News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP Luapkan Amarahnya Usai Dihujat Karena Konten Status WNA Anak: Sampe Sini Gak Paham Juga?

Sosok Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas, alumni penerima beasiawa LPDP kembali muncul dan melakukan klarifikasi.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:35 WIB
Dwi Sasetyaningtyas bagikan kebahagiaannya lantaran anak-anaknya resmi menjadi Warga Negara Asing
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com - Sosok Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas, alumni penerima beasiawa LPDP kembali muncul dan melakukan klarifikasi.

Namanya menjadi diperbincangkan publik belakangan ini lantaran video unggahannya di media sosial yang mengaku bangga atas status WNA sang anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksinya itu membuat netizen geram karena dianggap tidak seoantasnya penerima beasiswa negara justru melakukan hal tersebut.

Tyas dianggap tidak memiliki rasa cinta Tanah Air, apalagi statuanya sebagai alumni penerima beasisqa LPDP.

Mendapat banyak hujatan dari netizen, Dwi Sasetyaningtyas pun akhirnya angkat bicara.

"Melalui post ini, izinkan saya menjawab dan meluruskan segelintir asumsi dan fitnah yang beredar:

Aku lulus kuliah di BELANDA tahun 2017

Selama 6 tahun (2017-2023) aku menetap di Indonesia untuk memenuhi kewajiban sebagai penerima beasiswa & berkontribusi kembali untuk Indonesia -- dan masih berlangsung hingga hari ini

Pindah ke Inggris BUKAN untuk sekolah, melainkan menunaikan kewajiban sebagai Istri," kata Dwi Sasetyaningtyas dalam keterangannya.

Meskipun sebagai penerima beasiswa negara, Tyas mengaku ia memiliki hak untuk tetap memberikan kritik terhadap negara.

"Negara gak ngasih ke saya, saya bayar pajak juga. Lagian paspor WNI emang lemah karena apa ? Diplomasi pemerintah. Jadi ini kritik buat pemerintah. Sampe sini gak paham juga?" kata Tyas dalam membalas sebuah komentar.

"Penerima beasiswa dengan uang rakyat sudah SEHARUSNYA melontarkan kritik ke kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat sebagai timbal balik/kontribusi terhadap rakyat," lanjutnya.

Menurutnya apa yang diucapkannya soal status WNA anak merupakan bentuk kekecewaannya terhadap pemerintah.

"Ungkapan "cukup aku saja yang WNI, anak aku jangan" adalah bentuk kekecewaan, kemarahan, kekesalan terhadap kebijakan Pemerintah Indonesia

Saya menolak tuduhan/asumsi/fitnah yang beredar, tapi saya sadar itu semua diluar kuasa saya. Mohon maaf lahir batin, Selamat menunaikan ibadah puasa ya warga!" tutupnya.

Sebelumnya, Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan neri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.

Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas diketahui menjadi perbincangan publik karena pernyataannya soal status WNA anaknya.

"Cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan," kata Tyas.

Ia pun lantas mendapatkan cibiran dari netizen karena dianggap tidak cinta Tanah Air. Apalagi Tyas merupakan alumni penerima beasiswa LPDP.

Bahkan Mahfud MD juga ikut menanggapi pernyataan Tyas.

"Mbak Tyas saya marah pada Anda, menghina republik ini tapi saya juga paham bahwa apa yang Anda katakan itu, karena fakta yang sering mengecewakan di tempat kita ini. Tapi cintalah pada negeri ini. Anda bisa sekolah karena Indonesia merdeka, karena punya sumber daya yang bagus," kata Mahfud.

Meskipun demikian ia juga mengaku merasakan kegundahan yang sama dengan Tyas.

"Saya juga mengalami hal yang sama, kalau indonesia tidak merdeka tidak ada semaju ini kita. Tetapi kita jangan diam untuk selalu melakukan kebaikan dan melakukan perbaikan dengan tetap cinta kepada indonesia," lanjut Mahfud MD.

Setelah sedikit mereda, kini nama alumni LPDP, Dwi Sasetyaningtyas kembali memanas baru-baru ini.

Hal terdebut lantaran dirinya membalas pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal kewarganegaraan anaknya.

Padahal ia mengaku sudah setuju dengan suaminya Arya Irwantoro untuk mengembalikan uang beasiswa LPDP mereka.

Namun rupanya hal tersebut tak juga meredakan kritikan dan hujatan yang diberikan kepada Tyas dan suami.

Ia mengaku merasa terganggu dengan banyaknya fitnah yang dilontarkan oleh netizen di media sosial.

Baru-baru ini, Dwi Sasetyaningtyas meradang lantaran salah satu akun TikTok yang mengunggah pernyataan Menkeu Purbaya.

"Purbaya: uang itu dari pajak dan utang negara yang kita sisihkan, malah dipakai untuk menghina negara, iziiin," kata seorang pengguna TikTok, yang mengutip omongan Purbaya untuk menyindir Dwi Sasetyaningtyas.

Tyas pun lantas membalas konten tersebut dan mengaku sudah mencatat pengguna TikTok itu lantaran melakukan fitnah terhadapnya.

"Bagian mana gue pakai uang pajak dan menguntungkan pribadi? Kalau gak ada bukti namanya fitnah. Udah gue data orang-orang yang fitnah-fitnah ini mau nama lo gue masukin juga?" kata Dwi Sasetyaningtyas.

Atas pernyataannya itu, nama Dwi Sasetyaningtyas kembali diperbincangkan. Warganet menyebut apa yang dilakukannya adalah tindakan yang semakin memperkeruh keadaan.

Tak berselang lama, Tyas pun kembali muncul dan mengucapkan permintaan maaf atas tindakannya sebelumnya.

Tyas berharap agar polemik yang terjadi dapat segera selesai dan tidak menjadi perbincangan luas lagi.

Diketahui, nama Dwi Sasetyaningtyas menjadi sorotan setelah mengunggah video di media sosial yang menampilkan dokumen resmi dari otoritas Inggris terkait status kewarganegaraan anak keduanya sebagai  warga negara Inggris. 

“I know the world seems unfair. Tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu," ujar Dwi Sasetyaningtyas dalam video tersebut.

Pernyataan itu memancing reaksi beragam warganet. Sebagian pihak mempertanyakan etika penyampaian pesan tersebut, mengingat Dwi Sasetyaningtyas merupakan penerima beasiswa LPDP yang bersumber dari dana publik.

Di luar polemik tersebut, Dwi Sasetyaningtyas diketahui merupakan lulusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia menempuh studi magister bidang Sustainable Energy Technology di Delft University of Technology, Belanda, dengan dukungan LPDP pada 2015 dan menyelesaikannya dua tahun kemudian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama menjalani masa pengabdian di Indonesia pada 2017 hingga 2023, ia terlibat dalam sejumlah inisiatif sosial, mulai dari penanaman ribuan mangrove di wilayah pesisir, pemberdayaan ekonomi perempuan, partisipasi dalam penanganan bencana di Sumatera, hingga pembangunan sekolah di Nusa Tenggara Timur.

(nba/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sambut Oktober Bahagia! 4 Zodiak Paling Beruntung soal Keuangan di Bulan ke-10 2026 

Sambut Oktober Bahagia! 4 Zodiak Paling Beruntung soal Keuangan di Bulan ke-10 2026 

Berikut 4 zodiak yang diprediksi paling beruntung soal keuangan di bulan Oktober 2026. Ada zodiakmu?
Upaya Dorong Kesadaran Lingkungan, Waste Station Jadi Fasilitas Memilah Sampah

Upaya Dorong Kesadaran Lingkungan, Waste Station Jadi Fasilitas Memilah Sampah

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) bersama Rekosistem meluncurkan Waste Station Indofood di kawasan RDTX Place, Satrio, Jakarta.
Heboh Link Video Bilqis Selebgram Banyuwangi, Waspada Jebakan Scam dan Phishing di Balik Tautan Viral

Heboh Link Video Bilqis Selebgram Banyuwangi, Waspada Jebakan Scam dan Phishing di Balik Tautan Viral

Link video Bilqis Banyuwangi ramai dicari di media sosial. Warganet perlu waspada karena tautan viral dapat dimanfaatkan sebagai umpan scam, phishing, hingga
Klasemen Akhir Voli Asian Games 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal ke Perempat Final

Klasemen Akhir Voli Asian Games 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal ke Perempat Final

Klasemen akhir babak fase grup voli putra Asian Games 2026, di mana Timnas Voli Indonesia gagal menjadi dua tim terbaik dari Pool B sehingga gagal lolos ke babak perempat final.
3 Fakta Terkuak Soal Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut', Nama Baik Dicatut Isu Viral Hingga Pelaku Ditahan Polisi

3 Fakta Terkuak Soal Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut', Nama Baik Dicatut Isu Viral Hingga Pelaku Ditahan Polisi

Nama selebgram sekaligus kreator konten populer asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut atau Bilqis Banyuwangi, mendadak gempar di berbagai ..
Baku Tembak di Intan Jaya, Pentolan OPM Hermanus Hogajau dan Tiga Anggotanya Tewas

Baku Tembak di Intan Jaya, Pentolan OPM Hermanus Hogajau dan Tiga Anggotanya Tewas

Aparat pertahanan di bawah Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III berhasil menembak mati pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM), Hermanus Hogajau alias Pontianus Hogajau, beserta tiga bawahannya di kawasan Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral