News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Transformasi Polri Presisi Dinilai Penting untuk Menjaga Stabilitas Hukum dan Pembangunan Nasional

Buku “Polri Presisi” karya Nasky Putra Tandjung resmi diluncurkan di Jakarta, membahas transformasi Polri dan kepemimpinan Kapolri menuju Indonesia Emas 2045.
Kamis, 5 Maret 2026 - 13:58 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung resmi meluncurkan buku berjudul “Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat – Memimpin dengan Keteladanan: Rekam Jejak Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo bagi NKRI”. Peluncuran buku tersebut digelar bersamaan dengan kegiatan buka puasa bersama di Dandia Coffee, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026).

Acara peluncuran sekaligus Focus Group Discussion (FGD) ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ketua PB HMI periode 2023–2025 Andi Kurniawan dan penulis buku Indonesia Emas Denni Wahyudi. Diskusi dimoderatori oleh alumni Pascasarjana Universitas Indonesia, Riski Agussalim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan tersebut juga dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, organisasi kepemudaan (OKP), organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga komunitas pengemudi ojek online (ojol).

Mengulas Arah Transformasi Polri di Era Kepemimpinan Kapolri

Dalam sambutannya, Nasky Putra Tandjung menjelaskan bahwa buku yang ia tulis bertujuan memberikan gambaran komprehensif mengenai arah transformasi Kepolisian Republik Indonesia melalui konsep Presisi yang saat ini menjadi paradigma kerja Polri.

Menurutnya, pembangunan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur membutuhkan sinergi berbagai sektor, termasuk lembaga negara yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas hukum dan keamanan.

“Melalui buku ini, saya mengajak seluruh anak bangsa untuk memahami arah transformasi Polri Presisi dalam mendukung agenda pembangunan nasional,” kata Nasky dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Ia berharap kehadiran buku tersebut dapat memperkaya literasi publik sekaligus memperkuat optimisme masyarakat dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Polri sebagai Pilar Penting Negara Hukum

Nasky yang juga alumnus INDEF School of Political Economy menilai Polri memiliki posisi sangat penting dalam konstruksi negara hukum. Ia menyebut, kepolisian tidak sekadar institusi teknis penegak hukum, tetapi juga menjadi pilar utama yang menentukan tegaknya kepercayaan publik terhadap hukum.

Menurutnya, di mata masyarakat, Polri merupakan wajah negara yang paling nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Di tangan Polri, hukum dapat hadir secara nyata atau justru kehilangan wibawanya. Di mata rakyat, Polri adalah wajah negara yang paling konkret apakah negara benar-benar melindungi atau justru melukai kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia juga menyinggung arah kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong berbagai agenda strategis pembangunan melalui program Asta Cita.

Dalam konteks tersebut, kata dia, Polri memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pelaksanaan agenda pembangunan nasional.

Paradigma Presisi Dinilai Jadi Fondasi Transformasi

Dalam buku tersebut, Nasky menyoroti konsep Presisi yang merupakan singkatan dari Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. Paradigma ini disebut menjadi dasar transformasi Polri untuk menjawab tantangan penegakan hukum di era modern.

Ia menegaskan bahwa transformasi tersebut bukan sekadar proyek administratif, tetapi bagian dari komitmen negara untuk memastikan penegakan hukum berjalan secara adil dan transparan.

Menurutnya, keamanan tidak dapat dipisahkan dari keadilan, sementara kewibawaan negara harus dibangun melalui kepercayaan masyarakat.

“Polri bukan hanya penjaga ketertiban, tetapi juga penjaga masa depan negara. Tanpa kepolisian yang profesional dan dipercaya, demokrasi akan kehilangan makna dan pembangunan akan kehilangan fondasi,” kata Nasky.

Ia juga menilai stabilitas keamanan merupakan prasyarat penting untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Perspektif Polri dalam Pembangunan Nasional

Dalam buku tersebut, penulis mencoba menghadirkan perspektif yang lebih luas mengenai peran Polri dalam pembangunan nasional. Tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai aktor strategis dalam menjaga stabilitas politik dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, Polri juga dinilai memiliki tanggung jawab penting dalam perlindungan hak asasi manusia serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Nasky menilai kekuatan sebuah negara tidak semata diukur dari luas wilayahnya, tetapi dari tegaknya hukum dan keadilan.

Ia menegaskan bahwa negara yang berdaulat tidak dibangun di atas ketakutan, melainkan pada keadilan yang ditegakkan secara konsisten.

Pengamat Apresiasi Kehadiran Buku

Sementara itu, Ketua PB HMI periode 2023–2025 Andi Kurniawan memberikan apresiasi terhadap peluncuran buku tersebut. Ia menilai buku ini memiliki nilai penting sebagai literatur kebijakan publik yang menghubungkan visi kepemimpinan nasional dengan arah pembangunan hukum di Indonesia.

Menurutnya, buku tersebut juga menggambarkan peran strategis Polri sebagai garda terdepan pelayanan negara dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

“Buku Polri Presisi memiliki arti penting sebagai literatur kebijakan publik yang menghubungkan visi kepemimpinan nasional dengan peran strategis Polri dalam pelayanan negara,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa reformasi kepolisian bukanlah proses instan, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan konsistensi, integritas, dan keberanian untuk melakukan evaluasi serta perbaikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Andi, kehadiran buku ini dapat menjadi referensi penting bagi kalangan akademisi, praktisi hukum, aparat kepolisian, maupun masyarakat luas untuk memahami dinamika transformasi Polri secara lebih objektif.

“Pada akhirnya, kekuatan institusi negara terletak pada kepercayaan rakyat. Kepercayaan itu hanya bisa diraih melalui kerja nyata yang berlandaskan hukum dan keadilan,” pungkasnya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi, LPS Tetap Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Hingga Januari 2027

Resmi, LPS Tetap Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Hingga Januari 2027

Berdasarkan hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) pada 28 September 2026, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP)
Ada Gangguan, KRL Bogor-Jakarta Terpaksa Gunakan Satu Jalur, KAI Commuter Ungkap Penyebabnya

Ada Gangguan, KRL Bogor-Jakarta Terpaksa Gunakan Satu Jalur, KAI Commuter Ungkap Penyebabnya

Perjalanan KRL Bogor mengalami gangguan pada Rabu (30/9/2026). Gangguan tersebut terjadi akibat pohon tumbang di antara Stasiun UI dan Stasiun Pasar Minggu.
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

PT Pertamina (Persero) terus mengakselerasi pengembangan portofolio energi rendah karbon demi menopang pertumbuhan ekonomi hijau menyongsong visi Indonesia Emas 2045. 
China Rebut Emas Kano Tunggal Putri Asian Games 2026, Putu Santhi Gagal Persembahkan Medali untuk Indonesia

China Rebut Emas Kano Tunggal Putri Asian Games 2026, Putu Santhi Gagal Persembahkan Medali untuk Indonesia

Wakil Indonesia di cabang olahraga Kano Slalom nomor tunggal putri yakni Putu Santhi, masih belum bisa persembahkan medali untuk Indonesia di Asian Games 2026.
Apakah Benar Waktu Utama Shalat Sunnah Tahajud Jam 12 Malam? Begini Penjelasannya

Apakah Benar Waktu Utama Shalat Sunnah Tahajud Jam 12 Malam? Begini Penjelasannya

Amalan sunnah dalam agama islam beragam, salah satunya ada tahajud. Banyak pendapat bermunculan soal waktu utama shalat sunnah tersebut.
FPTI Bidik 4 Medali dari Panjat Tebing, Yenny Wahid Ingin Indonesia Kuasai Podium Asian Games 2026

FPTI Bidik 4 Medali dari Panjat Tebing, Yenny Wahid Ingin Indonesia Kuasai Podium Asian Games 2026

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) membidik hasil maksimal yakni memborong medali di Asian Games 2026. Pasalnya empat atlet Merah Putih lolos ke fase final nomor speed.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selengkapnya

Viral