News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngaku Jadi WNA Inggris, Status Anak Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Diduga Bermasalah, Kemenkum: Langgar Hak Perlindungan Anak

Karena itu, pihaknya mempertanyakan dasar status warga negara Inggris yang disebut melekat pada anak Dwi Sasetyaningtyas.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:27 WIB
Dwi Sasetyaningtyas.
Sumber :
  • Instagram @sasetyaningtyas

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Hukum (Kemenkum) melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) menyoroti alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas (Tyas), yang mengklaim anaknya menjadi warga negara inggris, hingga viral di media sosial. 

Dirjen AHU Kemenkum, Widodo, menjelaskan bahwa Inggris tidak menerapkan asas ius soli, yakni prinsip kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran. Karena itu, pihaknya mempertanyakan dasar status warga negara Inggris yang disebut melekat pada anak Dwi Sasetyaningtyas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Informasinya kan anaknya (Dwi Sasetyaningtyas) dikatakan atau tercatat berdasarkan media yang ada, sebagai warga negara Inggris atau United Kingdom," kata Widodo, dikutip Sabtu (28/2/2026).

"Tentu ini menjadi pertanyaan, apakah anaknya lahir di sana yaitu di Inggris?," lanjutnya.

"Sementara Inggris salah satu negara yang tidak menganut (asas) ius soli atau tidak berdasarkan garis tempat kelahiran," sambung Widodo.

Menurut Widodo, Indonesia menganut asas ius sanguinis atau kewarganegaraan berdasarkan garis keturunan. Dengan demikian, selama Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya, Arya Irwantoro berstatus WNI, anak tersebut secara hukum tetap WNI meskipun lahir di luar negeri.

Ia juga menilai pengalihan status kewarganegaraan anak Dwi Sasetyaningtyas yang masih di bawah umur berpotensi melanggar hak perlindungan anak. 

"Anaknya usianya relatif kecil atau belum dewasa. Kalau lihat dari garis keturunan kelahirannya dan orang tuanya tentu masih berstatus sebagai WNI tapi sama orang tuanya dialihkan seolah-olah menjadi warga negara asing," sebutnya.

"Nah ini, tentu melanggar hak perlindungan anak kepada orang tuanya," ujar Widodo.

Kemenkum berencana berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI di Inggris untuk memastikan status hukum anak Dwi Sasetyaningtyas tersebut. Widodo menegaskan, sesuai regulasi yang berlaku, anak itu tetap berstatus WNI hingga mencapai usia dewasa dan berhak menentukan pilihan kewarganegaraannya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Secara hukum menurut peraturan perundang-undangan yang ada, anaknya tetap menjadi warga negara Indonesia sampai dia dewasa nanti menentukan sendiri kalau sekiranya harus milih kewarganegaraan ganda di tempat tinggalnya."

"Karena dimungkinkan juga ketika dia berturut-turut lebih dari lima tahun menjadi permanen resident di suatu tempat, dia mendapatkan potensi untuk menjadi salah satu warga negara lain," jelas Widodo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bupati Edison Jadi Tersangka Pemberi dan Penerima Suap Terkait Pengadaan di Pemkab Muara Enim

Bupati Edison Jadi Tersangka Pemberi dan Penerima Suap Terkait Pengadaan di Pemkab Muara Enim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, telah menetapkan Edison sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terhadap ASN di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Timnas Voli Putri Indonesia Resmi Gagal Lolos ke Semifinal AVC Women's Cup 2026

Timnas Voli Putri Indonesia Resmi Gagal Lolos ke Semifinal AVC Women's Cup 2026

Timnas Voli Putri Indonesia resmi gagal lolos ke babak semifinal AVC Women's Cup 2026. Kepastian ini setelah dua tim lain meraih kemenangan.
TASPEN dan Komisi Informasi Pusat Gelar Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik bagi ASN dan Peserta Pensiun di Purwokerto

