News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Tak Ucapakan Belasungkawa Gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, Eks Menlu Dino Patti Djalal: Kita Masih Bebas Aktif?

Melalui akun X miliknya, mantan Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menyayangkan absennya ungkapan belasungkawa dari pemerintah.
Rabu, 4 Maret 2026 - 14:37 WIB
Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal
Sumber :
  • Instagram @dinopattidjalal

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, mengkritik belum adanya pernyataan resmi duka cita dari pemerintah Indonesia atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Seperti diketahui, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia pada usia 86 tahun setelah rangkaian serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel menghantam sejumlah target strategis di Iran pada akhir Februari 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar gugurnya Khamenei pertama kali dikonfirmasi media Iran, Fars News Agency.

"Ali Khamenei telah syahid," ujar media tersebut sambil menjelaskan kematiannya dalam serangan yang mengenai kompleks kediamannya di Teheran saat ia sedang menjalankan tugas.

Pemerintah RI Belum Sampaikan Pernyataan Terbuka

Hingga beberapa hari setelah kabar wafatnya pemimpin tertinggi Iran tersebut beredar, belum terlihat adanya pernyataan belasungkawa secara publik dari Presiden Prabowo Subianto.

Penelusuran pada akun media sosial resmi Presiden, termasuk Instagram dan X, serta kanal YouTube pribadinya, belum menunjukkan unggahan ucapan duka. Hal serupa juga tidak ditemukan pada akun resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) maupun Kedutaan Besar RI di Teheran.

Sejauh ini, Kemlu RI hanya menyampaikan imbauan kewaspadaan bagi warga negara Indonesia di Iran serta pernyataan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan di kawasan Asia Barat. Pemerintah Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk mendorong dialog dan membuka ruang mediasi.

Dino Patti Djalal Pertanyakan Sikap Pemerintah

Melalui akun X miliknya, mantan Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menyayangkan absennya ungkapan belasungkawa dari pemerintah. Menurutnya, dalam praktik diplomasi internasional, penyampaian belasungkawa atas wafatnya pemimpin negara sahabat merupakan hal yang lazim.

Ia mempertanyakan apakah keputusan tidak menyampaikan pernyataan itu merupakan sikap yang disengaja. Jika memang demikian, Dino menilai perlu ada kejelasan mengenai pertimbangan di balik langkah tersebut.

Diplomat senior yang pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat periode 2010–2013 itu mengingatkan bahwa Indonesia dan Iran memiliki hubungan bilateral yang terjalin baik selama puluhan tahun. Kedua negara juga aktif dalam berbagai forum multilateral.

Dino Patti Djalal menekankan bahwa meskipun Iran memiliki dinamika geopolitik yang kompleks, selama ini hubungan Indonesia–Teheran tetap berjalan tanpa tekanan agar Indonesia ikut dalam konflik pihak tertentu.

Lebih jauh, Dino Patti Djalal mempertanyakan konsistensi prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini dianut Indonesia. Konsep tersebut mengandung makna tidak berpihak pada blok kekuatan mana pun, namun tetap berperan aktif dalam upaya perdamaian global.

Menurutnya, tidak adanya pernyataan duka cita dapat memunculkan persepsi tertentu di mata publik internasional. Ia juga menduga sikap tersebut bisa berpengaruh terhadap respons Iran terhadap tawaran mediasi dari Indonesia.

Sejauh ini belum ada tanggapan resmi tambahan dari pemerintah terkait kritik yang disampaikan Dino Patti Djalal. Sementara itu, situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah terus berkembang pasca-serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran tersebut.

