News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istri Pelaku Pembunuhan Pencuri Labu Siam di Cianjur Minta Maaf, Sebut Anaknya Kini Tak Mau Berangkat Sekolah

Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Ujang Ahmad (41) terhadap Minta (56) pelaku pencurian labu siam di Cianjur berdampak buruk pada kehidupan keluarganya.
Senin, 9 Maret 2026 - 12:00 WIB
Istri pelaku pembunuhan pencuri labu siam di Cianjur
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi

Cianjur, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Ujang Ahmad (41) terhadap Minta (56) pelaku pencurian labu siam di Cianjur berdampak buruk pada kehidupan keluarganya.

Minta tewas setelah dianiaya Ujang Ahmad karena ketahuan mengambil dua biji labu siam di kebun yang dijaganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa mengenaskan itu terjadi di Kampung Bayabang, Desa Talaga, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (28/2/2026).

Akibatnya, Ujang Ahmad kini harus mendekam di penjara. Di tengah proses hukum yang dihadapi suaminya, istri Ujang Ahmad muncul ke publik mengungkap kondisi keluarganya.

ILUSTRASI - Labu siam
ILUSTRASI - Labu siam
Sumber :
  • ANTARA

Melalui sebuah unggahan video di media sosial Instagram, perempuan itu menyampaikan permohonan maaf atas perbuatan suaminya.

Ia mengakui adanya kekerasan yang dilakukan suaminya, namun juga menegaskan bahwa tidak ada niatan untuk membunuh korban.

“Assalamualaikum Wr Wb, saya istri dari Bapak Ujang Ahmad, sebagai pelaku kejadian tersebut, saya mohon, saya minta keadilan untuk suami saya karena dia tidak berniat untuk menghilangkan nyawa seseorang,” katanya dikutip Senin (9/3/2026).

Istri Ujang Ahmad mengatakan jika dampak  viralnya kasus ini merembet ke ranah psikologis anak-anaknya.

Ia mengungkapkan, kini anak-anaknya tidak mau berangkat ke sekolah karena malu dengan pemberitaan mengenai sang ayah.

“Memang suami saya bersalah telah melakukan kekerasan, tapi dia tidak sengaja, dia tidak berniat untuk menghilangkan nyawa seseorang,” pungkasnya dalam video tersebut.

Istri Ujang Temui Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons kasus main hakim sendiri yang menewaskan Minta (56) setelah dituding mencuri dua biji labu siam di Cianjur.

Minta tewas dianiaya Ujang Ahmad (41) setelah diduga mencuri dua buah labu siam untuk buka puasa Bersama ibunya yang sudah berusia 90 tahun.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Akibatnya, Ujang Ahmad harus mendekam di penjara.

Istri dari Ujang Ahmad pun mendatangi Dedi Mulayadi alias KDM untuk meminta bantuan.

KDM Murka Istri Pembunuh Pencuri Labu di Cianjur Minta Bantuan: Kenapa Dipukulin?
KDM Murka Istri Pembunuh Pencuri Labu di Cianjur Minta Bantuan: Kenapa Dipukulin?
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi

"Pengennya minta keringanan, buat (demi) anak saya," katanya dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi, Senin (9/3/2026).

Tanpa berpikir Panjang, KDM langsung menolak permohonan istri Ujang Ahmad.

"Nanti ke hakim, melalui pengacara disampaikan ke hakim Ketika siding di pengadilan. Kalau saya mah enggak bisa ngapa-ngapain," katanya.

"Kenapa atuh cuma labu dua biji juga dipukulin," tambah Dedi.

"Saya kurang tahu soalnya kan saya dari pagi sampai zuhur kerja di kebun tetangga," jawa istri Ujang.

Korban saat itu terpaksa mengambil labu milik orang lain karena ibunya yang sudah 90 tahun lebih ingin buka puasa dengan sayur.

Padahal menurut KDM, jika diuangkan, dua labu siam yang diambil Minta seharga Rp1.000.

"Harga labu Rp1.000. Kenapa orang ambil labu dua kok dipukulin?" tanya Dedi.

Istri Ujang Ahmad mengaku jika sang suami tidak menceritakan perbuatannya tersebut.

"Suami gak ngomong ke saya, gak cerita. Kenal (sama korban). Gak ada pernah konflik," katanya.

Ia menduga Ujang terlanjur emosi karena sudah berulang kali labu yang dia tanam selalu berkurang ketika panen.

"Tiap mau panen hilang, banyak. Waktu itu juga kan sama saya dihitung, 30 lebih, pas diambil cuma 13 biji. Rp25 ribu, Rp36 ribu kalau per kilo," katanya.

Istri Ujang mengaku sudah menjenguk suaminya yang kini mendekam di penjara.

"Dia bilang pas nengok, 'mah maafin bapak bapak gak berniat kayak gini'. 'Ya udah pak gak apa-apa namanya juga udah nasib'. 'Bapak nitip anak-anak aja. Gara-gara bapak mama sama anak jadi begini'," kata istri.

Dedi Mulyadi mengatakan bahwa kasus yang dihadapi Ujang terbilang berat.

"Ya gak berniat karena nafsu. Kasusnya pembunuhan ibu," katanya.

Dia mengibaratkan, jika warga miskin mencuri mungkin masih ada jalan untuk dimaafkan dengan restorative justice.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Orang miskin nyuri itu bisa retorative justice, orang miskin ngebunuh ya gak bisa harus berproses," katanya.

"Kalau pembunuhan biasanya tinggi hukumannya. Makanya kalau yang kecil jangan gede emosi," kata Dedi Mulyadi. (muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral