GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Parah! Mahasiswa Undip Diduga Disiksa 30 Teman Kampus Sampai Gegar Otak, Anak Penjual Nasi Goreng Itu Terpaksa Cuti Kuliah

A (20), mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip), diduga menjadi korban pengeroyokan brutal oleh 30 rekan sekampus hingga alami luka berat dan trauma mendalam.
Kamis, 5 Maret 2026 - 05:27 WIB
Kampus Undip.
Sumber :
  • Undip

Jakarta, tvOnenews.com - A (20), seorang mahasiswa jurusan Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip), diduga menjadi korban pengeroyokan brutal oleh puluhan rekan sekampusnya hingga mengalami luka berat dan trauma mendalam.

Kasus yang menimpa anak penjual nasi goreng asal Kabupaten Semarang ini sebenarnya terjadi pada 15 November 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski laporan kepolisian telah dilayangkan sejak 16 November 2025, hingga kini para pelaku dikabarkan belum diproses secara hukum. 

Kondisi ini memicu pengacara korban dari LBH Penyambung Titipan Rakyat (Petir) Jateng, Zainal Abidin Petir, untuk mendatangi Polrestabes Semarang guna mempertanyakan kejelasan kasus.

"Setelah keluarga korban minta pendampingan, per 2 Maret 2026, saat itu saya langsung datangi Polrestabes dan menemui AKBP Andika, kasatreskrim, agar perkara segera ditindaklanjuti, mengingat orang tua korban sudah lama buat laporan," tegas Zainal pada Rabu (4/3/2026).

Akibat aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh sekitar 30 orang tersebut, korban menderita cedera sangat serius, mulai dari patah tulang hidung, gegar otak, hingga gangguan pada syaraf mata kiri yang menyebabkan cacat.

Peristiwa kelam itu bermula ketika korban diminta datang ke sebuah indekos untuk membahas kegiatan kampus. 

Setibanya di sana, korban justru disudutkan dan dipaksa mengakui tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi berinisial U. 

Meski korban telah membantah dan menyodorkan saksi kunci berinisial W untuk menjelaskan kronologi yang sebenarnya, para pelaku tetap melakukan intimidasi. 

Perdebatan sengit selama satu jam tersebut berujung pada penganiayaan membabi buta yang berlangsung hingga subuh.

Zainal mengungkapkan bahwa saat ini korban terpaksa mengambil cuti kuliah karena kondisi fisik dan psikis yang hancur. 

"Korban semester 4 berstatus cuti karena trauma, apalagi pelaku yang satu jurusan Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya Undip, belum ditangkap," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak Universitas Diponegoro pun akhirnya angkat bicara mengenai tragedi ini. Direktur Direktorat Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi, menyatakan keprihatinan mendalam dan menegaskan bahwa kampus tidak mentoleransi kekerasan dalam bentuk apa pun.

"Meskipun kejadian berlangsung di luar lingkungan kampus dan di luar kegiatan akademik, Undip sangat mengutuk segala bentuk kekerasan. Undip akan mendalami kejadian ini secara komprehensif dan memproses lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelas Nurul.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Kalteng Perkuat Pendidikan Lewat Program Seragam Sekolah Gratis

Pemprov Kalteng Perkuat Pendidikan Lewat Program Seragam Sekolah Gratis

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meluncurkan program strategis di sektor pendidikan berupa bantuan seragam sekolah gratis bagi lebih dari 60 ribu pelajar.
Pakar Geopolitik UGM Sebut 5 Juta PMI di Timur Tengah Terancam, Perang AS–Iran Bisa Hentikan Pekerjaan dan Tekan Devisa RI

Pakar Geopolitik UGM Sebut 5 Juta PMI di Timur Tengah Terancam, Perang AS–Iran Bisa Hentikan Pekerjaan dan Tekan Devisa RI

Eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel dan Iran memunculkan kekhawatiran serius bagi Indonesia.
Berkat Peraturan Baru dari FIA, Valtteri Bottas Selamat dari Penalti saat Kualifikasi F1 GP Australia 2026

Berkat Peraturan Baru dari FIA, Valtteri Bottas Selamat dari Penalti saat Kualifikasi F1 GP Australia 2026

F1 2026 menghadirkan kabar baik bagi pembalap asal Finlandia, Valtteri Bottas, yang dipastikan terbebas dari penalti grid pada GP Australia.
Perang Timur Tengah Memanas, Cadangan BBM DIY Bisa Tahan 20 Kali Konsumsi Normal Hingga Lebaran

Perang Timur Tengah Memanas, Cadangan BBM DIY Bisa Tahan 20 Kali Konsumsi Normal Hingga Lebaran

Memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global, termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG.
Kunjungan ke Setu Babakan, Pramono Ajak Fauzi Bowo Bikin Dodol Betawi

Kunjungan ke Setu Babakan, Pramono Ajak Fauzi Bowo Bikin Dodol Betawi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambangi tempat penjual dodol Betawi di Kampung Setu Babakan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).
Jadi Tersangka Usai Diduga Jadi Korban Pencurian, Kubu Nabilah O'Brien Minta Gelar Perkara Khusus ke Bareskrim Polri

Jadi Tersangka Usai Diduga Jadi Korban Pencurian, Kubu Nabilah O'Brien Minta Gelar Perkara Khusus ke Bareskrim Polri

Nabilah O’Brien didampingi kuasa hukumnya, Goldie Natasya swarovski Polisi buka suara usai ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik. Sementara itu dirinya diketahui merupakan pemilik rumah makan Bibi Kelinci Kopitiam di Kemang yang menjadi korban pencurian.

Trending

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan beri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.
Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Justin Hubner tampil gemilang bersama Fortuna Sittard. Legenda Belanda Ferdi Vierklau bahkan sebut bek Timnas Indonesia itu cocok gabung PSV Eindhoven.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT