GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istana Pastikan Stok Beras Aman di Tengah Gejolak Timur Tengah, Cadangan Nasional Tembus 3,7 Juta Ton

Cadangan pangan strategis Indonesia bahkan disebut berada pada level yang kuat untuk menghadapi potensi krisis global.
Rabu, 11 Maret 2026 - 13:30 WIB
Kepala Staf Kantor Staf Presiden Muhammad Qodari
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah memastikan pasokan beras nasional berada dalam kondisi sangat aman meski dunia tengah diliputi ketidakpastian akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

Cadangan pangan strategis Indonesia bahkan disebut berada pada level yang kuat untuk menghadapi potensi krisis global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Staf Kantor Staf Presiden Muhammad Qodari menyatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah stabilisasi guna menjaga pasokan dan harga beras tetap terkendali selama Ramadan.

Salah satu langkah utama dilakukan melalui program Badan Pangan Nasional lewat skema Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai daerah.

Hingga awal Maret 2026, penyaluran beras SPHP telah mencapai lebih dari 7,3 juta kilogram, dengan distribusi terbesar dilakukan melalui instansi pemerintah serta jaringan Rumah Pangan Kita (RPK).

“Per 9 Maret 2026, ini update-nya teman-teman, stok beras tercatat mencapai 3.743.780 ton atau sekitar 144 persen dari kebutuhan, sehingga komunitas beras ini adalah cadangan yang paling kuat,” kata Qodari di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).

Menurut Qodari, kebijakan penguatan ketahanan pangan yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto sejak awal memang dirancang sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi krisis, baik yang dipicu bencana maupun gejolak global.

“Artinya, pemerintah tidak menunggu krisis terjadi, tetapi sudah menyiapkan pondasi agar ketika ada gejolak internasional, termasuk konflik regional, seperti yang sekarang sedang terjadi di Timur Tengah, Indonesia memiliki ketahanan pangan yang kuat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pada 7 Januari 2026, Presiden Prabowo telah mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras. Pencapaian tersebut merujuk pada data Badan Pusat Statistik yang mencatat produksi beras nasional pada 2025 mencapai 34,69 juta ton, melampaui kebutuhan domestik sekitar 31,08 juta ton.

Produksi tersebut meningkat sekitar 13,36 persen atau setara 4 juta ton dibandingkan produksi tahun 2024 yang berada pada level 30,62 juta ton.

Pemerintah menilai lonjakan produksi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemandirian pangan nasional sekaligus mempertebal cadangan strategis negara.

Data terbaru menunjukkan total ketersediaan beras nasional pada Maret 2026 diperkirakan mencapai 27,9 juta ton. Angka tersebut terdiri dari stok Perum Bulog sekitar 3,76 juta ton yang diproyeksikan meningkat hingga 5 juta ton dalam dua bulan ke depan, cadangan masyarakat sekitar 12,5 juta ton, serta standing crop padi siap panen sebesar 11,73 juta ton.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah memperkirakan pasokan beras nasional mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 11 bulan ke depan, bahkan tanpa memperhitungkan tambahan produksi dari musim panen berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Angka tersebut bukan berarti stok akan habis setelah 11 bulan, karena produksi dan panen terus berlangsung sehingga cadangan akan terus terisi,” tegas Qodari.

Pemerintah optimistis kekuatan cadangan pangan ini akan menjadi benteng penting bagi stabilitas ekonomi nasional, terutama di tengah ketidakpastian global yang dipicu konflik dan gangguan rantai pasok internasional. (agr)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.
Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Kekalahan Timnas Indonesia U-17 atas Jepang di Lapangan A Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Selasa (12/5/2026) menutup perjuangan Kurniawan Dwi Yulianto di Piala Asia U-17. 
Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Kegagalan ke babak perempat final Piala Asia U-17 2026 ini memastikan Timnas Indonesia U-17 gagal kembali tampil di Piala Dunia U-17 untuk tiga edisi beruntun. 
Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Sebuah pondok pesantren di Tlogowungu, Kabupaten Pati, kini berada di bawah pengawasan ketat setelah munculnya dugaan skandal kekerasan seksual yang melibatkan santriwati. 
Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Selengkapnya

Viral