Profil SMK IDN Boarding School Bogor yang Izinnya Dicabut oleh Dedi Mulyadi, Berawal dari Drop Out Siswa
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Profil SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
SMK IDN Bogor tengah menjadi sorotan publik, usai izin pendiriannya dicabut oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulaydi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM).
Kasus ini ternyata berawal dari orang tua siswa yang melayangkan somasi kepada pihak sekolah, karena diduga tak terima anaknya disanksi drop out (DO) dari sekolah.
Salah satu alasan pihak sekolah mengeluarkan siswa tersebut, karena dididuga siswa bersangkutan merokok dan menonton video porno di sekolah.
Sebelumnya, kuasa hukum keluarga siswa, Yogi Pajar Suprayogi, mengatakan ketika pihaknya melayangkan somasi tersebut, terungkap jika sekolah tersebut belum memiliki izin operasional, sehingga keputusan mengeluarkan siswa menjadi tidak sah.
"Karena saat kami melayangkan somasi anak klien kami dikeluarkan itu, kami menemukan sekolah IDN tidak berizin, karena IDN ada di Jonggol, Sentul, Pamijahan, Solo, Malang, mana izinnya, yang kami persalahkan, yang pamijahan, sekolah anak ini," ungkap Yogi Pajar, Jumat 21 November 2025 lalu.
Bahkan, Yogi membantah bahwa anak kliennya dikeluarkan pihak sekolah lantaran merokok dan menonton video porno.Â
"Kami menolak semua tuduhan-tuduhan yang dilayangkan pada anak klien kami. Terkait rokok, saya minta buktikan itu hanya foto anak klien kami sedang difoto dengan shisa (rokok timur tengah), ya namanya anak SMA biasa di dalam ini keluar ke sana kemari, foto gaya-gayaan itu di handphone, itu bisa dibuktikan tidak, anaknya saja tidak mengaku," jelasnya.
KDM Cabut Izin Sekolah
Sebelumnya, Gubernur Jabar KDM, membatalkan izin pendirian sekolah SMK IDN Boarding School Bogor tersebut.
Keputusan pembatalan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jabar Nomor 188/Kep.17-DPMPTSP/2026 yang diterbitkan pada 19 Januari 2026.
Dengan keluarnya keputusan tersebut, izin lama yang tercantum dalam SK Nomor 6/011060A/DPMPTSP/2023 resmi dinyatakan tidak berlaku yang sebelumnya dikantongi oleh pihak yayasan sejak tahun 2023.
Profil SMK IDN Boarding School Bogor
SMK IDN Boarding School berada di bawah naungan Yayasan Islamic Development Network yang dibina oleh Dedi Gunawan.
Sekolah ini dikenal memiliki fokus pendidikan pada bidang teknologi informasi (IT) yang dirancang mengikuti kebutuhan industri digital global, berbasis Islam.
Para siswa, khususnya di jenjang SMK, dipersiapkan untuk memiliki kemampuan teknis serta sertifikasi profesional di bidang teknologi.
Program pendidikan di sekolah tersebut juga disebut didukung oleh jaringan industri seperti ID-Network dan Imastudio, yang memiliki klien dari berbagai negara di Asia, Eropa, Afrika, hingga Timur Tengah.
Selain pendidikan teknologi, sekolah ini juga mengintegrasikan kurikulum diniyah yang menekankan pemahaman Al-Qur’an dan Sunnah, dengan tujuan membentuk karakter religius para siswa.Â
Hal ini selaras dengan tagline SMK IDN Boarding School Bogor, "Sekolahnya Jagoan IT, Pinter Ngaji".
SMK IDN Boarding School memiliki tiga penjurusan di dalamnya, yakni jurusan desainer, jurusan programmer, dan jurusan engineer.Â
Siswa full praktek di sekolah, sebagai persiapan agar dapat langsung diterjunkan di lapangan.
Sekolah ini juga memiliki tenaga pengajar profesiona dengan latar belakang pendidikan ternama luar negeri, seperti lulusan CCIE Fakultas Teknik Informatika Universitas Indonesia (UI), STDI Imam Syafii Jember, hingga Florida USA. (muu)
Load more