TASPEN dan Komisi Informasi Pusat Gelar Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik bagi ASN dan Peserta Pensiun di Purwokerto

PT TASPEN (Persero) bersinergi dengan Komisi Informasi Pusat (KIP) menggelar sosialisasi mengenai Keterbukaan Informasi Publik di Kantor Cabang TASPEN Purwokerto pada 4 Juni 2026. 
Istana Akui Tata Kelola Program MBG Bermasalah, Mensesneg: Kita Butuh Penataan Menyeluruh

Istana Akui Tata Kelola Program MBG Bermasalah, Mensesneg: Kita Butuh Penataan Menyeluruh

Pemerintah mengakui perlunya pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola Program MBG di tengah memanasnya protes investor dan mitra SPPG yang mengeluhkan banyak dapur MBG belum juga beroperasi meski telah dibangun dengan investasi miliaran rupiah.
Strategis, Banyuwangi Jadi Gerbang Wisata Udara Premium Indonesia

Strategis, Banyuwangi Jadi Gerbang Wisata Udara Premium Indonesia

Pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Banyuwangi, membuat Santai Seaplane memutuskan kabupaten ini sebagai pusat layanan penerbangan charter eksklusif.
Buntut Insiden Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026, VR46 Sebut Fabio Digiannantonio akan Jalani Operasi

Buntut Insiden Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026, VR46 Sebut Fabio Digiannantonio akan Jalani Operasi

Fabio Di Giannantonio dilaporkan akan menjalani operasi buntut dari insiden yang menimpa Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 lalu.

Trending

Pujian Erick Thohir untuk Timnas Indonesia, Sinyal Positif untuk John Herdman dalam Melatih

Pujian Erick Thohir untuk Timnas Indonesia, Sinyal Positif untuk John Herdman dalam Melatih

Selamat untuk Timnas Indonesia yang memenangkan dua pertandingan dalam FIFA Match Day 2026, Erick Thohir pun memberikan respons tak terduga.
Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Operasi gabungan antar Bea Cukai Jakarta, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, dan Kanwil Bea Cukai Banten berhasil menggagalkan peredaran 8.9 juta batang rokok
Ramalan Keuangan Zodiak 12 Juni 2026: Siapa yang Bakal Bawa Pulang Cuan Hari Ini?

Ramalan Keuangan Zodiak 12 Juni 2026: Siapa yang Bakal Bawa Pulang Cuan Hari Ini?

Ramalan keuangan zodiak 12 Juni 2026 untuk 12 rasi bintang sudah hadir. Cek zodiakmu hari ini, siapa yang bawa pulang cuan dan siapa yang perlu tahan diri dulu!
Viral Aparat Bubarkan Paksa Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan Harga BBM, Polisi Angkat Bicara

Viral Aparat Bubarkan Paksa Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan Harga BBM, Polisi Angkat Bicara

Viral di media sosial aksi pembubaran massa aksi unjuk rasa oleh aparat kepolisian di kawasan Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (10/6/2026) malam.
Media Vietnam Mendadak Sindir soal Kecurangan usai Kalah Lawan Timnas Indonesia U19 dan Tersingkir dari AFF U19 2026

Media Vietnam Mendadak Sindir soal Kecurangan usai Kalah Lawan Timnas Indonesia U19 dan Tersingkir dari AFF U19 2026

Media Vietnam tiba-tiba menyindir soal penggunaan taktik curang usai timnya tersingkir dari Piala AFF U19 2026 gara-gara kalah melawan Timnas Indonesia U19.
Tanggapi Keresahan soal Penyusutan Skor Pendaftar PCMB Jabar, Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Siswa Tidak Panik

Tanggapi Keresahan soal Penyusutan Skor Pendaftar PCMB Jabar, Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Siswa Tidak Panik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi keresahan publik soal penyusutan skor pendaftar dalam sistem Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) Jawa Barat 2026.
Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil

Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil

Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil
Selengkapnya

Viral