News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Pendidikan Nasional, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Evaluasi PPDB dan Sosialisasi Jalur Prestasi

Momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap bulan Mei dimanfaatkan Komisi D DPRD Kota Surabaya untuk memperkuat fungsi pengawasan, khususnya terhadap pelaksanaan sistem PPDB yang setiap tahun kerap menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Kamis, 7 Mei 2026 - 00:06 WIB
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap bulan Mei dimanfaatkan Komisi D DPRD Kota Surabaya untuk memperkuat fungsi pengawasan, khususnya terhadap pelaksanaan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang setiap tahun kerap menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Evaluasi difokuskan pada perubahan skema jalur prestasi, pemerataan akses pendidikan, hingga pentingnya sosialisasi yang lebih masif kepada wali murid agar memahami mekanisme seleksi yang berlaku serta berbagai pilihan sekolah yang tersedia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, mengakui bahwa pemerataan pendidikan di Kota Pahlawan masih belum sepenuhnya tercapai, meski kualitasnya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Kalau kita menyatakan menilai merata memang belum sepenuhnya, tapi kita upayakan tingkat kualitasnya semakin meningkat setiap tahun. Jadi kita memastikan standar pendidikan, baik secara sarana prasarana, kualitas SDM gurunya, dan juga aksesnya untuk muridnya, kita pastikan setiap tahun ada kenaikan secara kualitas,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan tidak bisa hanya berfokus pada sekolah negeri, tetapi juga harus melibatkan sekolah swasta sebagai bagian dari sistem pendidikan yang saling melengkapi, terutama dalam menjawab keterbatasan daya tampung.

Dalam pelaksanaan PPDB tahun ini, Komisi D turut menyoroti perubahan pada jalur prestasi yang kini mendapat tambahan poin TKA. Namun, keluhan wali murid terkait hasil seleksi masih menjadi catatan penting dalam evaluasi.

“Ya, untuk SPMB tahun ini, ini kan ada perubahan, satu perubahan yaitu pada saat jalur prestasi akan tertambah poin TKA. Tetapi untuk para wali murid biasanya yang kita mendapatkan keluhan itu karena memang tidak sesuai dengan sekolah yang dituju,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ajeng menegaskan, Dinas Pendidikan perlu meningkatkan intensitas sosialisasi agar masyarakat tidak hanya bergantung pada sekolah negeri, tetapi juga memahami opsi lain yang tersedia, termasuk sekolah swasta.

“Kita juga meminta Dinas Pendidikan ini memberikan sosialisasi kepada wali murid bahwa banyak sekali yang bisa dirasakan, baik itu negeri dan juga swasta. Karena memang tidak mungkin dari 28.000 lulusan SD ke semuanya diterima masuk ke sekolah negeri,” tegas anggota dewan dari Partai Gerindra ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masyarakat Diimbau Waspada Isu Program MBG Ditunggangi Kepentingan Politik

Masyarakat Diimbau Waspada Isu Program MBG Ditunggangi Kepentingan Politik

Bendahara Umum Tunas Indonesia Raya (Tidar) Jakarta Barat, Noverizky Tri Putra mengingatkan masyarakat agar mewaspadai upaya pihak-pihak tertentu yang diduga memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kepentingan politik.
Samosir Bakal Jadi Sorotan Dunia, Festival Danau Toba TCCF 2026 Angkat Filosofi Batak

Samosir Bakal Jadi Sorotan Dunia, Festival Danau Toba TCCF 2026 Angkat Filosofi Batak

Kabupaten Samosir bakal menjadi sorotan dunia. Pasalnya, di kawasan itu bakal ada Toba Caldera Culture Festival (TCCF) 2026 yang siap digelar selama empat hari
Rampung Berkunjung di Indonesia, Direktur Regional UNDP: Ekonomi dan Ekologi Tumbuh Bersama

Rampung Berkunjung di Indonesia, Direktur Regional UNDP: Ekonomi dan Ekologi Tumbuh Bersama

