GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

OTT KPK di Bengkulu: Bupati Rejang Lebong Diduga Atur Proyek dan Minta Fee hingga 15 Persen

KPK menemukan indikasi pengaturan proyek sejak awal 2026. Total anggaran proyek fisik di dinas tersebut disebut mencapai Rp91,13 miliar.
Rabu, 11 Maret 2026 - 18:05 WIB
Konferensi Pers KPK terkait kasus korupsi Bupati Rejang Lebong, Rabu (11/3/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap praktik dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT), KPK menetapkan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari sebagai tersangka bersama empat orang lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Penyidikan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan pengaturan proyek di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Rejang Lebong.

“Peristiwa tertangkap tangan ini bermula dari laporan pengaduan masyarakat yang diterima KPK,” kata Asep dalam konferensi pers di Gedung KPK, Rabu (11/3/2026).

KPK kemudian menemukan indikasi pengaturan proyek sejak awal 2026. Total anggaran proyek fisik di dinas tersebut disebut mencapai Rp91,13 miliar.

Menurut KPK, pada Februari 2026 Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari (MFT), Kepala Dinas PUPRPKP Hary Eko Purnomo, serta seorang pihak swasta yang disebut sebagai orang kepercayaan bupati menggelar pertemuan di rumah dinas bupati.

Dalam pertemuan itu diduga terjadi pembahasan pengaturan kontraktor proyek sekaligus permintaan fee proyek.

“Dalam pertemuan tersebut, diduga terjadi pembahasan pengaturan atau plotting rekanan untuk pekerjaan proyek di Dinas PUPRPKP tahun anggaran 2026, termasuk pembahasan mengenai besaran fee (ijon) sekitar 10 persen–15 persen dari nilai proyek pekerjaan,” ujar Asep.

KPK juga menemukan indikasi bahwa bupati menuliskan inisial kontraktor yang akan mendapatkan paket proyek.

“Setelah pengaturan plotting, MFT kemudian menuliskan pada lembaran rekap pekerjaan fisik berupa kode huruf tertentu yang merupakan ‘inisial rekanan’ yang akan mengerjakan paket proyek di Dinas PUPRPKP Kabupaten Rejang Lebong TA 2026,” katanya.

KPK menduga permintaan fee proyek tersebut berkaitan dengan kebutuhan dana menjelang Lebaran.

Permintaan fee kemudian disepakati antara penyelenggara negara dan sejumlah kontraktor. Dari kesepakatan tersebut, KPK mencatat telah terjadi penyerahan awal uang ijon proyek dengan total sekitar Rp980 juta.

Penyerahan uang itu berasal dari tiga kontraktor dengan rincian Rp330 juta, Rp400 juta, dan Rp250 juta yang disalurkan melalui sejumlah perantara.

Kasus ini akhirnya terungkap setelah tim KPK melakukan pemantauan di Bengkulu. Pada 9 Maret 2026, penyidik menemukan proses penyerahan uang yang dibungkus plastik dalam tas hitam.

“Tim KPK mendapati adanya proses penyerahan dugaan ‘uang ijon’ yang dibungkus plastik di dalam sebuah tas berwarna hitam,” kata Asep.

Tak lama kemudian, KPK mengamankan sejumlah pihak saat sedang berbuka puasa bersama di sebuah restoran di kawasan Pantai Panjang, Bengkulu.

Secara keseluruhan, KPK mengamankan 13 orang dalam operasi tersebut.

Sembilan orang di antaranya kemudian dibawa ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut.

Dari operasi tersebut, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen, barang bukti elektronik, serta uang tunai Rp756,8 juta yang ditemukan di beberapa lokasi berbeda.

Selain itu, KPK juga menemukan dugaan penerimaan uang lain oleh bupati melalui kepala dinas PUPRPKP yang nilainya mencapai Rp775 juta.

“Dalam pemeriksaan intensif, KPK juga menemukan dugaan penerimaan lainnya oleh MFT melalui HEP dari sejumlah pihak dengan modus permintaan fee proyek kepada sejumlah rekanan yang mencapai total Rp775 juta,” ujar Asep.

KPK menilai praktik tersebut bukan kejadian tunggal dan berpotensi menjadi pintu masuk untuk mengusut dugaan korupsi lainnya di lingkungan Pemkab Rejang Lebong.

“Peristiwa tertangkap tangan ini akan menjadi pintu masuk bagi KPK untuk melakukan pengembangan adanya dugaan tindak pidana korupsi lainnya di lingkungan Pemkab Rejang Lebong,” kata Asep.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kasus ini, KPK menetapkan lima tersangka yakni Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Kepala Dinas PUPRPKP Hary Eko Purnomo, serta tiga pihak swasta.

Kelima tersangka langsung ditahan selama 20 hari pertama sejak 11 hingga 30 Maret 2026 di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pajak Melonjak 30,4 Persen, Pemerintah Sebut Ekonomi Nasional Masih Ngebut di Awal 2026

Pajak Melonjak 30,4 Persen, Pemerintah Sebut Ekonomi Nasional Masih Ngebut di Awal 2026

Kinerja penerimaan negara pada awal tahun menunjukkan sinyal kuat bahwa aktivitas ekonomi nasional masih bergerak agresif. Hingga akhir Februari 2026, pemerintah mencatat lonjakan signifikan pada penerimaan pajak yang menjadi motor utama pendapatan negara.
Jutaan Kendaraan Diperdiksi Lintas Wilayah Banten pada Arus Mudik Lebaran 2026, Pertamina Jamin Ketersediaan BBM

Jutaan Kendaraan Diperdiksi Lintas Wilayah Banten pada Arus Mudik Lebaran 2026, Pertamina Jamin Ketersediaan BBM

Serangkaian persiapan dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) dalam menghadapi masa arus mudik Lebaran 2026.
Dulu Digadang-Gadang Bela Timnas Indonesia, Kini Pemain Keturunan Ini jadi Mesin Gol di Liga Belanda

Dulu Digadang-Gadang Bela Timnas Indonesia, Kini Pemain Keturunan Ini jadi Mesin Gol di Liga Belanda

Nama Mauresmo Hinoke pernah masuk dalam radar Timnas Indonesia. Meski akhirnya gagal membela skuad Garuda karena terbentur aturan FIFA. kini tampil bersinar.
Nilai Pasar Melejit usai Dirumorkan ke PSV, Justin Hubner Tembus 11 Besar Pemain Termahal Timnas Indonesia

Nilai Pasar Melejit usai Dirumorkan ke PSV, Justin Hubner Tembus 11 Besar Pemain Termahal Timnas Indonesia

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, tengah menikmati periode terbaik dalam kariernya setelah tampil konsisten bersama Fortuna Sittard di kompetisi Eredivisie.
Respons Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dicegat Demo Mahasiswa, Sikapi soal Banjir Belum Terkendali di Bekasi

Respons Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dicegat Demo Mahasiswa, Sikapi soal Banjir Belum Terkendali di Bekasi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyikapi keresahan disampaikan massa aksi demo mahasiswa soal penanganan banjir di Kota Bekasi yang belum efektif.
Menkeu Purbaya: Ekonomi Indonesia Sedang Ngebut, Siap Hadapi Konflik Panas Timur Tengah

Menkeu Purbaya: Ekonomi Indonesia Sedang Ngebut, Siap Hadapi Konflik Panas Timur Tengah

Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, pemerintah menilai perekonomian Indonesia justru sedang berada pada fase ekspansi yang kuat.

Trending

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Ramalan Keuangan Zodiak 12 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 12 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 12 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak peluang finansial tiap zodiak hari ini.
Media Inggris Tak Habis Pikir dengan Elkan Baggott, Sudah Lama Tak Bela Timnas Indonesia tapi Bisa Masuk Skuad John Herdman

Media Inggris Tak Habis Pikir dengan Elkan Baggott, Sudah Lama Tak Bela Timnas Indonesia tapi Bisa Masuk Skuad John Herdman

Media Inggris ikut menyoroti perkembangan terbaru Timnas Indonesia, khususnya soal pemanggilan kembali Elkan Baggott ke dalam skuad Garuda jelang FIFA Series.
Jadwal Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026: Megatron Cs Siap Bawa Jakarta Pertamina Enduro ke Babak Grand Final

Jadwal Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026: Megatron Cs Siap Bawa Jakarta Pertamina Enduro ke Babak Grand Final

Jadwal Megawati Hangestri di babak final four Proliga 2026, di mana pevoli berjuluk Megatron itu siap membawa Jakarta Pertamina Enduro berjuang untuk mempertahankan gelar juara.
Masih Belum Move On dari Megatron, KOVO Tiba-tiba Beri Kode Agar Megawati Hangestri Kembali ke Korea

Masih Belum Move On dari Megatron, KOVO Tiba-tiba Beri Kode Agar Megawati Hangestri Kembali ke Korea

Meski Red Sparks saat ini sedang terpuruk, Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan media Korea setelah KOVO memberi kode kemungkinan kembalinya ke V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT