2 Tahun Setelah Wafat, Soeharto Tumbang 21 Mei 1998

Di buku itu, Mien Sugandhi tengah duduk berdampingan dengan Tien Soeharto dalam sebuah kegiatan yang dilaksanakan oleh Partai Golkar.
Sabtu, 21 Mei 2022 - 07:59 WIB
Presiden RI Ke-2 Soeharto bersama Tien saat mengunjungi warga
Sumber :
  • Dok Soeharto.co

Jakarta - Meninggalnya istri Presiden RI ke-2 Seoharto, Siti Hartinah atau lebih akrab disapa Tien Soeharto tentu saja meninggalkan duka mendalam bagi keluarga Cendana.

Tien Soeharto meninggalkan Soeharto dan anak-anak mereka pada 28 April 1996.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah tentang kesetiaan Tien Soeharto banyak dikenang oleh keluarga dan kerabatnya, hingga dituliskan dalam beberapa buku yang menceritakan tentang Soeharto.

Seperti yang dituliskan dalam sebuah buku berjudul "Pak Harto, The Untold Stories", terbitan 1996, salah seorang sahabatnya yakni Siti Aminah Sugandhi atau akrab disapa Mien Sugandhi menceritakan kisahnya bersama Tien Soeharto.

Untuk diketahui, Mien Sugandhi adalah Menteri Negara Urusan Peranan Wanita di rezim Soeharto.


Presiden RI kedua Soeharto dan Istrinya, Tien Soeharto. (Dok Soeharto.co)

Di buku itu, Mien Sugandhi tengah duduk berdampingan dengan Tien Soeharto dalam sebuah kegiatan yang dilaksanakan oleh Partai Golkar.

Kala itu, kata Mien, Tien meminta tolong kepadanya agar Mien menyampaikan bahwa Soeharto jangan lagi direkomendasikan menjadi presiden.

"Tolong katakan kepada...(menyebut salah satu petinggi Partai Golkar), agar pak Harto jangan menjadi presiden lagi. Sudah cukup, sudah cukup, beliau sudah tua," ucap Tien kepada Mien, dalam keterangan buku tersebut.

Mendengar permintaan Tien itu, Mien saat itu mengaku agak heran. Mien lantas balik bertanya bahwa siapa lagi yang pantas menggantikan Soeharto.

"Lo, kalau begitu siapa yang mumpuni untuk menggantikan beliau?" ujar Mien.

Kemudian Tien pun bersikukuh tak mau kalau suaminya itu menjadi presiden lagi.


Siti Hartinah atau lebih dikenal dengan nama Tien Soeharto. (Ist)

"Biarlah itu diserahkan dan ditentukan oleh Pemilu saja. Aku sudah tidak mau lagi. Aku mau pergi, aku lungo (pergi). Pokoke aku lungo," kata Tien.

Mendengar ucapan rekannya itu, Mien Sugandhi pun lantas menyampaikan pesan Tien ke petinggi Partai Golkar saat itu.

Namun sayang, petinggi Partai Golkar kala itu sama sekali tak mempedulikan permintaan Tien, dan tetap menjadikan Soeharto kembali menjadi presiden RI.

Rezim Seoharto Tumbang

Dua tahun setelah Tien meninggal dunia, tepatnya tanggal 28 Maret 1998 Soeharto dilantik jadi presiden (lagi).

Baru tiga bulan menjabat presiden Indonesia untuk kesekian kalinya, Reformasi Mei 1998 berkobar.

Stabilitas nasional jomplang, Indonesia diambang menjadi negara bangkrut saat itu, dan Soeharto pun tumbang pada 21 Mei 1998.

Melihat kenyataan bahwa Soeharto tumbang, Mien Sugandhi di dalam hati mengatakan bahwa seandainya orang-orang di Partai Golkar saat itu mendengarkan pesan Tien, mungkin kejadian Soeharto tumbang tidak akan terjadi.

"Seandainya orang-orang yang dulu diberi pesan oleh Ibu Tien mendengarnya," kata Mien.

Tumbangnya rezim Orde Baru tak lepas dari sosok yang menjadi sahabat dekat Soeharto, Benny Moerdani.

Sejak masih berpangkat Kapten di TNI AD, Benny Moerdani memang sudah berhubungan akrab dengan Presiden Soeharto yang pada pada tahun 1960-an berpangkat Mayor Jenderal.


Benny Moerdani dan Soeharto. (Ist)

Soeharto sangat mengagumi Benny Moerdani karena menganggapnya piawai dalam strategi tempur dan memecahkan masalah secara intelijen.

Sehingga masalah rumit baik di dalam maupun di luar negeri selalu dipercayakan kepada Benny Moerdani yang dikenal sangat loyal terhadap Soeharto.

Misalnya saja ketika Indonesia terlibat konflik politik dan militer dengan Malaysia (1964).

Pak Harto merasa kalau penyelesaian secara militer tidak menguntungkan Indonesia, lalu ia memutuskan untuk mengambil langkah intelijen serta diplomasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tugas yang sebenarnya sangat berat dan tidak dikehendaki oleh Presiden Soekarno itu, diam-diam diserahkan kepada Benny Moerdani dan berhasil gemilang.

