GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dituding Gunakan Anggaran Pendidikan, Kepala BGN Jawab Menohok

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menegaskan pembiayaan program makan bergizi gratis (MBG) tak mengusik anggaran pendidikan Tahun 2026.
Kamis, 5 Maret 2026 - 21:51 WIB
Dituding Gunakan Anggaran Pendidikan, Kepala BGN Jawab Menohok
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menegaskan pembiayaan program makan bergizi gratis (MBG) tak mengusik anggaran pendidikan Tahun 2026.

Dadan menegaskan biaya program MBG tahun 2026 sebesar Rp223 triliun diklasifikasikan sebagai anggaran pendidikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Justru dengan adanya MBG, dana pendidikan bertambah,” kata Dadan saat berbincang dengan Eddy Wijaya dalam podcast EdShareOn dikutip Kamis (5/3/2026).

Dadan menuturkan biaya MBG tergolong anggaran pendidikan karena target penerima manfaatnya adalah 59 juta anak sekolah. 

Dadan memastikan MBG tidak mengurangi jatah anggaran pendidikan di Kementerian Pendidikan maupun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. 

“Kalau target penerima manfaatnya ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, klasifikasinya anggaran kesehatan. Sedangkan kalau nanti lansia dan penyandang disabilitas mendapat MBG, masuknya anggaran sosial,” katanya.

Pemerintah menganggarkan program MBG tahun ini sebesar Rp335 triliun dengan rincian 67 persen atau sebesar Rp223,6 triliun dialokasikan dari anggaran pendidikan, 7 persennya dari anggaran kesehatan Rp24,7 triliun, 6 persen melalui fungsi ekonomi Rp19,7 triliun, dan dana cadangan 20 persen Rp67 triliun. 

“Dana cadangan itu jadi bagian anggaran Bendahara Umum Negara yang sewaktu-waktu bisa dicairkan atas permintaan presiden,” ungkap Dadan.

Di sisi lain, Dadan turut menanggapi gugatan di Mahkamah Konstitusi yang dinilai berpotensi mengurangi porsi anggaran pendidikan dan mengaburkan mandat Pasal 31 ayat 4 UUD 1945 berupa kewajiban negara memprioritaskan anggaran pendidikan minimal 20 persen dari APBN.

Terkait hal itu, Dadan menyebut anggaran pendidikan dasar, menengah, dan tinggi justru naik. 

Ia juga menyebut jumlah penerima manfaat Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah justru naik, begitu pun tunjangan guru dan anggaran pembangunan sekolah rusak. 

“Jadi anggaran BGN tidak diambil dari anggaran pendidikan, baik dasar, menengah, maupun tinggi,” ucap Dadan.

Tak hanya itu, Dadan juga mengklaim MBG berdampak positif bagi kegiatan belajar-mengajar. 

Dari data pihaknya terdapat tingkat kehadiran anak sekolah yang mengalami kenaikan dari 70 persen menjadi 95 persen. 

“Jadi ada peningkatan partisipasi sekolah, semangat belajarnya juga naik, dan ada rasa senang ada di sekolah karena kehadiran MBG,” kata dia.

Dadan menyebut keberadaan MBG tak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak, tapi juga dalam menggerakkan perekonomian. 

Hal ini terkait kritik anggaran MBG per porsi sebesar Rp15 ribu, yang Rp5 ribu di antaranya habis untuk operasional dan insentif.

Sebagian kalangan menganggap yang Rp5 ribu itu adalah sepertiga dari Rp15 ribu, jadi akan ada sebesar Rp111,6 triliun dari Rp335 triliun tidak tepat sasaran, yang sebenarnya bisa dioptimalkan penggunaannya jika dana MBG diserahkan langsung ke orang tua murid maupun kantin sekolah.

Menurut Dadan, justru dengan sistem yang sekarang, yakni pengelolaan oleh SPPG, bisa membantu banyak UMKM. Ia menjelaskan, MBG bisa membuka lapangan pekerjaan untuk 1,2 juta orang.

Angka penjualan kendaraan bermotor juga diklaim Dadan naik setelah MBG beroperasi begitu pun nilai tukar petani yang juga naik. 

“Jadi dari segi ekonomi ini menggerakkan seluruh unsur di masyarakat, terutama yang bergerak di bidang food and beverage,” kata dia.

Selain itu, program MBG diputuskan tetap berjalan selama Ramadan dengan skema khusus untuk menyesuaikan ibadah puasa, walau tetap dibagikan pada jam belajar di sekolah. 

Sedangkan untuk daerah yang mayoritas penduduknya tidak menjalankan ibadah puasa, pelayanan MBG berlangsung normal. 

“Kita harus tahu, banyak masyarakat kita yang bersyukur jika ada kiriman makanan (MBG). Jadi meskipun puasa ya orang tetap butuh makan,” ungkapnya.

Pelaksanaan MBG selama Ramadan pun sempat menuai kritikan sebagian penerima manfaat diantaranya menu yang diberikan tidak sesuai dengan sistem rapel tiga harian, baik secara harga maupun kualitas makanannya.

 Dadan memaparkan bahan baku untuk menu MBG sifatnya at cost, alias sesuai harga modal tanpa ditambahi keuntungan. 

Sehingga jika ada mitra yang curang atau merekayasa bukti fisik pengadaan, pasti akan ketahuan dalam proses audit.

Dadan menjelaskan, pengawasan dari BGN dan pengecekan oleh auditor cukup untuk mengawal proses MBG berlangsung transparan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena sifatnya at cost, kita punya bukti harganya. Kemarin ada kejadian SPPG-nya mark up harga, dan dia akhirnya mengembalikan uang senilai miliaran,” ujar Dadan. 

“Dari investigasi, kami akan analisis seberapa berat pelanggaran yang dilakukan. Kalau pelanggarannya krusial, operasionalnya bisa distop agak lama," pungkasnya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IHSG Dibuka Melemah di Tengah Memanasnya Konflik Iran-AS, Investor Diminta Waspada Volatilitas

IHSG Dibuka Melemah di Tengah Memanasnya Konflik Iran-AS, Investor Diminta Waspada Volatilitas

IHSG dibuka melemah ke level 7.699 di tengah memanasnya konflik Iran-AS. Investor diminta waspada volatilitas dan ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed.
Link dan Cara Daftar Mudik Gratis PAN 2026, Cek Informasi Lengkapnya

Link dan Cara Daftar Mudik Gratis PAN 2026, Cek Informasi Lengkapnya

Link dan cara daftar Mudik Gratis PAN 2026 lengkap dengan jadwal keberangkatan, syarat peserta, kuota 1.822 kursi, serta rute bus dan kereta dari Jakarta ke berbagai daerah.
Ducati Tak Terkejut Aprilia Bisa Tampil Dominan di MotoGP Thailand 2026, Ini Alasannya...

Ducati Tak Terkejut Aprilia Bisa Tampil Dominan di MotoGP Thailand 2026, Ini Alasannya...

Gigi Dall Igna akui Aprilia tampil sangat baik di balapan pembuka MotoGP 2026, akhir pekan kemarin.
Bareskrim Polri Kembali Periksa Panji Pragiwaksono Terkait Dugaan Penghinaan Suku Toraja Pekan Depan

Bareskrim Polri Kembali Periksa Panji Pragiwaksono Terkait Dugaan Penghinaan Suku Toraja Pekan Depan

Dittipidsiber Bareskrim Polri akan kembali memeriksa komika Pandji Pragiwaksono terkait konten stand up comedy yang diduga menghina suku Toraja, pekan depan.
Selebgram Pemilik Restoran di Jaksel Jadi Tersangka Usai Jadi Korban Pencurian, Polisi Bakal Cek Fakta Penyidikan

Selebgram Pemilik Restoran di Jaksel Jadi Tersangka Usai Jadi Korban Pencurian, Polisi Bakal Cek Fakta Penyidikan

Polisi buka suara terkait selebgram Nabilah O’Brien, yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri usai menjadi korban pencurian di rumah makannya.
Tinggal Hitungan Bulan Jelang Kick-off, Pemerintah Meksiko Temui FIFA Bahas Keamanan Piala Dunia 2026

Tinggal Hitungan Bulan Jelang Kick-off, Pemerintah Meksiko Temui FIFA Bahas Keamanan Piala Dunia 2026

Pemerintah Meksiko mulai memperketat persiapan keamanan menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang tinggal menghitung bulan.

Trending

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Pelatih Brasil Sarankan John Herdman Panggil Gelandang Ini untuk FIFA Series 2026, Layak Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia?

Pelatih Brasil Sarankan John Herdman Panggil Gelandang Ini untuk FIFA Series 2026, Layak Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia?

Pelatih asal Brasil, Fabio Lefundes, menyarankan John Herdman sebagai juru taktik Timnas Indonesia untuk memanggil Rivaldo Pakpahan
Terpopuler News: Suami Dwi Sasetyaningtyas Terpukul Atas Polemik Istrinya, hingga Remaja Tewas Tertembak Polisi di Makassar

Terpopuler News: Suami Dwi Sasetyaningtyas Terpukul Atas Polemik Istrinya, hingga Remaja Tewas Tertembak Polisi di Makassar

Suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Irwantoro alumni beasiswa LPDP yang merasa sedih di tengah polemik istrinya. Remaja asal Makassar tewas karena tertembak Polisi
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Cedera Dalam Keadaan Dipinjamkan ke Persis, Bojan Hodak Prihatin dengan Nasib Febri Hariyadi

Cedera Dalam Keadaan Dipinjamkan ke Persis, Bojan Hodak Prihatin dengan Nasib Febri Hariyadi

Febri Hariyadi dipinjamkan ke Persis Solo setelah gagal bersaing di Persib Bandung. Peminjaman ini justru membuat Febri Hariyadi menyelesaikan Super League 2025-2026 lebih cepat. 
Awal Mula Resbob dan Bigmo Dilaporkan Azizah Salsha, Kini Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

Awal Mula Resbob dan Bigmo Dilaporkan Azizah Salsha, Kini Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

Kronologi YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob dan Muhammad Jannah alias Bigmo ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik Azizah Salsha.
Selengkapnya

Viral