Asisten Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Direktur Regional UNDP untuk Asia dan Pasifik, Kanni Wignaraja tuntas melakoni kunjungan resmi sepekan lamanya di Indonesia.
Kemenkes Bakal Gaet Tokoh Agama hingga Ormas untuk Edukasi Vaksin

Kemenkes Bakal Gaet Tokoh Agama hingga Ormas untuk Edukasi Vaksin

Kementerian Kesahatan (Kemenkes) akan bekerja sama dengan tokoh agama hingga organisasi masyarakat (ormas) untuk bantu edukasi soal vaksin. Hal itu diungkapkan
Sidang Perdana Perceraian, Rafaela Rahardja Bahas KDRT

Sidang Perdana Perceraian, Rafaela Rahardja Bahas KDRT

Sidang perdana gugatan perceraian Rafaela Rahardja terhadap suaminya Brian Siawarta beragendakan mediasi digelar di Pengadilan Negeri Tangerang pada Selasa (23/6/2026).
Dasco Bongkar Ada yang Sengaja Giring Isu Ekonomi Indonesia Tak Stabil, Digoreng Seolah Negara Mau Runtuh

Dasco Bongkar Ada yang Sengaja Giring Isu Ekonomi Indonesia Tak Stabil, Digoreng Seolah Negara Mau Runtuh

Sufmi Dasco Ahmad menyebut ada pihak yang memanfaatkan momentum gejolak geopolitik global untuk menggiring opini publik bahwa ekonomi Indonesia di ambang keruntuhan.

Trending

Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Polda Jawa Barat menangkap Taufik Hidayat, tersangka penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita di Bandung. Polisi bahkan menggandeng Meta Platforms untuk menelusuri jejak
Bukan Ragnar Oratmangoen, Bukan Pula Thom Haye, Gelandang Timnas Indonesia Ini Dapat Kabar Super Bahagia dari Eropa

Bukan Ragnar Oratmangoen, Bukan Pula Thom Haye, Gelandang Timnas Indonesia Ini Dapat Kabar Super Bahagia dari Eropa

Masa depan gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, kini mulai menemukan titik terang. Bintang Lommel SK itu dapat kabar super bahagia dari Eropa.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Vs Ghana

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Vs Ghana

Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Inggris maupun Ghana untuk menjaga start positif sekaligus membuka peluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Pelarian pelaku penyekap pacar berinisial YTR selama 3 tahun bernama Taufik Hidayat berakhir, usai viralnya cerita detik-detik Tim Resmob Priangan PPolda Jabar
Dasco Bongkar Ada yang Sengaja Giring Isu Ekonomi Indonesia Tak Stabil, Digoreng Seolah Negara Mau Runtuh

Dasco Bongkar Ada yang Sengaja Giring Isu Ekonomi Indonesia Tak Stabil, Digoreng Seolah Negara Mau Runtuh

Sufmi Dasco Ahmad menyebut ada pihak yang memanfaatkan momentum gejolak geopolitik global untuk menggiring opini publik bahwa ekonomi Indonesia di ambang keruntuhan.
Nadiem Makarim Bocorkan Bukti Pembelaan: Transkrip WhatsApp dan Hemat Rp3,6 T, Sebut Penzoliman Melampaui Batas

Nadiem Makarim Bocorkan Bukti Pembelaan: Transkrip WhatsApp dan Hemat Rp3,6 T, Sebut Penzoliman Melampaui Batas

Sidang lanjutan perkara pengadaan Chromebook dengan agenda pembacaan Duplik oleh Nadiem Makarim dan Tim Penasihat Hukumnya telah berlangsung di PN Jakpus pada
Polda Jabar Bakal Periksa Kesehatan Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun di Bandung

Polda Jabar Bakal Periksa Kesehatan Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun di Bandung

Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap pacarnya berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat dibekuk Polda Jabar pada Selasa
Selengkapnya

Viral