News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Murka Rektorat Sudah Tak Terbendung, Kecam Mahasiswa UIN Suska Riau yang Bacok Mahasiswi Pakai Kapak

Rektorat Kampus UIN Suska Riau kecam keras tindakan kriminal mahasiswa, R yang bacok mahasiswi Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Farradhilla Ayu Pramesti (23).
Jumat, 27 Februari 2026 - 15:24 WIB
Mahasiswa UIN Suska Riau Dibacok, Kamis (26/2/2026)
Sumber :
  • Annisa Firdausi-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak Rektorat Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau) turun tangan menyikapi kasus mahasiswa membacok mahasiswi di lingkungannya.

Mahasiswa UIN Suska Riau yang menjadi pelaku pembacokan berinisial R (24). Sementara, mahasiswi menjadi korban serangan kapak bernama Farradhila Ayu Pramesti (23).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Suska Riau, Harris tidak bisa menutupi amarahnya lagi. Ia mewakili tim rektorat mengecam aksi brutal tersebut.

Bagi Harris, tindakan pelaku telah bersifat kriminal. Ia pun tidak terima adanya aksi kriminal berada di lingkungan UIN Suska Riau.

"Kami sangat mengecam tindakan kriminal di kampus UIN Suska Riau," ujar Harris dengan tegas dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/2/2026).

Rektorat Ungkap Kondisi Mahasiswi yang Dibacok Pakai Kapak

Video Mahasiswa UIN Suska Riau Dibacok
Video Mahasiswa UIN Suska Riau Dibacok
Sumber :
  • Tangkapan layar

Lebih lanjut, Harris menyampaikan kabar terkini kondisi korban setelah dibacok menggunakan kapak oleh rekannya. Ia mengatakan, korban mulai stabil pasca mendapat penanganan medis dengan cepat.

Akan tetapi, pihak Kampus UIN Suska Riau terus memberikan pemantauan ketat, khususnya perkembangan kesehatan korban.

"Alhamdulillah, korban dalam keadaan sadar saat ini. Secara bertahap, menunjukkan perkembangan stabil," katanya.

Harris mengatakan, rektorat sangat menyesali adanya kejadian ini. Pihaknya mendukung penuh hingga berempati kepada korban.

Kawal Kebutuhan Pemulihan Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok

Oleh karena itu, pihak rektorat memiliki prioritas utama. Kata dia, untuk saat ini memastikan kelancaran proses pemulihan kesehatan korban.

Ia tidak menginginkan korban merasa terbebani masalah urusan akademik. Korban saat ini diharapkan segera pulih dan sembuh.

"Universitas akan menyesuaikan seluruh keperluan administrasi dan akademik agar tidak membebani yang bersangkutan selama masa pemulihan," jelasnya.

Tidak Toleransi Pelaku Pembacokan di UIN Suska Riau

Sementara, Rektor UIN Suska Riau, Leny Nofianti ikut bersuara. Ia sangat mengecam aksi atau tindakan kriminal yang menimpa mahasiswinya.

Leny menegaskan, dirinya selaku rektor tidak memberikan ruang toleransi terhadap pelanggar hukum. Sebab, kejadian ini sangat mencoreng nama Kampus UIN Suska Riau.

Sebagai rektor, Leny saat ini hanya menyerahkan sepenuhnya kasus pembacokan di lingkungan UIN Suska Riau kepada polisi.

"Untuk diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia," tegas Leny.

Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau Jadi Tersangka

Sementara, polisi telah menetapkan R (24) sebagai tersangka. Keputusan tersebut menindaklanjuti kasus pembacokan terhadap mahasiswi Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska Riau, Farradhilla Ayu Pramesti (23).

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah menyampaikan, status R telah menjadi tersangka. Polisi juga sudah menahan pelaku.

"Tersangka sudah kami tahan di Polsek Binawidya," ungkap Anggi.

AKP Anggi menjelaskan, akibat mengalami pembacokan, korban terluka di bagian kepala dan tangan. Ironisnya, luka dialami korban cukup dalam sehingga butuh penanganan cepat di rumah sakit.

Adapun kronologi peristiwa pembacokan terjadi ketika korban sedang sendirian. Mahasiswi itu berada di sebuah ruangan di lantai dua gedung Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum.

Kala itu korban sedang menunggu jadwal ujian. Siapa sangka, pelaku tiba-tiba datang membawa sebilah kabak. Tanpa butuh waktu lama, R langsung menyerang korban yang tengah sendirian.

Anggi menduga aksi pembacokan tersebut telah direncanakan pelaku. Sebab, polisi menemukan dua senjata tajam di dalam tasnya berupa kapak dan parang.

Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pembacokan R menyasar kepada korban karena dugaan persoalan asmara. Pelaku diduga sakit hati lantaran perasaan cintanya ditolak dengan dalih korban telah mempunyai kekasih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan hal ini, Penyidik Unit Reskrim Polsek Bina Widya menjerat R dengan Pasal 469 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana. Pelaku terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesan Pedas PDIP Soal Kekayaan Alam di Indonesia

Pesan Pedas PDIP Soal Kekayaan Alam di Indonesia

Partai Dekmorasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyoroti masih adanya ketimpangan sosial di daerah yang memiliki kekayaan alam yang melimpah.
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ini Pesan Khusus Hasto Kristiyanto

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ini Pesan Khusus Hasto Kristiyanto

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto pimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di lapangan Mesjid At-Taufik, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).
Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi langsung terhadap jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Kongres IX SEMMI akan Digelar di Tangerang, Dapat Dukungan Pimpinan DPRD Banten

Kongres IX SEMMI akan Digelar di Tangerang, Dapat Dukungan Pimpinan DPRD Banten

Ketua Umum Pengurus Besar SEMMI mengatakan dukungan dari DPRD Provinsi Banten menjadi modal penting untuk menyukseskan forum tertinggi organisasi mahasiswa tersebut.
Gaji ASN yang Mangkir 10 Hari Berturut-turut Dihentikan Oleh Pemkot Cirebon

Gaji ASN yang Mangkir 10 Hari Berturut-turut Dihentikan Oleh Pemkot Cirebon

Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mangkir atau tidak masuk kerja selama 10 hari berturut-turut tanpa alasan yang sah.
Kloter 1 Debarkasi Medan Dijadwalkan Tiba Selasa Dini Hari

Kloter 1 Debarkasi Medan Dijadwalkan Tiba Selasa Dini Hari

360 haji dari Kelompok Terbang (Kloter) 1 Debarkasi Medan dijadwalkan tiba di Tanah Air Selasa (2/6) dini hari nanti.

Trending

Pesan Pedas PDIP Soal Kekayaan Alam di Indonesia

Pesan Pedas PDIP Soal Kekayaan Alam di Indonesia

Partai Dekmorasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyoroti masih adanya ketimpangan sosial di daerah yang memiliki kekayaan alam yang melimpah.
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ini Pesan Khusus Hasto Kristiyanto

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ini Pesan Khusus Hasto Kristiyanto

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto pimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di lapangan Mesjid At-Taufik, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).
Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi langsung terhadap jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Pesan Menohok Sherly Tjoanda di Halteng Jadi Sorotan Publik, Singgung soal Ekonomi

Pesan Menohok Sherly Tjoanda di Halteng Jadi Sorotan Publik, Singgung soal Ekonomi

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos lontarkan pesan menohok di Halmahera Tengah (Halteng), pada Senin (1/6), saat membuka Karya Bakti Skala Besar TNI AD
Selengkapnya

Viral