Respons Masukan dari Masyarakat, Presiden Prabowo Revisi Permen KP Nomor 7 Tahun 2024
- Istimewa
Lebih lanjut, Gus Lilur mengajak seluruh pemangku kepentingan di sektor kelautan dan perikanan untuk menyambut positif kebijakan baru tersebut.
Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk memperketat pengawasan serta memberantas praktik penyelundupan BBL yang selama ini merugikan negara.
Di sisi lain, ia mendorong para nelayan dan pengusaha perikanan untuk mulai memperkuat budidaya lobster di dalam negeri sehingga mampu memenuhi kebutuhan ekspor dalam bentuk lobster konsumsi.
“Ini momentum baik bagi seluruh stakeholder. Nelayan, pembudidaya, dan pengusaha harus meresponsnya secara cerdas. Mari kita kembangkan budidaya lobster dan mengekspor lobster ukuran 50 gram ke Vietnam,” ujarnya.
Gus Lilur menegaskan bahwa gagasan tersebut merupakan bentuk kontribusi pemikiran dari dirinya sebagai anak bangsa untuk memperkuat ekonomi maritim nasional.
“Ini bagian dari sumbangsih pemikiran saya untuk bangsa dan negara,” pungkasnya.(raa)
Load more