News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Fakta Anak Kelas 6 SD Dibunuh Kakak Tirinya di Cipatat: Pelaku-Korban Terpaut Usia 16 Tahun hingga Motifnya Merasa Diperlakukan Berbeda

Inilah deretan fakta kasus nahas yang menimpa anak kelas 6 SD di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu (4/3/2026). 
Senin, 9 Maret 2026 - 10:23 WIB
ILUSTRASI - TKP
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Inilah deretan fakta kasus nahas yang menimpa anak kelas 6 SD di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu (4/3/2026). 

Terpaut usia 16 tahun, AS (12) dibunuh oleh kakak tirinya sendiri, yakni MZ (28). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inilah fakta-faktanya: 

Disclaimer: Artikel ini berpotensi memicu perasaan tidak nyaman bahkan mengganggu terutama bagi seperti penyintas trauma dan penderita stres pascatrauma (PTSD) karena mengandung deskripsi mengenai kekerasan dan penganiayaan.

Kronologi 

Kasus kekerasan terhadap anak oleh anggota keluarganya sendiri ini bermula dari ditemukannya jasad AS oleh ibu kandung keduanya, yakni SS.

Pulang dari mengajar, SS merasa curiga karena tidak ada suara korban di rumah dua lantai tersebut.

Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan SS pun mencari korban usai menyadari keanehan itu.

"Yang bersangkutan ke lantai dua kemudian melihat kamar mandi yang biasanya di situ ada ember terbuka, tapi tidak biasanya tertutup ember tersebut," ujar Niko dikutip pada Senin (9/3/2026). 

Usai ditelusuri ada ceceran darah, jasad korban pun akhirnya ditemukan di balik kasur.

"Mencari anaknya yang biasa di bawah tangga dan melihat ke kamar bagian atas. Melihat dalam posisi terbalik kasurnya, dibuka kasurnya dan didapatkan anak laki-lakinya tertutup kasur sudah tidak bernyawa dan bersimbah darah," terangnya. 

Motif Karena Dendam 

Berdasarkan keterangan yang diterimanya, kakak tiri nekat menghabisi nyawa adiknya karena didasari rasa dendam dan cemburu.

Pelaku merasa perhatian orang tua yang diberikan tidak adil.

Pelaku dan korban sempat tinggal bersama karena memiliki ibu kandung yang sama, yakni SS.

Namun, setelah SS menikah, pelaku pindah ke Cianjur. MZ pun mendatangi rumah SS untuk menawarkan rumah kosong dijadikan kontrakan.

Saat negosiasi komisi kontrakan, adiknya melontarkan kalimat yang membuat pelaku emosi.

"Kata korban, ‘Untuk apa memberikan kontrakan, nanti uangnya akan kamu ambil’. Dengan dia memendam kekesalan itu akhirnya terbersit untuk membunuh. Dia turun ke lantai bawah, memasuki rumah kosong, mengambil parang di situ kemudian melukai adik tirinya," jelasnya. 

Pembunuhan dilakukan menggunakan senjata tersebut saat SS tidak ada di rumah.

Selain dari perkataan itu, MZ juga memendam rasa cemburu karena menurutnya adiknya lebih mendapat perhatian dari sang ibu.

Ada Barang yang Hilang 

Selain dugaan pembunuhan, polisi juga menyelidiki laporan mengenai hilangnya sejumlah barang berharga milik korban pascakejadian, yakni HP. 

Namun, Niko menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap hal tersebut.

Luka Fatal Korban 

Berdasarkan hasil olah TKP, ditemukan sejumlah luka fatal akibat senjata tajam di tubuh korban. 

“Korban mengalami luka serius di antaranya luka gorok pada bagian leher, luka tusuk di punggung serta luka di pergelangan tangan,” ungkapnya. 

Saat ini jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk keperluan autopsi untuk memperkuat bukti-bukti saintifik dalam proses penyidikan.

Pelaku Ditangkap 

Tim gabungan dari Polres Cimahi dan Polsek Cipatat langsung melakukan pengejaran setelah mengantongi identitas terduga pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kurun waktu 1 kali 24 jam, MZ akhirnya berhasil diamankan. 

Alhamdulillah dalam kurun waktu 1 kali 24 jam personel kami berhasil menangkap saudara MZ. Pelaku merupakan tersangka tunggal dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif,” pungkasnya. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi 'Cosplay' Jadi Antagonis, Minta Kakek Tunanetra Ucapkan Kata Tak Pantas soal KDM, Jawabannya Mengejutkan

Dedi Mulyadi 'Cosplay' Jadi Antagonis, Minta Kakek Tunanetra Ucapkan Kata Tak Pantas soal KDM, Jawabannya Mengejutkan

Jawaban menyentuh dari seorang kake tunanetra di Sumedang yang diminta Dedi Mulyadi untuk menjelek-jelekkan Gubernur Jawa Barat dengan iming-iming uang Rp5 juta
Puluhan Orang Diamankan Terkait Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Polisi Temukan Ada Balita Diikat

Puluhan Orang Diamankan Terkait Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Polisi Temukan Ada Balita Diikat

Polresta Yogyakarta terus melakukan pendalaman terkait alasan daycare di Sorosutan tersebut melakukan kekerasan dan penelantaran terhadap anak yang dititipkan.
Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Rebut Puncak Lagi dari Manchester City, Liverpool Sodok Empat Besar

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Rebut Puncak Lagi dari Manchester City, Liverpool Sodok Empat Besar

Arsenal berhasil kembali menguasai puncak klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026. Sebelumnya, Manchester City sempat mengambil alih di pertengahan pekan.
30 Orang Diamankan dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Pengelola, Pengasuh, hingga Satpam

30 Orang Diamankan dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Pengelola, Pengasuh, hingga Satpam

Sebanyak 30 orang diamankan oleh aparat kepolisian dalam aksi penggerebekan daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta pada Jumat (24/4/2026). 
Awal Mula Kasus Little Aresha di Yogyakarta Terungkap, Sebanyak 53 Anak Diduga Alami Kekerasan Fisik

Awal Mula Kasus Little Aresha di Yogyakarta Terungkap, Sebanyak 53 Anak Diduga Alami Kekerasan Fisik

Kasus sekolah dan penitipan anak Little Aresha di Yogyakarta mendapatkan perhatian khusus pemerintah daerah setempat sampai viral di media sosial.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Kasih Pelajaran kepada NAC Breda

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Kasih Pelajaran kepada NAC Breda

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali beraksi. Salah satunya adalah Maarten Paes yang memberi pil pahit kepada NAC Breda.

Trending

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Kabar gembira bagi seluruh pecinta voli Indonesia. Bintang voli kebanggaan tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, akhirnya memberikan kepastian mengenai masa ..
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Selengkapnya

Viral