News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dicegat Demo Mahasiswa, Sikapi soal Banjir Belum Terkendali di Bekasi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyikapi keresahan disampaikan massa aksi demo mahasiswa soal penanganan banjir di Kota Bekasi yang belum efektif.
Rabu, 11 Maret 2026 - 21:09 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Bekasi, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi diadang demo sekelompok mahasiswa. Itu terjadi seusai menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi pada Selasa, 10 Maret 2026.

Sekelompok mahasiswa dari Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara) menyampaikan aspirasinya. Mereka mengkritik sekaligus mempertanyakan penanganan banjir di Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penanganan banjir oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dinilai belum memberikan solusi yang tepat. Masih banyak masyarakat terdampak banjir secara masif.

Dedi Mulyadi mempersilakan massa aksi menyampaikan aspirasinya. Ia memahami bahwa penanganan banjir di Bekasi belum optimal.

"Belum optimal. Nanti saya evaluasi ya," ujar Dedi Mulyadi dikutip, Rabu (11/3/2026).

Dedi Mulyadi Cari Problem Penyebab Banjir di Bekasi

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di hadapan massa aksi mahasiswa yang meresahkan banjir di Kota Bekasi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di hadapan massa aksi mahasiswa yang meresahkan banjir di Kota Bekasi
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

KDM sapaan akrabnya, akan mengevaluasi penyebab banjir di Kota Bekasi. Ia memahami banjir yang terjadi belakangan ini menimbulkan keresahan bagi masyarakat Bekasi.

Ia kemudian mendengar aspirasi terkait pembangunan polder di sejumlah kecamatan. Kehadiran polder diharapkan sebagai salah satu solusi menangani banjir di Kota Bekasi.

Pembangunan polder air merupakan bagian program strategis. Program ini merupakan salah satu strategi dicanangkan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sendiri membangun polder air di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Cijambe.

Namun, nyatanya polder di beberapa kecamatan tidak berfungsi secara efektif. Banyak wilayah di Bekasi masih terendam banjir, terutama yang dekat dari polder.

Wali Kota Bekasi dinilai selalu menghindar saat ingin ditemui dan diminta klarifikasi. Mahasiswa pilih menyampaikan aspirasi secara langsung kepada KDM.

Mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dan Kota Bekasi akan terus mengkaji dan evaluasi penanganan permasalahan banjir di Bekasi.

"Nanti kita evaluasi problemnya di mana saja secara teknis. Karena evaluasinya harus teknis," tegasnya.

Ia menjelaskan, proses evaluasi penanganan banjir tidak berlangsung cepat. Tentu pemerintah harus menghadirkan ahli dalam urusan perairan.

Kehadiran para ahli perairan menjadi salah satu kolaborasi dibentuk pemerintah. KDM menegaskan, penanganan banjir menjadi salah satu fokusnya.

"Nanti saya dan tim akan evaluasi problemnya di mana saja dan kita cari solusi," jelasnya.

Seorang mahasiswi langsung bertanya terkait kapan proses evaluasi dari pemerintah. Masyarakat Kota Bekasi benar-benar membutuhkan tindakan cepat dari pemerintah.

Skakmat Mahasiswi terkait Perbandingan Banjir di Bekasi Tahun 2026

Kondisi banjir di Jalan Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat (23/1).
Kondisi banjir di Jalan Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat (23/1).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

KDM pun langsung menjawab pertanyaan tersebut. Ia bahkan kembali memberikan pertanyaan soal tingkat volume banjir di Kota Bekasi antara tahun 2025 dan 2026.

Menurut mahasiswi itu, tingkat banjir di Kota Bekasi yang lebih parah terjadi pada tahun 2026. Namun KDM justru skakmat jawaban tersebut.

"Nggak, tahun kemarin," ucap KDM.

Ia kembali menegaskan, proses evaluasi tidak membutuhkan waktu sebentar. Pasalnya, pemerintah sedang mengkaji agar penanganan banjir di Bekasi efektif dan tepat.

"Evaluasi tidak bisa sekaligus nanti secara bertahap," lanjut dia.

Sebelumnya, Gubernur Jabar ini juga membahas tentang permasalahan banjir. Ia menyampaikan hal tersebut dalam rapat paripurna HUT Kota Bekasi ke-29 di Gedung DPRD Kota Bekasi, Selasa, 10 Maret 2026.

Ia mengingatkan Wali Kota Bekasi, bahwa dirinya dan Pemprov Jabar menargetkan Bekasi bebas banjir. Ia menginginkan pembangunan polder atau embung penampung air benar-benar mampu mengendalikan banjir.

Ia memuji adanya langkah penghijauan dan mengatasi bangunan liar di wilayah Bekasi. Akan tetapi, ia mengingatkan agar Pemkot Bekasi tidak cepat berpuas diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Target saya, Bekasi bebas banjir. Tidak boleh lagi beralasan itu urusan BBWS, Kementerian PU dan pusat, bukan lagi berbicara soal kewenangan terus. Sudah saja, kita bereskan dengan Jabar. Kita sinkronkan anggaran," imbau KDM.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

QRIS wondr by BNI Bisa Dipakai di China, Transaksi Lintas Negara Makin Mudah

QRIS wondr by BNI Bisa Dipakai di China, Transaksi Lintas Negara Makin Mudah

Senior Executive Vice President Network and Sales BNI Sri Indira mengatakan, pengembangan fitur ini memberikan kemudahan transaksi bagi nasabah sekaligus mendukung integrasi sistem pembayaran global.
Penampakan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Kereta Stasiun Bekasi Timur Usai Tragedi Maut 16 Orang Tewas

Penampakan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Kereta Stasiun Bekasi Timur Usai Tragedi Maut 16 Orang Tewas

PT KAI Daop 1 Jakarta memasang palang pintu sementara di perlintasan sebidang JPL 86 di Jalan Ampera, dekat Stasiun Bekasi Timur pasca insiden kecelakaan kereta
Timnas Indonesia Ketikung, Vietnam Lebih Dulu Bakal Punya Trio Samba di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Ketikung, Vietnam Lebih Dulu Bakal Punya Trio Samba di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia harus nyalakan alarm bahaya setelah Vietnam otw punya kombinasi trio Brasil. Dalam Piala AFF 2026, The Golden Star Warriors punya senjata baru.
Piala Dunia 2026: Presiden FIFA Pastikan Iran Tetap Main di Amerika Serikat Meski Dihantui Isu Politik

Piala Dunia 2026: Presiden FIFA Pastikan Iran Tetap Main di Amerika Serikat Meski Dihantui Isu Politik

Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa tim nasional Iran tetap akan menjalani pertandingan mereka pada ajang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Di Hadapan Prabowo, Ribuan Buruh Baca Lima Poin Ikrar Buruh

Di Hadapan Prabowo, Ribuan Buruh Baca Lima Poin Ikrar Buruh

Suasana yang penuh khidmat itu menambah rasa percaya diri para buruh untuk kembali melanjutkan pembacaan ikrar tersebut agar didengar oleh Prabowo.
Ternyata Sopir Taksi Green SM Baru 2 Hari Kerja, Kini Sebabkan Kecelakan Maut KRL vs KA Argo Bromo, Polisi: Baru Tahu Cara Pakai Mobil Listrik

Ternyata Sopir Taksi Green SM Baru 2 Hari Kerja, Kini Sebabkan Kecelakan Maut KRL vs KA Argo Bromo, Polisi: Baru Tahu Cara Pakai Mobil Listrik

Budi Hermanto juga melakukan pemeriksaan terhadap manajemen taksi Green SM untuk mengetahui sistem rekrutmen terhadap calon sopir.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
AC Milan Ketiban Untung, 1 Pemain Tak Terpakainya Jadi Rebutan Klub Inggris dan Bakal Bawa Cuan di Bursa Transfer Nanti

AC Milan Ketiban Untung, 1 Pemain Tak Terpakainya Jadi Rebutan Klub Inggris dan Bakal Bawa Cuan di Bursa Transfer Nanti

AC Milan menghadapi potensi perubahan signifikan di bursa transfer musim panas mendatang. Salah satu sorotan utama tertuju pada masa depan Youssouf Fofana.
Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Umroh Suleha (50) menceritakan kejadian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrakan dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, beberapa hari lalu.
Ayah Ahmad Dhani Sudah Bilang Kalau Ia Tak Suka dengan Mulan Jameela dan Lebih Sayang Maia Estianty: Tingkahnya Saya Gak Suka

Ayah Ahmad Dhani Sudah Bilang Kalau Ia Tak Suka dengan Mulan Jameela dan Lebih Sayang Maia Estianty: Tingkahnya Saya Gak Suka

Dalam sebuah wawancara, ayah Ahmad Dhani pernah menuturkan bahwa dirinya lebih menyukai dan menyayangi eks menantunya, Maia Estianty, daripada Mulan Jameela.
Selengkapnya

Viral