News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terbongkar Satu per Satu: Korupsi Bea Cukai Melebar, Kepala Seksi Intelijen Ditahan KPK

Korupsi Bea Cukai makin melebar. KPK tahan Kepala Seksi Intelijen DJBC terkait suap importasi, uang Rp5 miliar disita dari safe house.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:30 WIB
Gedung KPK
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan terus berkembang dan kian menguak praktik kotor di sektor kepabeanan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan tersangka baru, Budiman Bayu Prasojo (BBP), yang menjabat Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC. Penahanan ini mempertegas bahwa perkara suap importasi barang tidak berhenti pada operasi tangkap tangan (OTT) sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Budiman ditangkap lebih dulu di kantor pusat DJBC, Jakarta, pada Kamis (26/2/2026). Setelah menjalani pemeriksaan intensif, Komisi Pemberantasan Korupsi mengumumkan penahanan Budiman pada Jumat (27/2/2026). Ia ditahan selama 20 hari pertama di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK hingga 18 Maret 2026.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan lanjutan. KPK menilai peran Budiman sangat signifikan dalam mengatur aliran uang suap yang melibatkan pegawai internal Bea Cukai dan pihak swasta.

“Melakukan penahanan terhadap saudara BBP untuk 20 hari pertama sejak tanggal 27 Februari sampai 18 Maret 2026. Penahanan dilakukan di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK,” kata Asep dalam keterangannya.

Peran Kunci di Balik Uang Rp5 Miliar

Dalam konstruksi perkara yang diungkap KPK, Budiman diduga berperan sebagai pengendali pengelolaan uang hasil dugaan korupsi. Uang tersebut ditemukan penyidik saat menggeledah sejumlah safe house, salah satunya di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

KPK menduga Budiman memerintahkan Salida Asmoaji (SA), pegawai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai, untuk mengelola uang yang berasal dari para pengusaha barang kena cukai dan importir. Dana itu awalnya disimpan di sebuah safe house di wilayah Jakarta Pusat dan disebut-sebut digunakan sebagai dana operasional pengaturan jalur importasi.

“Uang tersebut diduga berasal dari tindak pidana korupsi terkait pengaturan jalur masuk importasi barang atau kepabeanan dan pengurusan cukai,” ujar Asep.

Pada awal Februari 2026, Budiman diduga kembali menginstruksikan Salida untuk “membersihkan” safe house di Jakarta Pusat. Perintah itu direspons dengan memindahkan uang ke safe house lain di sebuah apartemen kawasan Ciputat. Langkah ini justru membuka jejak baru bagi penyidik.

Saat dilakukan penggeledahan di dua lokasi tersebut, KPK menemukan uang tunai dalam berbagai mata uang asing dan rupiah dengan total lebih dari Rp5,19 miliar. Uang itu disimpan dalam lima koper besar, memperkuat dugaan adanya praktik suap sistematis di tubuh Bea Cukai.

Dijerat Pasal Gratifikasi

Atas perbuatannya, Budiman disangkakan melanggar Pasal 12B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, Budiman memilih bungkam saat digiring menuju mobil tahanan KPK.

Penahanan Budiman menambah daftar panjang pejabat Bea Cukai yang terseret dalam perkara ini. Kasus tersebut sebelumnya bermula dari OTT KPK yang menetapkan enam orang sebagai tersangka, terdiri dari pejabat internal DJBC dan pihak swasta.

Mereka antara lain Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024 hingga Januari 2026, Sisprian Subiaksono selaku Kepala Subdirektorat Intelijen P2 DJBC, Orlando selaku Kepala Seksi Intelijen DJBC, serta tiga pihak swasta dari PT Blueray, yakni Jhon Field, Andri, dan Dedy Kurniawan.

Jalur Importasi Diatur, Barang Ilegal Lolos

KPK mengungkap, praktik suap ini berdampak langsung pada lemahnya pengawasan impor. Barang-barang ilegal, termasuk barang palsu dan berkualitas rendah, diduga bisa masuk ke Indonesia akibat pengaturan jalur importasi oleh oknum Bea Cukai.

Dalam aturan Kementerian Keuangan, terdapat dua jalur impor, yakni jalur hijau yang tidak melalui pemeriksaan fisik dan jalur merah yang wajib diperiksa. Namun, melalui kesepakatan antara pejabat Bea Cukai dan pihak swasta sejak Oktober 2025, jalur impor diduga direkayasa agar barang tertentu masuk melalui jalur hijau.

Penyidik menyebut, parameter jalur merah sengaja disesuaikan sehingga pengawasan menjadi longgar. Praktik ini membuka celah suap dan merugikan negara sekaligus merusak sistem kepabeanan nasional.

Barang Bukti Tembus Rp40 Miliar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pengusutan kasus ini, KPK telah menyita barang bukti senilai sekitar Rp40,5 miliar. Barang bukti tersebut terdiri dari uang tunai dalam berbagai mata uang serta emas batangan dengan total berat lebih dari 5 kilogram.

KPK menegaskan pengembangan perkara masih terus dilakukan. Tidak tertutup kemungkinan adanya tersangka baru seiring pendalaman peran masing-masing pihak. Kasus ini menjadi alarm keras bagi reformasi di tubuh Bea Cukai, mengingat sektor kepabeanan merupakan garda depan pengawasan keluar masuknya barang ke Indonesia. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bolehkah Istri Menolak Ajakan Suami karena Malas Keramas? Ini Jawaban Ustaz Khalid Basalamah

Bolehkah Istri Menolak Ajakan Suami karena Malas Keramas? Ini Jawaban Ustaz Khalid Basalamah

Penceramah indonesia, Khalid Basalamah pernah menyampaikan sebuah ceramah terkait hubungan suami dan istri. Informasi yang bermanfaat bisa menjaga keharmonisan.
Hasil Liga Voli Vietnam 2026: Rivan Nurmulki Cs Telat Panas, The Cong Tan Cang Kalahkan Ha Noi

Hasil Liga Voli Vietnam 2026: Rivan Nurmulki Cs Telat Panas, The Cong Tan Cang Kalahkan Ha Noi

Hasil Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua, di mana The Cong Tan Cang yang diperkuat Rivan Nurmulki dan kawan-kawan berhasil meraih kemenangan atas Ha Noi di laga pembuka.
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Mensos: Ada 44 Ribu Anak Jalanan dan Pengamen Terselamatkan

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Mensos: Ada 44 Ribu Anak Jalanan dan Pengamen Terselamatkan

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengemukakan bahwa Program Sekolah Rakyat yang beroperasi selama lebih dari satu tahun terakhir sukses mendampingi dan -
Michael Carrick Selamat dari Pemecatan, Legenda Manchester United Bikin Desakan kepada Para Pemain

Michael Carrick Selamat dari Pemecatan, Legenda Manchester United Bikin Desakan kepada Para Pemain

Michael Carrick berhasil selamat dari pemecatan Manchester United. Namun, kini para pemain didorong untuk bisa membalikkan keadaan.
Taisei Marukawa Sebut 2 Pekan Lagi Proses Naturalisasi akan Tuntas, Peluang Gabung Timnas Indonesia Terbuka

Taisei Marukawa Sebut 2 Pekan Lagi Proses Naturalisasi akan Tuntas, Peluang Gabung Timnas Indonesia Terbuka

Taisei Marukawa membenarkan proses naturalisasinya menjadi WNI masih berlangsung. Pemain asal Jepang itu berharap seluruh tahapan selesai dalam dua pekan lagi.
Kalahkan Puluhan Pesaing, Kayla, Kesya, dan Talitha Naik Podium Juara MEA 2026

Kalahkan Puluhan Pesaing, Kayla, Kesya, dan Talitha Naik Podium Juara MEA 2026

Kayla Aprilia, Kesya Deswita Sari, dan Talitha Maritza Rafa Hendrian meraih tiga posisi teratas dalam kompetisi MEA 2026 di Malang yang diikuti 50 peserta.

Trending

Emil Audero Dapat Kabar Baik usai Sempat Dicadangkan Rayo Vallecano di Pentas Copa del Rey

Emil Audero Dapat Kabar Baik usai Sempat Dicadangkan Rayo Vallecano di Pentas Copa del Rey

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mendapatkan kabar baik usai dicadangkan oleh Rayo Vallecano. Itu terjadi dalam laga kontra Recreativo Huelva pada pentas Copa del Rey.
NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Peternakan dan Pertanian Indonesia

NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Peternakan dan Pertanian Indonesia

NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 akan segera hadir pada 4–7 November di ICE BSD City untuk memperkuat kolaborasi industri peternakan dan pertanian Indonesia.
5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, menyampaikan pengakuan mengerikan saat melakukan rekonstruksi. Salah satu yang dikatakannya, yakni “Dilakukan pagi, istirahat, saya biarkan, nanti saya lanjut lagi".
Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa, menang dalam pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, dengan 74.479 suara. Kenali profil dan perjalanan.
Update Pemain Timnas Voli Indonesia yang Main Abroad: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya, Luvi Febrian Menyusul

Update Pemain Timnas Voli Indonesia yang Main Abroad: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya, Luvi Febrian Menyusul

Update daftar pemain Timnas Voli Indonesia yang berkarier di luar negeri untuk musim 2026-2027. Megawati Hangestri kini bukan satu-satunya, usai Luvi Febrian Nugraga menambah daftar nama pevoli Indonesia yang bermain abroad.
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Kembali, Nathan Tjoe-A-On Menang

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Kembali, Nathan Tjoe-A-On Menang

Klub-klub luar negeri yang dibela para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi semalam. Jay Idzes akhirnya kembali namun belum mendapatkan menit bermain bersama Sassuolo.
Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Mulai Siang Ini Ada Rivan Nurmulki, Boy Arnez, Farhan Halim Main

Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Mulai Siang Ini Ada Rivan Nurmulki, Boy Arnez, Farhan Halim Main

Link live streaming Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua, di mana bakal tersaji duel menarik termasuk tiga pemain Timnas Voli Indonesia, Rivan Nurmulki dan Boy Arnez Arabi hingga Farhan Halim yang akan unjuk gigi.
Selengkapnya

Viral