Indonesia dan Malaysia pun kembali berdamai serta terhindar dari bentrok militer yang bisa sangat merugikan kedua negara. (abs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

LavAni Ungkap Alasan Tak Tampil di AVC Champions League 2026, Akui Tak Pernah Dapat Tawaran dari PBVSI

LavAni Ungkap Alasan Tak Tampil di AVC Champions League 2026, Akui Tak Pernah Dapat Tawaran dari PBVSI

Jakarta LavAni Livin Transmedia akhirnya buka suara mengapa Boy Arnez dan kawan-kawan tak tampil di AVC Champions League 2026.
Pasrah Saat Ditahan KPK, Gus Alex: Saya Hargai Proses Hukum

Pasrah Saat Ditahan KPK, Gus Alex: Saya Hargai Proses Hukum

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan staf khusus Menteri Agama 2020-2024 Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, Selasa
Denada Jujur Soal Ketakutan Urus Ressa Sendiri, Ungkap Alasan Anak Diasuh Keluarga Emilia Contessa

Denada Jujur Soal Ketakutan Urus Ressa Sendiri, Ungkap Alasan Anak Diasuh Keluarga Emilia Contessa

Denada ungkap ketakutan urus Ressa sendiri tanpa suami dan alasan sang anak akhirnya diasuh keluarga besar Emilia Contessa di Banyuwangi.
Jorge Lorenzo Bikin Prediksi, Ducati Bakal Jauh Lebih Kuat Jika Datangkan Pembalap Ini untuk Jadi Tandem Baru Mac Marquez

Jorge Lorenzo Bikin Prediksi, Ducati Bakal Jauh Lebih Kuat Jika Datangkan Pembalap Ini untuk Jadi Tandem Baru Mac Marquez

Legenda MotoGP, Jorge Lorenzo, ikut memanaskan perbincangan soal masa depan komposisi pembalap Ducati Lenovo Team. 
Iran Tagih Janji FIFA untuk Jamin Keamanan Piala Dunia, Beri Saran Ini untuk Hindari Trump

Iran Tagih Janji FIFA untuk Jamin Keamanan Piala Dunia, Beri Saran Ini untuk Hindari Trump

Iran pun bernegosiasi dengan FIFA demi memindahkan venue grup penyisihan yang awalnya di Amerika Serikat menjadi di Meksiko.
Francesco Bagnaia Kirim Sinyal Tinggalkan Ducati, Prediksi Jorge Lorenzo Jadi Kenyataan?

Francesco Bagnaia Kirim Sinyal Tinggalkan Ducati, Prediksi Jorge Lorenzo Jadi Kenyataan?

Spekulasi mengenai masa depan Francesco Bagnaia bersama Ducati Lenovo Team terus memanas jelang berakhirnya kontraknya. 

Trending

Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson

Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson

Familiar dengan pola tiga bek dan fokus menyerang dari sayap, begini prediksi formasi Timnas Indonesia dalam debut John Herdman dan asistennya Simon Grayson.
Datang Jauh dari Tiongkok ke Rumah Dedi Mulyadi, Eks Mertua Vina Cirebon Ungkap Hal Mengejutkan

Datang Jauh dari Tiongkok ke Rumah Dedi Mulyadi, Eks Mertua Vina Cirebon Ungkap Hal Mengejutkan

​​​​​​​Mertua Vina Cirebon datang jauh dari Tiongkok menemui Dedi Mulyadi untuk klarifikasi kasus viral. Mereka mengungkap kekecewaan hingga fakta mengejutkan.
Media Belanda Keheranan Jens Raven Dipanggil Timnas Indonesia, Striker Bali United itu Jadi Sorotan

Media Belanda Keheranan Jens Raven Dipanggil Timnas Indonesia, Striker Bali United itu Jadi Sorotan

Media Belanda menyoroti pemanggilan Jens Raven ke Timnas Indonesia oleh John Herdman untuk FIFA Series 2026. Striker Bali United itu berpeluang debut bersama Garuda.
Media Inggris Tak Habis Pikir, Simon Grayson Gabung Timnas Indonesia sebagai Asisten John Herdman

Media Inggris Tak Habis Pikir, Simon Grayson Gabung Timnas Indonesia sebagai Asisten John Herdman

Penunjukan Simon Grayson sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia di bawah John Herdman menarik perhatian media Inggris, berkat rekam jejak panjangnya di sepak bola Eropa dan Asia.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Main 27 Maret

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Main 27 Maret

Timnas Indonesia akan tampil pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret 2026 di Jakarta. Pada pertandingan pertama, skuad Garuda dijadwalkan
Tolak Mentah-mentah Tawaran Timnas Indonesia, Pemain Arsenal Ini Pilih Fokus Bela Belanda

Tolak Mentah-mentah Tawaran Timnas Indonesia, Pemain Arsenal Ini Pilih Fokus Bela Belanda

Gelandang muda Arsenal, Demiane Agustien, menolak tawaran membela Timnas Indonesia dan memilih fokus memperkuat Belanda U-19 jelang UEFA European U-19 Championship 2026.
Eks Kapten Jerman Rp 43 Miliar Berdarah Surabaya Beri Sinyal Bela Timnas Indonesia, Kandidat Pengganti Thom Haye

Eks Kapten Jerman Rp 43 Miliar Berdarah Surabaya Beri Sinyal Bela Timnas Indonesia, Kandidat Pengganti Thom Haye

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan salah satu pemain muda yang sedang berkembang di kompetisi Jerman, Laurin Ulrich. Disebut jadi suksesor Thom haye.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT