GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa Undip Bantah Lakukan Pelecehan hingga Berujung Pengeroyokan oleh Teman dan Seniornya

Kuasa hukum Arnendo (20) mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang bantah kliennya lakukan pelecehan hingga berujung pengeroyokan oleh 30 teman dan seniornya.
Kamis, 5 Maret 2026 - 14:00 WIB
Kronologi Mahasiswa Undip Dikeroyok 30 Sesama Mahasiswa Usai Dituding Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuannya
Sumber :
  • Instagram @zainalpetir_

Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa hukum Arnendo (20) mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang bantah kliennya lakukan pelecehan hingga berujung pengeroyokan oleh 30 teman dan seniornya.

TRIGGER WARNING:
Artikel ini berpotensi memicu perasaan tidak nyaman bahkan mengganggu terutama bagi seperti penyintas trauma dan penderita stres pascatrauma (PTSD) karena mengandung deskripsi mengenai kekerasan dan penganiayaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arnendo diduga dianiaya oleh 30 mahasiswa teman satu angkatan hingga seniornya di jurusan Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya, Undip.

Akibat penganiayaan itu, korban babak belur hingga mengalami patah tulang dan gegar otak.

"Jadi korban dihajar oleh sekitar 30 orang. Itu ada yang teman satu angkatannya, ada kakak kelasnya," kata kuasa hukum korban, Zainal Petir pada Rabu (4/2/2026).

Kronologi

Zainal menuturkan peristiwa penganiayaan itu sendiri terjadi pada 15 November 2025 lalu.

Berawal dari ajakan teman satu angkatannya bernama Adyan ke kamar kos dengan tujuan membicarakan sebuah acara di kampus.

"Pukul 22.03 korban berangkat menuju tempat yang sebelumnya sudah disepakati. Namun setelah sampai di sana, korban melihat banyak orang di halaman kos tersebut," jelas dia.

Namun bukan membicarakan acara musik kampus, para pelaku justru memaksa korban untuk mengaku melakukan pelecehan terhadap seorang mahasiswi Undip.

Namun, korban tak mengakuinya karena merasa tidak melakukan pelecehan tersebut, seperti yang dituduhkan.

"Korban sudah menjelaskan kronologi kejadian yang sebenarnya. Saat itu korban bercanda dengan menarik tangan (mahasiswi) dengan tujuan mengajak dia menuju warung makan dalam rangka mengumpulkan tim sukses pemilihan ketua himpunan program studi Antropologi Sosial," ungkapnya.

Ternyata, salah satu terduga pelaku tidak terima penjelasan korban. Pelaku tersebut diduga menaruh hati kepada mahasiswi tersebut.

"Jadi tidak ada pelecehan. Wong menggandeng tangan di kampus, kondisi cukup ramai. Korban tidak sendirian, tapi bersama Wiryawan. Kejadian sebenarnya itu bukan pelecehan, tapi diperkirakan salah satu pelaku suka dengan perempuan itu," ungkap Zainal.

Keterangan korban terus dimentahkan para terduga pelaku hingga terus dipojokkan. 

Perdebatan itupun berlangsung lama hingga sekitar pukul 23.00 WIB, salah satu senior mereka mulai memukuli korban.

"Setelah itu, mahasiswa yang ada di sana yang jumlahnya sekitar 30 orang mulai mengelilingi korban, mencekam pokoknya. Mereka menendang, memukul secara bergantian. Baju dilepas, jaket, celana jeans, dan sabuk juga dilepas," katanya.

Tak hanya itu, Zainal mengatakan para pelaku juga meludahi korban, menyudut badan korban dengan rokok, hingga mengoleskan hot cream ke area kemaluan korban serta mencukur rambut dan alis secara paksa.

"Mereka juga menggunakan alat-alat seperti hanger baju, batang kayu, dan menyabet kepala korban menggunakan besi dari ikat pinggang. Sekitar pukul 03.00, leher korban juga diikat menggunakan ikat pinggang dan diperlakukan seperti anjing di depan mereka semua sambil tertawa," ungkap Zainal.

Penganiayaan baru berhenti setelah azan subuh berkumandang, sekitar pukul 04.15 WIB. Lalu korban diantar para pelaku ke kosnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban kemudian dirawat di RS Banyumanik 2 dan RS Bina Kasih Ambarawa sejak 16-21 November 2025.

"Diagnosis dari dokter adalah korban mengalami patah tulang hidung dan gegar otak, serta gangguan saraf mata. Selain itu, Arnendo semester 4 berstatus cuti karena trauma, apalagi pelaku satu jurusan Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya Undip, belum ditangkap," tegas dia. (muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Pria Ditangkap Polisi di Tanah Abang, Keciduk Simpan Ganja 3 Kilogram dalam Kamar Hotel

Dua Pria Ditangkap Polisi di Tanah Abang, Keciduk Simpan Ganja 3 Kilogram dalam Kamar Hotel

Tim Unit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis ganja seberat 3 kilogram di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Timnas Indonesia Kena Imbas Perang Iran, Pemain Naturalisasi Terancam Batal Ikut FIFA Series 2026?

Timnas Indonesia Kena Imbas Perang Iran, Pemain Naturalisasi Terancam Batal Ikut FIFA Series 2026?

Konflik Iran vs Amerika Serikat berdampak pada persiapan Timnas Indonesia jelang FIFA Series Maret 2026. Pemain diaspora dari Eropa terancam batal ikut?
Jadwal Lengkap Semifinal All England 2026: Raymond/Joaquin Tantang Unggulan Pertama

Jadwal Lengkap Semifinal All England 2026: Raymond/Joaquin Tantang Unggulan Pertama

Raymond/Joaquin jadi satu-satunya wakil Indonesia tersisa di semifinal All England 2026
Tanah Nganggur Mau Disikat Negara? Badan Bank Tanah Tegaskan SHM Rakyat Aman

Tanah Nganggur Mau Disikat Negara? Badan Bank Tanah Tegaskan SHM Rakyat Aman

Badan Bank Tanah menegaskan tanah menganggur berstatus SHM tidak akan diambil negara. Penertiban hanya berlaku untuk lahan HGU atau HGB yang telantar lebih dari dua tahun.
Jusuf Kalla Minta Indonesia Harus Bersikap Tegas Soal Konflik Iran

Jusuf Kalla Minta Indonesia Harus Bersikap Tegas Soal Konflik Iran

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla mengatakan Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia, seharusnya memiliki sikap tegas terhadap konflik yang melibatkan Iran, terutama jika negara tersebut diserang.
Siap-siap Jakpro Bakal Ubah Konsep Pertunjukan Planetarium seperti XXI dan CGV

Siap-siap Jakpro Bakal Ubah Konsep Pertunjukan Planetarium seperti XXI dan CGV

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengungkapkan akan mengubah konsep pertunjukan Planetarium di Taman Ismail Marzuki (TIM).

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda mengungkap Jay Idzes kini diincar Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Sassuolo disebut memasang harga transfer fantastis hingga Rp695 miliar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT