Reaksi Tegas Wali Murid SMK IDN Bogor usai Pemprov Jabar Jamin Hukum Pendidikan Siswa: Semoga Bisa Dipegang
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Wali murid SMK IDN Boarding School di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor terus bersuara menyikapi keputusan Pemprov Jawa Barat (Jabar) mencabut izin operasional sekolah.
Pencabutan izin SMK IDN Bogor mengacu pada penerbitan SK dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dengan Nomor 188/Kep.17-DPMPTSP/2026 pada 19 Januari 2026.
SK dari KDM membuat para wali murid terkhusus orang tua kelas XII SMK IDN Bogor resah. Namun Pemprov Jabar memastikan kebijakan itu tidak mengganggu hak pendidikan dan proses belajar mengajar.
Komite perwakilan orang tua siswa kelas XII SMK IDN Bogor, Sri Malhayati menyikapi langkah dari pemerintah. Ia tentu mendukung upaya penjaminan hak pendidikan terhadap seluruh siswa.
"Mudah-mudahan semua pihak bisa punya itikad baik, berkomitmen, serta menjalankan itu semua secara integritas," ujar Sri kepada tvOnenews.com, Sabtu (14/3/2026).
Percaya Pemprov Jabar Penuhi Hak Pendidikan Siswa SMK IDN Bogor
- idn.sch.id
Ia mewakili orang tua siswa kelas XII terus mengawal langkah tersebut. Menurutnya, hal itu sebagai jalan terbaik untuk masa depan pendidikan lebih dari 500 siswa SMK IDN.
Ia meyakini Pemprov Jabar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar mempunyai komitmen kuat dalam menyelesaikan polemik ini. Sebab sekitar 176 siswa kelas XII sebentar lagi akan lulus.
Ia tidak menginginkan polemik ini menghambat proses kelulusan siswa. Keputusan tersebut pasalnya dikabarkan secara mendadak sehingga mendekati jadwal UTBK.
Langkah tersebut juga diharapkan sebagai penjaminan pendidikan siswa tingkat lainnya. Di SMK IDN Bogor, 181 siswa kelas X dan 200 siswa kelas XI telah tercatat dalam data Disdik Jabar.
"Kalau dari pihak provinsi berjanji dan berkomitmen melindungi hak-hak pendidikan, mudah-mudahan itu harus benar-benar dipegang," tegasnya.
Ia kembali menyampaikan aspirasinya terkait waktu kelulusan siswa kelas XII yang semakin dekat. Ia menginginkan ratusan siswa tingkat akhir bisa lulus di sisa waktu proses belajarnya.
Ia sedikit menyinggung bahwa, SMK IDN di Jonggol telah mendapat akreditasi A. Menurutnya, portofolio sekolah sangat bagus dalam menciptakan siswa yang berprestasi dan unggul.
Load more