News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemhan Ingatkan Ancaman Siber di Indonesia Sudah Terjadi, Sasar Bank hingga Infrastruktur

Kementerian Pertahanan RI (Kemhan) mengingatkan ancaman serangan siber terhadap Indonesia bukan sekadar potensi, tetapi sudah terjadi.
Minggu, 8 Maret 2026 - 13:28 WIB
Asisten Khusus Menteri Pertahanan RI Bidang Cyber Security Sylvia W. Sumarlin.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pertahanan RI (Kemhan) mengingatkan ancaman serangan siber terhadap Indonesia bukan sekadar potensi, tetapi sudah terjadi.

Serangan tersebut bahkan disebut telah menyasar berbagai sektor penting, mulai dari lembaga keuangan hingga infrastruktur layanan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asisten Khusus Menteri Pertahanan RI Bidang Cyber Security, Sylvia W. Sumarlin, mengatakan serangan siber tidak selalu terlihat seperti perang konvensional, namun dampaknya bisa mengganggu sistem vital negara.

“Keamanan siber itu tidak semata-mata hanya perang kayak perang militer, bukan,” kata Sylvia dalam acara Hari Kebudayaan Keamanan Indonesia (HKKI) 2026 di Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah serangan siber di Indonesia selama ini menyasar sektor perbankan dan institusi keuangan.

“Serangan siber itu sendiri di Indonesia kita bisa lihat terutama terhadap bank-bank, financial institution, itu sudah terjadi,” ujarnya.

Selain itu, gangguan terhadap layanan penting seperti listrik, server, hingga kebocoran data juga termasuk dalam kategori serangan siber.

“Gangguan-gangguan kecil misalnya terhadap penyelenggaraan listrik, atau penyelenggaraan server, atau penyelenggaraan data-data itu semua yang bocor segala macam, itu adalah bentuk penyerangan atau serangan siber terhadap kita,” kata Sylvia.

Meski demikian, pemerintah belum dapat memastikan apakah serangan-serangan tersebut merupakan operasi yang dilakukan oleh negara lain seperti yang kerap terjadi dalam konflik geopolitik global.

“Apakah itu berarti itu serangan state-owned enterprise, dalam arti negara terhadap kita, kita belum bisa mengatakan dampaknya seperti itu atau seperti di luar negeri,” ujarnya.

Sylvia menambahkan, perkembangan teknologi digital saat ini membuat ruang siber menjadi arena baru dalam dinamika geopolitik dunia.

Bahkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sudah mulai digunakan dalam berbagai konflik global.

“Di saat ini adalah era di mana benar-benar dunia digital itu tidak mengenal border. Dalam hal ini Indonesia pun tidak mau ketinggalan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mencontohkan penggunaan AI dalam berbagai dinamika geopolitik yang terjadi di sejumlah negara.

“Kita bisa lihat juga bahwa aplikasi AI ini sendiri dipakai bahkan untuk saat geopolitik, yang kita lihat ada perang di Iran, kemudian pada saat yang terjadi di Venezuela, itu semua menggunakan AI,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Depak Sabri Lamouchi, Tunisia Tunjuk Pelatih yang Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia untuk Sisa Laga Piala Dunia 2026

Depak Sabri Lamouchi, Tunisia Tunjuk Pelatih yang Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia untuk Sisa Laga Piala Dunia 2026

Tunisia mengambil langkah mengejutkan di fase grup Piala Dunia 2026 dengan mendepak pelatih Sabri Lamouchi usai kekalahan 5-1 atas Swedia pada laga perdana.
Apakah Gempa Palu M 6,7 Berpotensi Tsunami? BMK Beri Keterangan Detailnya

Apakah Gempa Palu M 6,7 Berpotensi Tsunami? BMK Beri Keterangan Detailnya

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menegaskan dampak dari gempa bumi magnitudo 6,7 di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) tidak berpotensi tsunami.
Wapres Gibran: Jangan Sekadar Jadi Penonton, Kita Harus Menjadi Penguasa Teknologi AI

Wapres Gibran: Jangan Sekadar Jadi Penonton, Kita Harus Menjadi Penguasa Teknologi AI

Dalam upaya menyambut visi Indonesia Emas 2045, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka mendorong seluruh elemen pendidikan, baik guru maupun pelajar, untuk aktif beradaptasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). 
Pelatih Iran Ngamuk di Piala Dunia 2026: Kami Paling Tertindas!

Pelatih Iran Ngamuk di Piala Dunia 2026: Kami Paling Tertindas!

Iran terpaksa meninggalkan Los Angeles, Amerika Serikat (AS) untuk kembali ke markas mereka di Tijuana, Meksiko, setelah pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru.
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Sejumlah Saksi Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Sejumlah Saksi Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

Sejumlah saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq dijadwalkan akan diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sorot Turunnya Harga Minyak Dunia, Golkar Minta Pemerintah Tak Sia-siakan Momentum: Harus Gerak Cepat!

Sorot Turunnya Harga Minyak Dunia, Golkar Minta Pemerintah Tak Sia-siakan Momentum: Harus Gerak Cepat!

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji menyebut turunnya harga minyak dunia harus segera disambut cepat oleh pemerintah Indonesia untuk memperbaiki fiskal.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Selengkapnya

Viral