News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dunia Pendidikan Heboh Lagi! Mahasiswa Undip Diduga Dihajar 30 Teman Satu Jurusan, Disabet hingga Disundut Rokok

Sosok mahasiswa jurusan Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (Undip), A (20), diduga jadi korban pengeroyokan teman sekampus viral.
Kamis, 5 Maret 2026 - 05:51 WIB
ilustrasi pengeroyokan
Sumber :
  • Antara Foto

Semarang, tvOnenews.com - Seorang mahasiswa dari jurusan Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (Undip), A (20), diduga menjadi korban pengeroyokan oleh teman satu prodi bikin dunia pendidikan kembali heboh.

Dalam sebuah video viral diunggah akun Instagram pengacara korban @zainalpetir_, kondisi sekujur tubuh mahasiswa Prodi Antropologi Sosial Undip itu terlihat babak belur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban juga mengalami luka parah. Kondisi memilukan tersebut diduga setelah dikeroyok oleh sekitar 30 mahasiswa dari satu jurusan di Undip.

Pengacara korban, Zainal Abidin Petir menjelaskan kronologinya. A dihajar mulai dari malam hari hingga waktu Subuh pada 15 November 2025.

"A, 20 tahun, mahasiswa Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Budaya Undip dikeroyok dan dihajar 30 mahasiswa satu jurusan mulai jam 23.00-04.15 WIB, baru berhenti setelah ada adzan Subuh," tulis Zainal dikutip tvOnenews.com, Kamis (5/3/2026).

Mahasiswa Undip Dianiaya oleh 30 Teman Sekampus secara Sadis

Kampus Undip.
Kampus Undip.
Sumber :
  • Undip

Zainal melanjutkan kronologi penyiksaan terhadap A yang berlangsung keji. Mahasiswa berusia 20 tahun itu mulanya diajak oleh seorang mahasiswa bernama Adyan.

A diharapkan datang ke sebuah kos di Jalan Bulusan Utara Raya, Tembalang, Kota Semarang. Dalihnya membahas rencana event collective demi mensukseskan acara musik kampus.

Korban menerima ajakan tersebut. A berangkat ke kamar kos yang sudah disepakati pada pukul 22.03 WIB.

Mahasiswa Antropologi Sosial itu terkejut melihat banyak temannya setelah tiba di kompleks kosan tersebut.

Korban semakin heran tiba-tiba mendapat paksaan dari rekan-rekannya. Ia disuruh mengakui telah melakukan dugaan pelecehan terhadap mahasiswi tingkat bawah yang disebut berinisial U.

Berdasarkan keterangan dari korban, A mengungkap kejadian sebenarnya. Ia hanya sebatas menarik tangan U ke warung makan dengan tujuan membahas mengumpulkan tim sukses untuk pemilihan ketua himpunan.

Puluhan rekannya masih belum mempercayai penjelasannya. Situasi semakin mencekam setelah berdebat sekitar satu jam.

Seorang mahasiswa Antropologi Sosial Semester 6, M tiba-tiba diduga menjadi sosok pertama yang memukul korban pada 23.00 WIB. Dari sinilah, 29 mahasiswa lainnya ikut menghajar korban.

Korban hanya bisa pasrah ketika dihajar oleh puluhan temannya yang sekitar 30 orang. Ia tidak hanya dipukul dan disundut rokok, A mengalami beberapa jenis penyiksaan secara bertubi-tubi.

"Kemaluannya diolesi hot cream, ditusuk jarun, disabet sabuk, dan leher diikat sabuk seperti anjing sambil diketawain," jelasnya.

Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Banyumanik 2. Di sana, ia hanya bertahan sampai pukul 17.00 WIB.

Orang tua korban memutuskan agar mahasiswa Undip itu dipindahkan ke Rumah Sakit Bina Kasih Ambarawa. Sebab, lokasinya tidak jauh dari rumah korban.

Kata Zainal, korban sempat dirawat di RS Bina Kasih Ambarawa. Itu berlangsung selama 16-21 November 2025.

Tubuh Korban Cacat Akibat Dikeroyok

Ilustrasi pengeroyokan.
Ilustrasi pengeroyokan.
Sumber :
  • Antara

Berdasarkan keterangan diagnosa dari dokter, korban harus berhenti kuliah di Undip. Akibat dugaan penyiksaan itu, kodisi tubuh A kini berakhir cacat.

Dampak dugaan pengeroyokan tersebut juga memunculkan gangguan syaraf dari mata. Zainal menegaskan, korban hingga kini mengalami trauma berat.

"Sekarang dia cacat patah tulang hidung dan gegar otak. Kini, dia tidak kuliah karena trauma pelaku belum ditangkap," terangnya.

Zainal menyampaikan, sejak adanya kejadian mengenaskan tersebut, korban langsung melaporkan dugaan pengeroyokan ke Polrestabes Semarang pada 16 November 2025.

Zainal mengatakan, keluarga korban membutuhkan pendampingan per 2 Maret 2026. Ia pun langsung menyambangi Polrestabes untuk menindaklanjuti perkara dugaan pengeroyokan tersebut.

Sementara, polisi melalui Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma menyampaikan, laporan A atas kasus dugaan pengeroyokan tersebut telah diterima oleh polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi kini dikabarkan sedang menyelidiki kasus tersebut. Polisi juga fokus memeriksa sejumlah enam saksi.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Selengkapnya

Viral