News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Izin SMK IDN Dicabut, Orang Tua Ungkap Dampak Berat bagi 500 Siswa: “Anak-Anak Kami Tertekan dan Masa Depannya Tak Jelas”

Orang tua siswa mengungkap dampak pencabutan izin SMK IDN terhadap lebih dari 500 siswa, mulai dari tekanan psikologis hingga terganggunya proses belajar.
Jumat, 13 Maret 2026 - 15:00 WIB
Izin SMK IDN Dicabut, Orang Tua Ungkap Dampak Berat bagi 500 Siswa: “Anak-Anak Kami Tertekan dan Masa Depannya Tak Jelas”
Sumber :
  • Istimewa

Komite orang tua menyebut konsentrasi guru dalam menjalankan proses pendidikan ikut menurun karena ketidakpastian yang melingkupi sekolah.

Bahkan dalam beberapa kasus, terdapat tenaga pendidik yang memilih mengundurkan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan tersebut diduga dipengaruhi oleh ketidakjelasan mengenai masa depan sekolah dan kelangsungan pekerjaan mereka.

Jika kondisi ini terus berlanjut, para orang tua khawatir kualitas pembelajaran yang diterima siswa juga akan semakin terganggu.

Kekhawatiran Besar di Kalangan Orang Tua

Situasi ini juga memicu keresahan di kalangan orang tua siswa.

Banyak dari mereka merasa khawatir terhadap kelanjutan pendidikan anak-anak mereka, terutama bagi siswa yang sudah berada di tahap akhir pendidikan.

Orang tua menilai keputusan yang berdampak pada penutupan sekolah tidak hanya menyangkut persoalan administratif, tetapi juga menyangkut masa depan ratusan siswa yang sedang menempuh pendidikan.

Selain itu, pencabutan izin operasional sekolah juga berpotensi menimbulkan dampak sosial yang lebih luas, termasuk kemungkinan pemutusan hubungan kerja bagi tenaga pendidik dan staf sekolah.

Hal ini tentu akan memengaruhi ekosistem pendidikan yang selama ini telah berjalan di lingkungan sekolah tersebut.

Orang Tua Harap Pemerintah Pertimbangkan Nasib Siswa

Dalam pernyataannya, para orang tua siswa berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dapat mempertimbangkan kondisi lebih dari 500 siswa yang terdampak langsung oleh keputusan tersebut.

Mereka menyampaikan bahwa SMK IDN selama ini telah menjadi tempat bagi anak-anak mereka untuk belajar, berkembang, serta meraih berbagai prestasi.

Sekolah tersebut juga disebut memiliki rekam jejak prestasi di tingkat lokal, nasional, hingga internasional, serta telah memperoleh akreditasi yang baik.

Karena itu, para orang tua sangat menyayangkan apabila sekolah yang dinilai telah memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan harus berhenti beroperasi.

Harapan agar Hak Pendidikan Tetap Dilindungi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para orang tua menegaskan bahwa yang mereka perjuangkan bukan sekadar keberadaan sebuah institusi pendidikan, tetapi juga hak anak-anak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Mereka mengingatkan bahwa hak pendidikan telah dijamin oleh konstitusi, sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 Pasal 31.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lembur Pakuan KDM Bawa Berkah, Sopir Angkot Ngaku Untung Ratusan Ribu, Dedi Mulyadi: Alhamdulillah

Lembur Pakuan KDM Bawa Berkah, Sopir Angkot Ngaku Untung Ratusan Ribu, Dedi Mulyadi: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi kaget mengetahui bahwa Lembur Pakuan ternyata bisa membuat sopir angkot untung ratusan ribu. Kok bisa? Inilah momen unik Dedi Mulyadi naik angkot.
Ibu Rumah Tangga di Pati Jadi Korban Perampasan Mobil di Halaman GOR, Empat Pelaku Diringkus Polisi

Ibu Rumah Tangga di Pati Jadi Korban Perampasan Mobil di Halaman GOR, Empat Pelaku Diringkus Polisi

Seorang ibu rumah tangga berinisial S (30) menjadi korban perampasan mobil saat berada di halaman Gedung Olahraga (GOR) Pesantenan, Desa Puri, Senin (27/4/2026) siang.
Niat Menolong Berujung Petaka, Pemuda di Salatiga Terjatuh ke Jurang saat Hendak Menyelamatkan Warga

Niat Menolong Berujung Petaka, Pemuda di Salatiga Terjatuh ke Jurang saat Hendak Menyelamatkan Warga

Seorang pemuda justru menjadi korban setelah berniat menolong warga yang lebih dulu terjatuh ke dasar jurang di kawasan Kembang Arum, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Rabu (29/4/2026) petang.
Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Jadwal Super League 2025-2026 Malam Ini: Misi Wajib Menang Persib Bandung demi Gelar Juara

Jadwal Super League 2025-2026 Malam Ini: Misi Wajib Menang Persib Bandung demi Gelar Juara

Persib Bandung wajib meraih kemenangan pada laga lanjutan Super League 2025-2026, Kamis (30/4/2026) malam ini WIB. Mereka akan bertandang ke markas Bhayangkara FC.
Kejurnas Akuatik 2026 Cetak Sejarah, Tiga Rekor Nasional Pecah di Hari Kedua

Kejurnas Akuatik 2026 Cetak Sejarah, Tiga Rekor Nasional Pecah di Hari Kedua

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2026 mencatatkan sejarah usai tiga rekor nasional (rekornas) resmi terpecahkan di hari kedua, Rabu (29/4/2026).

Trending

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Selengkapnya

Viral