News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Tuduhan Selingkuh hingga Berujung Tersangka: Jejak Kasus Resbob dan Bigmo di Laporan Azizah Salsha

YouTuber Resbob dan Bigmo resmi jadi tersangka kasus pencemaran nama baik Azizah Salsha. Simak kronologi lengkap perkara dari laporan hingga penetapan tersangka
Jumat, 6 Maret 2026 - 12:21 WIB
YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob, Azizah Salsha, dan Bigmo
Sumber :
  • Kolase Istimewa, Instagram/@azizahsalsha_ & Tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo

Jakarta, tvOnenews.com – Perjalanan hukum YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob dan Muhammad Jannah alias Bigmo dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap selebgram Nurul Azizah Rosiade atau Azizah Salsha akhirnya memasuki babak baru. Setelah melalui serangkaian proses sejak tahun lalu, keduanya kini resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Bareskrim Polri.

Kasus ini bermula dari laporan yang dibuat oleh pihak Azizah pada Agustus 2025. Dalam laporan tersebut, Resbob dan Bigmo diduga menyebarkan tudingan yang dinilai merugikan dan mencemarkan nama baik istri pesepak bola Pratama Arhan itu melalui media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penetapan tersangka ini sekaligus menutup rangkaian panjang proses hukum yang berlangsung selama berbulan-bulan sejak laporan pertama kali dilayangkan.

Awal Kasus: Laporan Azizah Salsha ke Bareskrim

Kasus ini bermula ketika Azizah Salsha melaporkan dua akun media sosial ke Bareskrim Polri pada 12 Agustus 2025. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/387/VIII/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI.

Dua akun yang dilaporkan adalah:

  • Akun TikTok @ibaratbradpittt

  • Akun YouTube Niceguymo

Kedua akun tersebut diketahui dimiliki oleh kakak beradik Adimas Firdaus alias Resbob dan YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo.

Dalam sejumlah unggahan di media sosial, Resbob disebut menyampaikan tudingan bahwa Azizah Salsha telah berselingkuh. Bahkan dalam pernyataannya, ia juga menyinggung dugaan hubungan terlarang antara Azizah dengan mantan kekasihnya.

Pihak Azizah menilai tudingan tersebut tidak memiliki dasar dan berpotensi merusak reputasi serta nama baiknya. Karena itu, langkah hukum pun ditempuh.

Kuasa hukum Azizah, Anandya Dipo Pratama, saat itu menegaskan bahwa laporan tersebut dibuat untuk memberikan efek jera terhadap penyebaran informasi yang tidak terbukti kebenarannya di media sosial.

Ia menilai masyarakat perlu lebih bijak dalam menggunakan platform digital agar tidak menyebarkan tudingan yang dapat merugikan orang lain.

Pemeriksaan Polisi hingga Upaya Mediasi

Setelah laporan diterima, penyidik Bareskrim Polri mulai memanggil Resbob dan Bigmo untuk menjalani pemeriksaan.

Keduanya pertama kali memenuhi panggilan penyidik pada 15 September 2025. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh Azizah Salsha.

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 19 September 2025, Resbob dan Bigmo kembali mendatangi Bareskrim Polri. Namun kali ini kedatangan mereka bukan untuk pemeriksaan, melainkan mengikuti proses mediasi.

Kuasa hukum Resbob saat itu menyebut pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari penyelesaian secara damai antara kedua belah pihak.

“Mediasi, mediasi, doainlah,” ujar kuasa hukum Resbob, Nurwidiatmo, kepada wartawan saat itu.

Resbob dan Bigmo Sampaikan Permintaan Maaf

Dalam proses mediasi tersebut, Resbob dan Bigmo juga menyampaikan permintaan maaf kepada Azizah Salsha dan keluarganya.

Bigmo menyatakan penyesalan atas pernyataan yang sebelumnya disampaikan melalui media sosial. Ia juga berharap diberikan kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahan.

“Dari aku sih, aku pengen minta maaf aja ke Kak Azizah dan keluarga besarnya. Ke depannya aku akan lebih baik lagi,” ujar Bigmo usai menjalani mediasi.

Ia berharap jika diberikan kesempatan, dirinya tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan tersebut.

Senada dengan itu, Resbob juga menyampaikan permintaan maaf dan berharap pihak Azizah bersedia membuka pintu maaf.

Ia menegaskan kehadirannya dalam proses mediasi merupakan bentuk tanggung jawab sebagai warga negara yang menghormati proses hukum.

Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Meski sempat ditempuh jalur mediasi, proses hukum kasus ini tetap berlanjut. Pada Oktober 2025, laporan tersebut resmi naik ke tahap penyidikan.

Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Rizki Agung Prakoso, membenarkan bahwa penyidik telah meningkatkan status perkara tersebut.

Kenaikan status ini menandakan penyidik menemukan unsur dugaan tindak pidana dalam laporan yang diajukan oleh Azizah Salsha.

Dengan naiknya status perkara menjadi penyidikan, penyidik mulai mengumpulkan berbagai bukti serta keterangan untuk memperjelas dugaan pelanggaran yang terjadi.

Resbob dan Bigmo Resmi Jadi Tersangka

Setelah melalui proses penyidikan selama beberapa bulan, penyidik akhirnya menetapkan Resbob dan Bigmo sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Azizah Salsha.

Penetapan tersebut dikonfirmasi oleh pihak Bareskrim Polri pada awal Maret 2026.

“Sudah, di minggu ini,” kata Kombes Rizki Agung Prakoso saat dimintai konfirmasi, Kamis (5/3/2026).

Meski demikian, pihak kepolisian belum merinci jadwal pemeriksaan lanjutan terhadap keduanya sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan figur media sosial dan menyangkut penggunaan platform digital untuk menyampaikan tudingan terhadap seseorang.

Perkara tersebut juga kembali mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan informasi di media sosial agar tidak berujung pada persoalan hukum. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinju Dunia: Ryan Garcia Incar Rematch Lawan Rolly Romero Jika Gagal Hadapi Conor Benn

Tinju Dunia: Ryan Garcia Incar Rematch Lawan Rolly Romero Jika Gagal Hadapi Conor Benn

Petinju asal Amerika Serikat, Ryan Garcia, mengungkapkan keinginannya untuk menjalani pertarungan ulang melawan Rolando Romero jika negosiasi duel kontra Conor Benn tidak mencapai kesepakatan.
Hasil IBL 2026: Drama 2 Poin di Detik Akhir! Satria Muda Bungkam Bogor Hornbills

Hasil IBL 2026: Drama 2 Poin di Detik Akhir! Satria Muda Bungkam Bogor Hornbills

Pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic, mengapresiasi kerja keras timnya dalam laga yang sangat kompetitif tersebut. Ia juga menyoroti pentingnya energi dan karakter tim dalam meraih kemenangan.
Metode Baru John Herdman di Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday, Lebih Efektif dari Era Shin Tae-yong?

Metode Baru John Herdman di Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday, Lebih Efektif dari Era Shin Tae-yong?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman langsung menerapkan pendekatan yang berbeda: seleksi pemain dalam waktu singkat menjelang FIFA Matchday pada Juni 2026
Langkah Revolusioner John Herdman untuk Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday Juni Mendatang

Langkah Revolusioner John Herdman untuk Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday Juni Mendatang

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mulai menunjukkan langkah revolusioner dalam membangun kerangka skuad Garuda yang tangguh. Menjelang kalender internasiona
Debat dengan Petugas KAI usai Kecelakaan Kereta, Bapak-bapak yang Viral Beri Kesaksian Momen Jelang KA Argo Bromo Tabrak KRL

Debat dengan Petugas KAI usai Kecelakaan Kereta, Bapak-bapak yang Viral Beri Kesaksian Momen Jelang KA Argo Bromo Tabrak KRL

Bapak-bapak baju kuning mengungkap momen sebelum KRL dihantam kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek. Itu terjadi setelah video berdebat dengan petugas KAI viral.
Pecah Rekor Dunia! Desak/Asih Sumbang Emas Bersejarah untuk Indonesia di Asian Beach Games 2026

Pecah Rekor Dunia! Desak/Asih Sumbang Emas Bersejarah untuk Indonesia di Asian Beach Games 2026

Turun di cabang olahraga andalan, panjat tebing, wakil Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih, sukses mencetak sejarah dengan mempersembahkan medali emas pertama bagi Merah Putih di nomor speed women’s relay.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral