GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelajar Tewas Tertembak Polisi di Makassar, KemenPPPA: Bukan Kewenangan Kami

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyatakan tidak dapat melanjutkan penanganan kasus pelajar yang tewas diduga tertembak anggota polisi di Makassar, Sulawesi Selatan.
Kamis, 5 Maret 2026 - 18:38 WIB
Ilustrasi penembakan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyatakan tidak dapat melanjutkan penanganan kasus pelajar yang tewas diduga tertembak anggota polisi di Makassar, Sulawesi Selatan.

Pasalnya, korban diketahui telah berusia dewasa, sehingga tidak lagi menjadi kewenangan KemenPPPA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asisten Deputi Penyediaan Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus, Ciput Eka Purwianti mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Sulawesi Selatan terkait kasus tersebut.

“Berdasarkan hasil koordinasi tim Asdep Layanan AMPK dengan UPTD PPA Prov Sulsel diperoleh informasi, bahwa korban diketahui bernama Betrand Eka Prasetyo Radiman, laki-laki kelahiran Makassar, 19 Oktober 2007," kata Ciput dalam keterangannya, Rabu (5/3/2026).

Saat kejadian, korban berusia 18 tahun 4 bulan dan masih tercatat sebagai pelajar kelas XII SMA Nasional Makassar.

UPTD PPA Kota Makassar disebut telah melakukan penjangkauan awal ke rumah korban. Namun petugas belum dapat bertemu dengan pihak keluarga karena masih dalam suasana duka.

“UPTD PPA Kota Makassar melakukan penjangkauan awal ke rumah korban, namun tidak dapat bertemu keluarga karena keluarga masih kondisi berduka,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban selama ini tinggal bersama ayah kandungnya serta kakek dan nenek dari pihak ayah. Sementara kedua orang tua korban diketahui telah bercerai.

“Berdasarkan keterangan tetangga, korban selama ini tinggal bersama ayah kandung, serta kakek dan nenek dari pihak ayah. Ayah dan ibu kandung korban sudah bercerai,” jelas Ciput.

Meski korban masih berstatus pelajar, KemenPPPA menegaskan tidak dapat melakukan penanganan lebih lanjut karena usia korban telah masuk kategori dewasa.

“Mengingat korban laki-laki sudah berusia dewasa, maka tidak dilakukan penanganan lebih lanjut,” kata Ciput.

Ia juga menegaskan bahwa kasus tersebut bukan lagi menjadi kewenangan KemenPPPA maupun UPTD PPA.

“Iya, bukan kewenangan KemenPPPA dan UPTD PPA,” tandasnya.

Meski demikian, KemenPPPA tetap menyesalkan adanya dugaan kecerobohan dalam penggunaan senjata api oleh aparat yang berujung pada jatuhnya korban jiwa dari masyarakat. Pemerintah berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Diketahui, Polisi berinisial Iptu N benar menembak Bertrand Eka Prasteyo (18) hingga tewas. 

Pistolnya meletus tanpa disengaja saat mengamankan korban di Jalan Toddopuli Raya, Makassar, Sulsel, pada Minggu lalu (1/3).

"Kami mengamankan Iptu N, langsung memeriksanya pada hari itu juga dan mengamankan senjatanya," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana, Rabu (4/3).

Kejadian tersebut, pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 07.00 WITA di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Rappocini. 

Informasi yang dihimpun, saat itu Kapolsek Rappocini melaporkan di Handy Talky (HT) ada sekelompok pemuda bermain senapan mainan mengganggu pengguna jalan.

Aksi mereka menembakkan senjata mainan bisa melukai masyarakat yang lewat di jalan tersebut sehingga dianggap meresahkan. Mendengar informasi tersebut, bersangkutan datang ke lokasi bermaksud membubarkan mereka. 

Saat tiba di lokasi, Iptu N yang menjabat Kanit Reskrim Polsek Panakukang melihat salah seorang pemuda mengganggu pengendara motor. Selanjutnya, dia turun dari mobil dan mengamankan Betrand lalu mengeluarkan tembakan peringatan ke arah udara.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah dilakukan tembakan peringatan, yang lain melarikan diri, hanya satu yang tertangkap si Betrand tadi. Dia berusaha melarikan diri, berusaha meronta. Dan ketika meronta, pistol yang masih dipegang Iptu N itu meletus dan tak sengaja terkena bagian tubuh belakang," tuturnya

Atas kejadian itu, korban dibawa ke mobilnya dibantu beberapa warga dan langsung membawanya ke rumah sakit Grestelina Jalan Hertasning berdekatan di lokasi kejadian.(rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Senangnya John Herdman, Bek Belgia Berdarah Surabaya Rekan Klub Ragnar Oratmangoen Bisa Bela Timnas Indonesia

Senangnya John Herdman, Bek Belgia Berdarah Surabaya Rekan Klub Ragnar Oratmangoen Bisa Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar bahagia terkait potensi tambahan amunisi dari pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Mengenal sosok Luc Marijinissen,
Rieke Diah Pitaloka Soroti Kematian Ermanto Usman di Bekasi: Jangan Diframing Perampokan, Ini Harus Diusut Tuntas

Rieke Diah Pitaloka Soroti Kematian Ermanto Usman di Bekasi: Jangan Diframing Perampokan, Ini Harus Diusut Tuntas

Rieke Diah Pitaloka soroti kematian Ermanto Usman di Bekasi. Ia menilai kasus ini bukan perampokan dan mendesak polisi mengusut dugaan pembunuhan hingga tuntas.
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 Jadi Rp3,024 Juta per Gram, Simak Daftar Lengkapnya

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 Jadi Rp3,024 Juta per Gram, Simak Daftar Lengkapnya

Harga emas Antam hari ini turun Rp25.000 menjadi Rp3,024 juta per gram. Simak daftar harga emas terbaru semua pecahan dari 0,5 gram hingga 1 kilogram.
Diduga Cabuli Siswi SD, Kepala SPPG di Lampung Timur Dipecat BGN

Diduga Cabuli Siswi SD, Kepala SPPG di Lampung Timur Dipecat BGN

BGN memecat Kepala SPPG di Lampung Timur usai diduga terlibat kasus pencabulan terhadap siswi SD. Pelaku kini telah diamankan polisi untuk proses hukum.
Uji Kesiapan Personel, Menwa Jayakarta Gelar Apel Kesiapsiagaan Kebangsaan

Uji Kesiapan Personel, Menwa Jayakarta Gelar Apel Kesiapsiagaan Kebangsaan

Resimen Mahasiswa (Menwa) Jayakarta menggelar Apel Kesiapsiagaan Kebangsaan sebagai uji kesiapan personel Menwa se-Jakarta.
Viral! Pengemudi Mobil Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu, Polisi Buru Para Pelaku

Viral! Pengemudi Mobil Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu, Polisi Buru Para Pelaku

Viral video memperlihatkan konvoi mobil dengan melintas zig-zag di ruas Tol Becakayu, Kalimalang, yang dapat membahayakan pengemudi lain.

Trending

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Pelatih Brasil Sarankan John Herdman Panggil Gelandang Ini untuk FIFA Series 2026, Layak Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia?

Pelatih Brasil Sarankan John Herdman Panggil Gelandang Ini untuk FIFA Series 2026, Layak Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia?

Pelatih asal Brasil, Fabio Lefundes, menyarankan John Herdman sebagai juru taktik Timnas Indonesia untuk memanggil Rivaldo Pakpahan
Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Terpopuler News: Suami Dwi Sasetyaningtyas Terpukul Atas Polemik Istrinya, hingga Remaja Tewas Tertembak Polisi di Makassar

Terpopuler News: Suami Dwi Sasetyaningtyas Terpukul Atas Polemik Istrinya, hingga Remaja Tewas Tertembak Polisi di Makassar

Suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Irwantoro alumni beasiswa LPDP yang merasa sedih di tengah polemik istrinya. Remaja asal Makassar tewas karena tertembak Polisi
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Cedera Dalam Keadaan Dipinjamkan ke Persis, Bojan Hodak Prihatin dengan Nasib Febri Hariyadi

Cedera Dalam Keadaan Dipinjamkan ke Persis, Bojan Hodak Prihatin dengan Nasib Febri Hariyadi

Febri Hariyadi dipinjamkan ke Persis Solo setelah gagal bersaing di Persib Bandung. Peminjaman ini justru membuat Febri Hariyadi menyelesaikan Super League 2025-2026 lebih cepat. 
Selengkapnya

Viral