GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demo di Mabes Polri Menguat: Massa Desak Polisi Bongkar Teror terhadap Ketua BEM UGM

Massa SPPG menggelar demo di Mabes Polri, mendesak polisi mengusut tuntas dugaan teror terhadap Ketua BEM UGM dan menjaga ruang kritik tetap aman.
Jumat, 27 Februari 2026 - 21:22 WIB
Demo di Mabes Polri Menguat: Massa Desak Polisi Bongkar Teror terhadap Ketua BEM UGM
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Aksi demonstrasi kembali bergulir di depan Mabes Polri, Jumat (27/2/2026). Massa yang tergabung dalam Solidaritas Pemuda & Pelajar ber-Gerak (SPPG) mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas dugaan teror dan intimidasi terhadap Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto.

Sekitar 50 orang peserta aksi turun ke jalan dengan mengenakan pakaian serba hitam sebagai simbol perlawanan. Selain Mabes Polri, titik aksi juga dilakukan di kawasan Patung Kuda Indosat, Jakarta Pusat. Massa menyebut aksi ini sebagai bentuk tekanan moral agar negara tidak abai terhadap keresahan publik, khususnya ketika kebebasan berekspresi mahasiswa dinilai terancam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koordinator Lapangan aksi, Faisal, menegaskan bahwa demonstrasi tersebut merupakan sikap konstitusional warga negara dalam menyuarakan keadilan. Menurutnya, suara publik tidak boleh diabaikan, terlebih ketika menyangkut dugaan intimidasi terhadap aktivis mahasiswa.

“Suara rakyat adalah kekuatan perubahan. Kami hadir untuk memastikan negara tidak menutup mata terhadap keresahan warganya,” ujar Faisal dalam orasinya.

Isu utama yang diangkat dalam aksi ini adalah tuntutan agar kepolisian bertindak tegas, profesional, dan transparan dalam mengusut dugaan teror terhadap Tiyo Ardianto. Massa menilai segala bentuk intimidasi, baik fisik maupun psikis, tidak boleh dibiarkan tumbuh di ruang demokrasi yang terbuka.

Menurut peserta aksi, kritik yang disampaikan Tiyo sebagai Ketua BEM UGM terhadap kebijakan publik merupakan hak konstitusional yang dijamin undang-undang. Oleh karena itu, mereka menolak keras jika kritik tersebut justru dibalas dengan ancaman atau tekanan.

“Stop memelihara iklim ketakutan. Siapapun pelakunya harus ditindak tanpa pandang bulu,” demikian salah satu poin tuntutan yang disuarakan massa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam orasinya, massa juga menyinggung surat terbuka BEM UGM kepada UNICEF tertanggal 6 Februari 2026. Surat tersebut merupakan respons atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur yang diduga mengakhiri hidup karena tidak mampu membeli alat tulis dengan harga kurang dari Rp10 ribu.

Tragedi tersebut dinilai sebagai potret buram kegagalan negara dalam menjamin hak dasar anak, terutama akses pendidikan. Massa menilai, peristiwa itu bertolak belakang dengan berbagai klaim keberhasilan pemerintah yang kerap disampaikan dalam bentuk statistik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Sifat Asli Mahasiswa Pelaku Pembacokan di Kampus UIN Suska Riau, Diduga Dendam Karena Cinta Tak Terbalas

Terungkap Sifat Asli Mahasiswa Pelaku Pembacokan di Kampus UIN Suska Riau, Diduga Dendam Karena Cinta Tak Terbalas

Terungkap sifat mahasiswa R (22), pelaku pembacokan di kampus UIN Suska Riau. Insiden diduga dipicu dendam karena cinta tak terbalas usai kedekatan saat KKN
Popsivo Polwan Hajar Medan Falcons 3-0 Tanpa Ampun: Tiket Final Four Proliga 2026 Dalam Genggaman

Popsivo Polwan Hajar Medan Falcons 3-0 Tanpa Ampun: Tiket Final Four Proliga 2026 Dalam Genggaman

Jakarta Popsivo Polwan tampil tanpa kompromi saat menghadapi Medan Falcons dalam lanjutan putaran kedua Proliga 2026. Perebutan tiket Final Four memasuki fase genting
Zainal Arifin Mochtar Siap Wakafkan Diri untuk Debat Terbuka Isu HAM dengan Natalius Pigai

Zainal Arifin Mochtar Siap Wakafkan Diri untuk Debat Terbuka Isu HAM dengan Natalius Pigai

Wacana debat terbuka antara guru besar UGM Yogyakarta, Zainal Arifin Mochtar dan Menteri HAM RI, Natalius Pigai mengenai isu Hak Asasi Manusia (HAM) mengemuka ke publik.
Kenapa Ronaldo Malah Melakukan 'Slam-dunk' dan Tidak Melakukan Selebrasi 'Siuuu' di Laga Al Najma vs Al Nassr?

Kenapa Ronaldo Malah Melakukan 'Slam-dunk' dan Tidak Melakukan Selebrasi 'Siuuu' di Laga Al Najma vs Al Nassr?

Namun, kali ini bukan sekadar gol Ronaldo yang memicu histeria, melainkan selebrasi "tak biasa" yang ia tunjukkan sesaat setelah bola menggetarkan jala gawang.
Lesti Kejora Melahirkan Anak Ketiga, Rizky Billar: Alhamdulillah Sehat dan Baik

Lesti Kejora Melahirkan Anak Ketiga, Rizky Billar: Alhamdulillah Sehat dan Baik

Kebahagiaan tengah menyelimuti pasangan selebritis, Lesti Kejora dan Rizky Billar. Lewat unggahan media sosialnya, Billar mengumumkan kelahiran anak ketiganya.
Bongkar Gaji Wilda Siti Nurfadhilah: Dulu Ratusan Juta Saat Jadi Atlet, Kini Berapa Honornya di Tim Pelatih Jakarta Livin Mandiri Proliga 2026?

Bongkar Gaji Wilda Siti Nurfadhilah: Dulu Ratusan Juta Saat Jadi Atlet, Kini Berapa Honornya di Tim Pelatih Jakarta Livin Mandiri Proliga 2026?

Saat Wilda Siti Nurfadhilah masih aktif sebagai middle blocker dan kapten timnas, ia disebut masuk kategori atlet voli dengan bayaran tertinggi di Indonesia. Berapa gajinya?

Trending

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Seorang menantu berani rudapaksa ibu mertua di Kecamatan Palangga, Gowa, Sulawesi Selatan menjelang waktu sahur. Ternyata usianya hanya selisih 5 tahun saja...
Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Inilah rangkuman tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang palling banyak dibaca dan menjadi piliha redaksi tvOnenews.com. Baca selengkapnya di sini.
Lolos Syarat FIFA, Bintang Gacor Almeria Berdarah Maluku Siap Jadi Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Lolos Syarat FIFA, Bintang Gacor Almeria Berdarah Maluku Siap Jadi Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihubungkan dengan talenta diaspora yang merumput di Eropa. Bek Almeria Rp 26 M berdarah Maluku ini masuk kriteria pemain John Herdman?
Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Absennya Thom Haye jelang FIFA Series 2026 memicu spekulasi. John Herdman menyiapkan lima kandidat pengganti di lini tengah Timnas Indonesia,
BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

Menurut dia, aksi penyampaian pendapat merupakan hak yang dijamin undang-undang dan wajib difasilitasi.
John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

Timnas Indonesia mendapat kabar baik jelang FIFA Series. Pengganti Thom Haye siap, pemain lokal tampil impresif, serta peluang naturalisasi memperkuat skuad.
Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Empat pemain Persib Bandung tampil gemilang dan dinilai layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, sementara Thom Haye dipastikan absen akibat sanksi FIFA.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT