News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Anggota Polres Toraja Terima Setoran Rp10 Juta Tiap Minggu dari Para Bandar Narkoba: Gampang Kalau Ada Kesepakatan

Dua oknum polisi di Polres Toraja diduga menerima uang setoran Rp10 juta tiap minggu dari para bandar narkoba. Kedua oknum polisi tersebut AKP AE dan Aiptu N.
Sabtu, 7 Maret 2026 - 07:29 WIB
Suasana sidang etik atas dugaan pelanggaran anggota Polri terlibat narkoba di ruangan sidang Lantai 4 Kantor Polda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulawesi Selatan.
Sumber :
  • (ANTARA/Darwin Fatir)

Makassar, tvOnenews.com - Dua oknum polisi di Polres Toraja diduga menerima uang setoran dari para bandar narkoba.

Hal itu terungkap dalam sidang kode etik Polri terkait kasus dugaan keterlibatan dua perwira polisi Polres Toraja Utara inisial AKP AE dan Aiptu N.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam praktiknya AKP AE dan Aiptu N diduga menerima uang setoran hasil penjualan narkoba dari para bandar baik tunai maupun secara transfer.

Bahkan yang lebih mengejutkan para oknum polisi ini diduga menerima setoran tiap minggu dengan nominal Rp10 juta.

Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Zulham Effendy, (tengah) menyampaikan keterangan pers di Mapolda Sulsel, Makassar, Sulawesi Selatan.
Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Zulham Effendy, (tengah) menyampaikan keterangan pers di Mapolda Sulsel, Makassar, Sulawesi Selatan.
Sumber :
  • ANTARA/Darwin Fatir.

"Fakta persidangan anggota atas nama N mengakui semuanya. Cuman, kalau kita lihat ada memang suatu yang memang mereka dipersiapkan," kata Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Zulham Effendy, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (6/3/2026).

Sebagai ketua majelis, Zulham melihat ada sesuatu pernyataan yang terungkap dan telah dipersiapkan bila nantinya ketahuan bermain maupun menerima uang dari bandar tersebut.

"Persiapkan dalam artian, kalau suatu saat nanti ada bermasalah, atau muncul apa yang menjadi alat bukti, sudah dipersiapkan untuk dihilangkan. Kita bisa baca itu," ungkap dia.

Menurutnya, dari analisa pernyataan dan jawaban terduga pelanggar Aiptu N, sejak awal telah mempersiapkan bila nantinya ketahuan menerima uang terlarang itu dan yang bersangkutan AKP AE terus berdalih tidak pernah menerima uang.

"Kita bisa menganalisa, bahwasannya itu memang sudah disiapkan sama yang bersangkutan, salah satu dari oknum terduga pelanggar. Tapi tidak apa-apa, tidak ada masalah. Kita ada Undang-undang, di Perpol (Peraturan Polri) nomor 7 2022 banyak pasal untuk menjerat tentang bagaimana perilaku anggota," paparnya.

Terkait adanya alasan-alasan terduga pelanggar serta membantah tuduhan itu, pihaknya tidak mempersalahkan karena bersangkutan punya hak. 

Namun demikian, ada landasan hukum di Perpol nomor 7 tahun 2022 dapat dikenakan sanksi baik kenegaraan, kelembagaan, kemasyarakatan maupun kepribadian.

Mengenai barang bukti berupa uang yang diterima, kata Zulham, salah satu diantara terduga pelanggar telah mengakui dan hal itu dikuatkan berdasarkan berita acara pemeriksaan (BAP) dari penyidik.

"Barang bukti yang dimaksud itu ada uang yang dari salah satu terduga mengakui. Tapi yang terduga lain tidak mengakui. Biasalah namanya berusaha untuk melepaskan dari jerat hukum," ujarnya.

Kronologi kesepakatan setoran Rp10 juta

"Dari bandar semuanya mengakui. Mengakui ketemu pertama di Hotel Rotterdam terjadi kesepakatan. Terus diizinkan untuk mengedar di wilayahnya, sehingga gampang kalau sudah ada kesepakatan," tuturnya membeberkan.

Menurutnya, apabila tidak ada kesepakatan, lanjut Zulham, harusnya sudah ditangkap pelakunya. Tetapi selama ini tidak dilaksanakan penangkapan. 

Berarti, indikasinya ada pembiaran karena sudah ada kesepakatan antara anggota dengan bandarnya. Dan uang setoran sampai 11 kali.

"Yah kurang lebih seperti itu (11 kali setor) yang dari keterangan. Tiga keterangan saksi menyampaikan hal yang sama dengan angka Rp10 juta per minggu," ungkapnya lagi.

Kendati dalam sidang itu terungkap sejumlah fakta-fakta baru, pihaknya tidak berani berspekulasi karena harus dibuktikan dengan bukti yang ada ataupun fakta di lapangan. 

Ia juga telah memerintahkan Bidang Pengamanan Internal (Paminal) untuk menelusuri lebih dalam.

"Saya sudah perintahkan untuk jajaran Paminal mendalami lagi. Kalau memang ada indikasi seperti itu, yah kita dalami. Karena memang kita tahu bahwasannya peredaran narkoba ini cukup masif di Sulsel," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu dibuktikan dengan beberapa kali anggota yang harus berganti di posisi tertentu itu, tetapi bersangkutan tidak bisa mengungkap dikeluarkan atau dimutasi dengan yang lain," paparnya lagi.

Dari fakta persidangan terungkap aliran uang yang disetorkan, awalnya bandar inisial O menyuruh tersangka A sebagai perantara menyetorkan uang ke Kanit Aiptu N dalam bentuk amplop senilai Rp10 juta, selanjutnya menyerahkan ke Kasat AKP AE. Selain uang dalam amplop, bandar juga mentransfer uang. (ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Arema FC Vs Persik Kediri: Gol Cepat Zanadin Dibalas Penalti Careca, Drama VAR

Hasil Arema FC Vs Persik Kediri: Gol Cepat Zanadin Dibalas Penalti Careca, Drama VAR

Arema FC ditahan Persik Kediri 1-1 di pekan ketiga Super League 2026/2027. Zanadin Fariz mencetak gol cepat sebelum dibalas penalti Careca.
Pengganti Jay Idzes Sudah Ditetapkan! 2 Bek Jangkung Bakal Jadi Tembok Baru Sassuolo di Liga Italia Lawan Monza

Pengganti Jay Idzes Sudah Ditetapkan! 2 Bek Jangkung Bakal Jadi Tembok Baru Sassuolo di Liga Italia Lawan Monza

Sudah dipastikan absen, termasuk saat membela Timnas Indonesia, pengganti Jay Idzes akhirnya mulai disiapkan. Sang kapten Garuda harus menepi akibat cedera.
Waketum Golkar Minta Polemik Misbakhun Dilihat Berdasarkan Fakta

Waketum Golkar Minta Polemik Misbakhun Dilihat Berdasarkan Fakta

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham meminta publik melihat secara proporsional polemik yang mengaitkan Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dengan persoalan pemesanan pita cukai rokok
Respons Nyeleneh Dewi Gita yang Terseret Isu Masa Lalu Andre Taulany, Chat Panggilan 'Degoy' Diungkap Erin

Respons Nyeleneh Dewi Gita yang Terseret Isu Masa Lalu Andre Taulany, Chat Panggilan 'Degoy' Diungkap Erin

Penyanyi senior Dewi Gita mendadak menjadi pusat perhatian warganet setelah namanya diseret dalam rumor dugaan perselingkuhan masa lalu komedian Andre Taulany -
Peringati Hari Perhubungan Nasional, Pengamat Transportasi Ajak Masyarakat Gunakan Transportasi Umum

Peringati Hari Perhubungan Nasional, Pengamat Transportasi Ajak Masyarakat Gunakan Transportasi Umum

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyatakan bahwa peringatan Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada 17 September perlu menjadi momentum untuk mendorong efisiensi mobilitas masyarakat
Tayang Bulan Depan, Film Komedi Bapak Paling Jujur yang Dibintangi Andovi da Lopez Kisahkan Calon Gubernur yang Tak Bisa Berbohong

Tayang Bulan Depan, Film Komedi Bapak Paling Jujur yang Dibintangi Andovi da Lopez Kisahkan Calon Gubernur yang Tak Bisa Berbohong

Film komedi Bapak Paling Jujur yang bercerita tentang seorang calon gubernur yang mendadak kehilangan kemampuan untuk berbohong siap tayang secara serentak mulai 15 Oktober 2026 di bioskop Indonesia

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp langsung membuat gebrakan setelah resmi menangani Timnas Jerman. Pelatih anyar Die Mannschaft tersebut memanggil 44 pemain untuk UEFA Nations League.
Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Pengusaha kuliner di Yogyakarta mengungkap pengalaman pahitnya saat membuka usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid).
Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Sejumlah berita jadi perhatian pembaca tvOnenews.com, Rabu (16/9), mulai dari kasus wanita ditendang saat mengantre Baso A Fung hingga rekor baru Lionel Messi.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 19 September 2026: Dapat Kabar Baik hingga Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 19 September 2026: Dapat Kabar Baik hingga Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 19 September 2026: Ada yang dapat kabar baik hingga peluang tak terduga.
Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Tim Opsnal Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat meringkus seorang pria berinisial R (44) yang melakukan dugaan penganiayaan yakni menendang seorang perempuan di Mal Senayan City
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 19 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
Selengkapnya

Viral