News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SPBU di Kebalen Babelan Diduga Dirampok Hingga Karyawan Diikat, Uang Rp130 Juta dalam Brankas Raib

Polisi mengungkap fakta baru dibalik aksi diduga perampokan hingga karyawan diikat di SPBU Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (10/3/2026).
Jumat, 13 Maret 2026 - 14:32 WIB
Polisi melakukan olah TKP di lokasi perampokan SPBU Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru di balik aksi diduga perampokan hingga karyawan diikat di SPBU Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (10/3/2026).

Kapolsek Babelan, Kompol Wito mengatakan, terduga pelaku diduga berhasil mengambil uang sebanyak Rp130 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya yang berhasil dicuri brankas ya, uang. Tapi kalau dari keterangan kurang lebih Rp130-an (juta) lah. Tapi kan saya belum tahu auditnya ya. Pastinya, detailnya auditnya, kepastiannya belum tahu,” kata Wito, kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

Lebih lanjut, Wito menerangkan kronologi pencurian ini terjadi saat para karyawan tengah tidur. Kemudian terduga pelaku masuk lewat pagar belakang SPBU.

“Kalau dari hasil cek TKP dan olah TKP itu kan lewat pagar belakang, SPBU ini tidak beroperasi ya, tutup nggak 24 jam. Kemudian kan ada karyawan yang tidur di situ, lewat belakang,” ucap Wito.

Kemudian terduga pelaku kepergok oleh para karyawan tersebut. Setelahnya, korban ditutupi oleh kain dan diduga pelaku membawa senjata tajam hingga korban ada yang mengalami luka.

“Kemudian datanglah pelaku, dari keterangan dari saksi kurang lebih empat orang lah ya. Ya udah disuruh jangan bergerak. Udah, karena kaget kan namanya tidur kan, ada yang melawan gitu. Kemudian ditutupi kain (sama pelaku) biar nggak kelihatan matanya, sambil ditungguin ada yang ngiket. Bawa golok atau pisau belum tau, ada luka dikit di tangannya,” jelas Wito.

Sementara itu Wito menegaskan, saat ini pihaknya masih memburu terduga pelaku.

“Mudah-mudahan pelakunya cepet terungkap dan ketangkep ya,” ucap Wito.

Untuk diketahui, Peristiwa ini diunggah dalam akun Instagram @utaranews, dengan keterangan “Perampokan sadis di SPBU Kebalen Babelan, 5 Karyawan Diikat dan Dipukul, Brankas Dibobol”.

Terlihat dalam video, sejumlah anggota kepolisian tengah melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu juga tampak ilustrasi yang menggambarkan terduga pelaku memegang senjata tajam yang diarahkan ke para karyawan, yang tengah duduk dalam kondisi diikat dan dilakban.

Adapun korban dalam peristiwa ini diantaranya M (62) mengalami luka pada kakinya usai melakukan perlawanan terhadap pelaku. Kemudian korban lainnya yaitu B (49) ditendang dan dipukul, korban A (24), M (44), dan H (53) diikat dan ditutup kepalanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Semprot Pengusaha, Soroti Kekayaan Indonesia yang Tak Kembali ke Rakyat

Prabowo Semprot Pengusaha, Soroti Kekayaan Indonesia yang Tak Kembali ke Rakyat

Prabowo menyoroti kondisi di mana petani, nelayan, dan buruh belum menikmati kesejahteraan yang layak seperi pengusaha meski Indonesia kaya sumber daya alam.
Dari Panggung Kecantikan ke Jerat Hukum Gegara Jadi Dokter Kecantikan Gadungan, Siapa Sebenarnya Jeni Rahmadial Fitri?

Dari Panggung Kecantikan ke Jerat Hukum Gegara Jadi Dokter Kecantikan Gadungan, Siapa Sebenarnya Jeni Rahmadial Fitri?

Sosok Jeni Rahmadial Fitri jadi sorotan usai terseret kasus medis ilegal. Berikut profil lengkap Jeni Rahmadial Fitri dan perjalanan kariernya.
Prabowo Klaim Banyak Negara Pengin Belajar Program MBG: Kita Jangan Jadi Bangsa Rendah Diri

Prabowo Klaim Banyak Negara Pengin Belajar Program MBG: Kita Jangan Jadi Bangsa Rendah Diri

Prabowo menilai pola pikir yang selalu menganggap bangsa asing lebih unggul harus diubah, karena Indonesia telah menunjukkan capaian konkret melalui program sosial berskala besar.
Terpopuler News: Klarifikasi Taksi Green SM Usai Disebut Pemicu Tragedi Maut KA Argo Bromo-KRL, hingga Reaksi Ignasius Jonan

Terpopuler News: Klarifikasi Taksi Green SM Usai Disebut Pemicu Tragedi Maut KA Argo Bromo-KRL, hingga Reaksi Ignasius Jonan

Klarifikasi taksi Green SM setelah diduga menyebabkan tragedi maut KA Argo Bromo Anggrek-KRL. Reaksi mantan direktur utama PT KAI Ignasius Jonan soal insiden
Cerita Dedi Mulyadi Rayu Susi Pudjiastuti Jadi Petinggi Bank BJB: Ratu Laut Kidul Takluk Sama Prabu Siliwangi

Cerita Dedi Mulyadi Rayu Susi Pudjiastuti Jadi Petinggi Bank BJB: Ratu Laut Kidul Takluk Sama Prabu Siliwangi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbagi momen merayu eks Menteri KKP atau Founder Susi Air, Susi Pudjiastuti jabat Komisaris Utama Independen Bank BJB.
Meski Gagal Tembus 10 Besar saat Tes MotoGP Jerez 2026, Jorge martin Tetap Puas dengan Upgrade Aprilia

Meski Gagal Tembus 10 Besar saat Tes MotoGP Jerez 2026, Jorge martin Tetap Puas dengan Upgrade Aprilia

Rider milik Aprilia Racing, Jorge Martin, tetap tersenyum usai tes di Sirkuit Jerez meski hanya menempati urutan ke-11 catatan waktu.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Selengkapnya

Viral