News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Tua Siswa Heran Masalah PBG Jadi Penyebab Gubernur KDM Cabut Izin SMK IDN Bogor: Kenapa Bisa Terbit?

Kurangnya persyaratan dokumen PBG saat pendirian SMK IDN Bogor jadi alasan penerbitan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) tentang pencabutan izin operasional.
Jumat, 13 Maret 2026 - 23:07 WIB
SMK IDN Boarding School Bogor
Sumber :
  • Dokumentasi SMK IDN Bogor

Jakarta, tvOnenews.com - Komite Korkas kelas XII SMK IDN Bogor, Sri Malahayati menyoroti penyebab Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM) mengeluarkan SK pencabutan izin operasional sekolah.

Keputusan SK Gubernur Jawa Barat dengan nomor 188/Kep.17-DPMPTSP/2026 diterbitkan pada 19 Januari 2026 dikabarkan secara mendadak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia melihat ada kejanggalan saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar menerbitkan SK. Hal ini berkaitan dengan proses pendirian SMK IDN Boarding School di Jonggol, Kabupaten Bogor.

"Ada banyak pertanyaan dari kami sebagai orang tua apa yang dikeluarkan dari SK Gubernur pada 19 Januari 2026. Ada banyak rasanya hal-hal yang belum selesai," ujar Sri kepada tvOnenews.com melalui saluran telepon, Jumat (13/3/2026).

Soroti Dokumen PBG Jadi Penyebab KDM Cabut Izin SMK IDN Bogor

SMK IDN Bogor.
SMK IDN Bogor.
Sumber :
  • Istimewa

Ia menyikapi penjelasan dari Pemprov Jabar. Dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) saat pendirian sekolah menjadi sengketa legalitas dalam permasalahan hukum ini.

Dokumen PBG SMK IDN dinilai palsu. Bahkan belum terdaftar sehingga memicu peninjauan ulang terhadap izin pendirian sekolah.

Sri mempertanyakan proses pendirian pada 2023. Ia menyinggung saat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meloloskan penerbitan pendirian sekolah apabila adanya kekurangan persyaratan.

Sekolah sudah berusaha mengejar akreditasi. Ia tentu bertanya terkait verifikasi dan pengawasan dari pemerintah jika ada persyaratan legalitas yang cacat hukum.

"Di tahun 2023 kalau memang ada ketidaklengkapan, lalu kenapa bisa terbit?," tanya dia.

Ia selaku orang tua siswa tentu tidak berhak berbicara bagian ini. Namun ketidaklengkapan dokumen pendirian sekolah bisa mengancam nasib pendidikan para siswa.

"Koridornya sebenarnya kesalahan kolektif antara pihak sekolah dengan pemerintah. Tapi sekarang yang menjadi konsentrasi kami para orang tua, kenapa anak-anak kami yang menjadi korban?," bebernya.

Masa Depan Pendidikan Siswa Tergantung

Ia menjelaskan awal mula para wali murid mendengar kabar penerbitan SK pencabutan izin operasional dari KDM. Pemerintah baru mengabarkan pihak sekolah pada 4 Maret 2026.

Pihak SMK IDN langsung mengumpulkan dan sosialisasi kepada para wali murid, terutama orang tua siswa kelas XII pada 6 Maret 2026.

Ia tentu sangat kaget mendengar keputusan tersebut. Pasalnya selama ini proses pendidikan berjalan dengan lancar.

Ia menyayangkan keputusan pencabutan izin dikabarkan secara tiba-tiba. Hal ini dapat menimbulkan kekhawatiran keberlanjutan pendidikan para siswa.

Di SMK IDN Bogor, jumlah siswa tercatat dalam data Disdik Jabar sebanyak lebih dari 500 siswa. Hal itu terdiri dari 181 siswa kelas X, 200 siswa kelas XI, serta 176 siswa kelas XII.

Keputusan itu membuat para orang tua terus bersuara. Mereka berhak melontarkan kritik terhadap kebijakan dari pemerintah karena menyangkut hak pendidikan para siswa SMK IDN Bogor.

"Dalam situasi ini terus terang sebagai orang tua, kita berperan sebagai mitra yang kritis buat pemerintah," tegasnya.

Bukan tanpa alasan, ia menyoroti nasib siswa kelas XII. Mereka sebentar lagi akan menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada akhir Maret 2026.

Keputusan ini dinilai mepet. Sri dan para orang tua tentu mengkhawatirkan nasib para siswa yang potensi terancam tidak mendapat ijazah kelulusan.

Kebijakan tersebut juga tidak berdampak pada administratif, tetapi dapat menimbulkan tekanan psikologis. Sebab, ratusan siswa yang berprestasi memikirkan masa depannya.

Ia menambahkan, para siswa menginginkan lulus dan mendapat ijazah di SMK IDN. Hal ini mengingat portofolio sekolah tersebut berjalan dengan baik tanpa kendala apa pun.

"Bagaimana itu proses keberlanjutan pendidikan mereka? Jadi, saya merasa di sisi ini negara tidak hadir untuk memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak kami ke tingkat berikutnya," bebernya.

Menyikapi keputusan itu, sejumlah orang tua siswa menggeruduk Bale Pananggeuhan di Gedung Sate, Bandung, Selasa (10/3/2026).

Setelah itu, orang tua siswa juga mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Kamis (12/3/2026).

Dari upaya tersebut, Sri mewakili orang tua siswa mengapresiasi beberapa pihak untuk menindaklanjuti polemik ini.

Sementara, Kepala Disdik Jabar Purwanto menyikapi kegaduhan tersebut. Ia menyampaikan izin operasional sekolah yang dibatalkan tidak berarti memberhentikan proses kegiatan belajar mengajar di SMK IDN.

Ia menambahkan, pemerintah berusaha menunjukkan komitmennya. Melalui Pemprov Jabar, pemerintah siap melindungi hak pendidikan lebih dari 500 siswa.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen memastikan seluruh peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang baik, aman, serta memiliki kepastian hukum yang jelas," ungkap Purwanto dalam konferensi pers di kantor DPMPTSP Jabar, Kota Bandung, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, sebelum adanya keputusan itu, Pemprov Jabar sudah berkomunikasi dan berdialog dengan pihak SMK IDN pada 21 Januari 2026. Tujuannya untuk menindaklanjuti keberlangsungan pendidikan seluruh siswa.

Kepala DPMPTSP Jabar, Dedi Taufik ikut menjelaskan terkait penyebab pembatalan izin operasional SMK IDN. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat aspek dasar legalitas perizinan yang kurang.

Ia menyampaikan bahwa, kekurangan persyaratan dalam proses penerbitan izin pendirian sekolah terletak pada dokumen PBG.

"Pihak penyelenggara sekolah diminta untuk melengkapi kembali proses perizinan secara menyeluruh sesuai tahapan yang berlaku. Mulai dari kesesuaian tata ruang, penerbitan PBG hingga Sertifikat Laik Fungsi (SLF)," ucap Dedi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak Pemprov Jabar berjanji pengurusan proses perbaikan perizinan dilakukan secepatnya. Saat ini pemerintah terus mengawal upaya dari pihak sekolah untuk memenuhi proses administrasi dalam melengkapi dasar hukum yang kuat.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gelontorkan Rp116 Triliun, Prabowo Start 13 PSN dari Sumatera-Papua: Tak Ada Lagi Proyek Mangkrak

Gelontorkan Rp116 Triliun, Prabowo Start 13 PSN dari Sumatera-Papua: Tak Ada Lagi Proyek Mangkrak

Sebanyak 13 proyek strategis nasional (PSN) yang mencakup sektor strategis, mulai dari energi, mineral logam, hingga pertanian mulai kembali dikebut Prabowo.
Sebelum Bersinar di V-League dan Proliga, Megawati Hangestri Ternyata Ditemukan Bakatnya oleh Sosok Ini di Kampung

Sebelum Bersinar di V-League dan Proliga, Megawati Hangestri Ternyata Ditemukan Bakatnya oleh Sosok Ini di Kampung

Jauh sebelum dikenal di V-League, perjalanan Megawati Hangestri ternyata bermula dari sebuah lapangan sederhana di kampung. Di sanalah, seorang pelatih lokal.
Rupiah Tertekan ke Rp17.275 per Dolar AS, Gejolak Global dan Minyak Dorong Pelemahan

Rupiah Tertekan ke Rp17.275 per Dolar AS, Gejolak Global dan Minyak Dorong Pelemahan

Rupiah melemah ke Rp17.275 per dolar AS. Tekanan geopolitik dan kenaikan harga minyak picu pelemahan rupiah di tengah ketidakpastian global.
Lagi-lagi Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan, Kerahkan Supir Angkot agar Jalanan Kota Bandung Bersih dan Bebas Macet

Lagi-lagi Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan, Kerahkan Supir Angkot agar Jalanan Kota Bandung Bersih dan Bebas Macet

Dedi Mulyadi membuat gebrakan baru membuat jalanan Kota Bandung bersih dan bebas macet dengan merekrut supir angkot. KDM mengajak supir angkot jujuran Lembang
Prabowo Pasang Deadline 2029, Targetkan Indonesia Swasembada Energi dari Sawit hingga Nikel

Prabowo Pasang Deadline 2029, Targetkan Indonesia Swasembada Energi dari Sawit hingga Nikel

Persiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah mendorong hilirisasi sumber daya alam sebagai kunci utama menuju kemandirian energi, termasuk melalui kelapa sawit.
Korban Selamat Kecelakaan Kereta Terpaksa Berhenti Kerja, Dedi Mulyadi Punya Kebijakan Khusus

Korban Selamat Kecelakaan Kereta Terpaksa Berhenti Kerja, Dedi Mulyadi Punya Kebijakan Khusus

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM mengaku telah memiliki kebijakan khusus bagi korban selamat kecelakaan kereta KA Argo Bromo Angger dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Selengkapnya

Viral