Berikut cuitan lengkap Dino Patti Djalal:

Apakah yakin kita masih bebas aktif ? Selama bertahun2, Iran adalah negara sahabat Indonesia. Kita sama2 anggota NonBlok, OKI, D8, G77, BRICS. Kita sering beda pandangan dan beda posisi dgn Iran, dan sistim politik + ideologi masing2 juga beda, namun Indonesia dan Iran tidak pernah cekcok. Iran punya sejumlah musuh tapi tidak pernah meminta Indonesia memusuhi musuh2nya. Fokus hubungan bilateral kita adalah kerjasama, persahabatan dan saling menghormati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, ketika Ayatollah Khamenei dll tewas terbunuh, Pemerintah Indonesia tidak menyatakan ucapan belasungkawa, sbgmana lazimnya kl pemimpin negara sahabat Indonesia meninggal. Kelupaan atau sengaja ? Kalau sengaja, yg kita takutkan apa ? Apakah yakin kita masih bebas aktif ? Krn merasakan sikap dingin kita thdp kematian pemimpinnya, tidak heran Menlu Iran menolak dgn halus tawaran mediasi Indonesia . Mungkin mereka menyangsikan motivasi Indonesia .. something to think about 

(nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Getaran Pidato Presiden Prabowo Subianto: Indonesia Harus Mandiri, Jangan Bergantung Pasokan dari Luar Negeri

Getaran Pidato Presiden Prabowo Subianto: Indonesia Harus Mandiri, Jangan Bergantung Pasokan dari Luar Negeri

Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya pada 14 Agustus 2026 berkomitmen Indonesia bisa menjaga kemandiriannya dan enggan bergantung pasokan barang asing.
Shin Tae-yong Terapkan Latihan ala Timnas Indonesia di Persija, Stjepan Loncar: Sangat Berat!

Shin Tae-yong Terapkan Latihan ala Timnas Indonesia di Persija, Stjepan Loncar: Sangat Berat!

hin Tae-yong menerapkan latihan intensif di Persija Jakarta seperti di Timnas Indonesia. Stjepan Loncar mengaku program dua sesi sehari sangat berat.
Contoh India, Prabowo Buka Peluang Bandara dan Aset Strategis BUMN Dikelola Swasta: Tapi Kepemilikan Tetap Negara

Contoh India, Prabowo Buka Peluang Bandara dan Aset Strategis BUMN Dikelola Swasta: Tapi Kepemilikan Tetap Negara

Prabowo buka pintu untuk swasta dapat mengelola aset BUMN yang belum optimal, termasuk bandara. Pemerintah mencontoh India untuk optimalisasi aset tanpa melepas kepemilikan negara.
Merasa Kurang Mampu tapi Tak Pernah Dapat Bansos? 'Biang Keroknya' Mungkin Ada di Angka Desil Ini

Merasa Kurang Mampu tapi Tak Pernah Dapat Bansos? 'Biang Keroknya' Mungkin Ada di Angka Desil Ini

Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia biasanya memanfaatkan data berbasis desil untuk menyalurkan bantuan sosial atau bansos, agar tepat sasaran.
Gerindra Sebut Prabowo "Pamerkan" Kinerja Positif Pemerintah dalam Pidato Tahunan MPR

Gerindra Sebut Prabowo "Pamerkan" Kinerja Positif Pemerintah dalam Pidato Tahunan MPR

Ia mengatakan paparan Presiden Prabowo secara keseluruhan menggambarkan enam garis besar kinerja pemerintah yang dinilai menjadi fondasi pembangunan nasional.
IWL 2026-2027 Dinilai Bisa Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri yang Berkelanjutan

IWL 2026-2027 Dinilai Bisa Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri yang Berkelanjutan

IWL 2026/2027 dinilai menjadi langkah penting untuk membangun sepak bola putri Indonesia. Persita berharap liga ini menciptakan ekosistem profesional dan berkelanjutan.

Trending

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Dia menyebut ada beberapa BUMN yang tidak menganggap ada pemerintah. Prabowo mengaku tidak mengerti atas BUMN yang bermasalah tersebut.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Ajax Amsterdam memastikan tiket ke play-off Conference League 2026/2027. Namun, penampilan Maarten Paes dan kolega justru menuai kritik dari sejumlah suporter.
Selengkapnya

Viral