News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejanggalan Kasus Ermanto Usman: Rieke Diah Pitaloka Ungkap Sosok Penyusup Ngaku Penyidik Coba Paksa Wawancara Saksi Kunci di RS

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, memberikan pernyataan keras terkait kejanggalan dalam kasus tewasnya pensiunan karyawan JICT, Ermanto Usman. 
Senin, 9 Maret 2026 - 21:40 WIB
Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, memberikan pernyataan keras terkait kejanggalan yang terjadi dalam penanganan kasus tewasnya pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman (65). 

Melalui unggahan videonya di akun Instagram pribadinya, Rieke mengungkapkan adanya insiden mencurigakan di rumah sakit tempat istri Ermanto yang merupakan saksi kunci kasus itu, dirawat dalam kondisi kritis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rieke menceritakan bahwa pihak keluarga mulai merasa tidak aman setelah adanya gangguan dari orang-orang yang mengaku sebagai penyidik.

"Tadi pagi aku dapat kabar dari anaknya Pak Ermanto bahwa selain ada pihak-pihak yang mencoba mendesak, dalam tanda kutip, minta kronologis ini-itulah terhadap kedua anaknya melalui telepon, ternyata pagi tadi di rumah sakit juga ada seseorang yang mengaku penyidik akan mewawancarai ibunya mereka, istri Pak Ermanto, yang notabene adalah saksi kunci dalam kasus ini yang sekaligus korban dan saat ini sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Bekasi," ungkap Rieke, dikutip Senin (9/3).

Kejanggalan semakin terasa ketika sosok yang mengaku aparat tersebut memaksakan diri meski kondisi pasien belum memungkinkan.

"Kok bisa mau pendalaman kasus terhadap orang yang masih dalam kondisi kritis? Benarkah ini penyidik dari Kepolisian? Aku kok nggak percaya ya? Mana bisa ngewawancara, udah ada kuasa hukum, udah ada LPSK, kemudian nggak koordinasi," lanjutnya.

Setelah melakukan kordinasi langsung dengan pihak keamanan rumah sakit, Rieke mendapati bahwa sosok tersebut diduga bukanlah anggota kepolisian resmi.

"Tuh kan bener Bestie, bukan penyidik Kepolisian itu lah. Nggak mungkin orang kayak nggak sekolah, orang lagi kritis mau diwawancara. Tapi intinya, kalau memang bukan penyidik dari Kepolisian, berarti ada pihak-pihak yang berupaya membungkam supaya terjadi sesuatu istrinya tidak bisa bersaksi, padahal istrinya adalah saksi kunci," tegas Rieke.

Dalam keterangannya, Rieke juga mengapresiasi langkah LPSK yang kini memberikan pengawalan 24 jam bagi saksi kunci. 

Ia pun meminta perhatian khusus dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Presiden Prabowo Subianto agar kasus ini diusut tuntas tanpa ada tekanan dari pihak manapun, terutama jika kasus ini berkaitan dengan pengungkapan kasus korupsi lama yang melibatkan Ermanto.

"Jangan menyerah, kita bersuara terus untuk keadilan, Justice for Pak Ermanto," ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan, polisi masih memburu pelaku perampokan sadis yang menewaskan seorang pensiunan pekerja pelabuhan di rumahnya, di kawasan Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat. 

Hingga kini, aparat juga masih berupaya mengungkap motif di balik aksi kejahatan tersebut. 

Korban diketahui bernama Ermanto Usman (65), seorang pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT). 

Ia ditemukan tewas di dalam rumahnya, sementara sang istri yang berinisial P (60) sempat dalam kondisi kritis setelah mengalami luka berat. 

Polisi menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tragis tersebut. 

Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian saat ini masih bekerja keras untuk mengungkap pelaku perampokan yang berujung maut itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami menyampaikan duka cita kepada keluarga korban, semoga pelaku segera dapat ditangkap,” tutur Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Kamis, 5 Maret 2026. 

Untuk diketahui, keluarga Ermanto Usman, korban pembunuhan tragis di Bekasi, secara resmi mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). (dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Daycare Little Aresha Terkuak: Kapolresta Yogyakarta Ungkap Fakta Awal Penyegelan, Ternyata Gegara Ini

Kasus Daycare Little Aresha Terkuak: Kapolresta Yogyakarta Ungkap Fakta Awal Penyegelan, Ternyata Gegara Ini

Para orang tua balita yang dititipkan di daycare Little Aresha mendatangi kantor kepolisian, Sabtu (25/4/2026) untuk melaporkan kasus yang dialami sang anak.
FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA membuka peluang empat pemain keturunan memperkuat Timnas Indonesia saat lawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026, mereka bisa jadi senjata baru skuad Garuda.
3.000 Peserta Padati Runity Petra untuk Rayakan HUT Ke 75 PPPK Petra

3.000 Peserta Padati Runity Petra untuk Rayakan HUT Ke 75 PPPK Petra

Panitia juga menghadirkan family bazar yang melibatkan puluhan UMKM dengan beragam produk. Tujuannya untuk mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sudah harus mencoret dua pemain penting padahal belum melakukan Garuda Calling jelang lawan Oman di FIFA Matchday Juni.
Respons Pemda DIY terhadap Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha: Anak Adalah Amanah yang Harus Dijaga

Respons Pemda DIY terhadap Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha: Anak Adalah Amanah yang Harus Dijaga

Puluhan anak balita ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di daycare, dimana tangan dan kaki mereka terikat. Kasus viral ini mendapat respons dari Pemda DIY.
Kepala BGN Akui Anggaran Video Conference Capai Rp5,7 Miliar: Menjaga Kualitas Pelaksanaan Program MBG

Kepala BGN Akui Anggaran Video Conference Capai Rp5,7 Miliar: Menjaga Kualitas Pelaksanaan Program MBG

Belakangan publik dihebohkan dengan adanya anggaran pengadaan layanan video conference senilai Rp5,7 miliar oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Trending

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Kabar gembira bagi seluruh pecinta voli Indonesia. Bintang voli kebanggaan tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, akhirnya memberikan kepastian mengenai masa ..
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Selengkapnya

Viral