News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jaringan Senjata untuk KKB Terbongkar, 5 Orang Jadi Tersangka dan Ratusan Amunisi Disita

Tim gabungan bongkar jaringan pembelian senjata api dan amunisi untuk KKB di Papua. Lima tersangka ditangkap dan ratusan amunisi diamankan.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:55 WIB
Tim gabungan turun ke TKP Pos PT Kristalin Nabire yang diserang KKB hingga menyebabkan dua orang meninggal.
Sumber :
  • Antara

Papua, tvOnenews.com - Tim gabungan yang terdiri dari personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 dan Polda Papua berhasil membongkar jaringan jual beli senjata api dan amunisi yang diduga akan dipasok kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Yahukimo dan Yalimo.

Pengungkapan jaringan tersebut dilakukan setelah aparat melakukan serangkaian penangkapan di sejumlah wilayah di Papua, termasuk Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam operasi tersebut, aparat awalnya mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam jaringan pembelian senjata untuk KKB. Dari jumlah tersebut, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Lima Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan penangkapan terhadap para pelaku dilakukan pada Kamis (12/3).

“Awalnya ditangkap delapan orang yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut,” ujar Yusuf Sutejo di Jayapura, Sabtu (14/3).

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, penyidik menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Kelima tersangka memiliki peran yang berbeda dalam jaringan pembelian senjata untuk KKB, yaitu:

  • SP (38) berperan sebagai pencari sekaligus pembeli senjata api rakitan dan amunisi

  • OB (22) alias Bakuru bertindak sebagai penyumbang dana pembelian senjata rakitan dan amunisi sekitar Rp122 juta

  • YP (35) berperan sebagai penyumbang dana pembelian amunisi sekitar Rp13 juta

  • MKM (39) membantu mengantarkan serta mempertemukan pihak pembeli dengan penjual senjata api

  • DK (35) bertindak sebagai perantara dalam transaksi senjata api dan amunisi

Sementara itu, tiga orang lainnya yang sebelumnya diamankan masih berstatus sebagai saksi karena penyidik masih mendalami peran mereka dalam jaringan tersebut.

Senjata Rakitan dan Ratusan Amunisi Diamankan

Dalam pengungkapan kasus ini, tim gabungan juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas jaringan tersebut.

Barang bukti yang disita antara lain:

  • 1 pucuk senjata api rakitan laras panjang

  • 298 butir amunisi berbagai kaliber

  • 5 buah magasin senjata

  • Beberapa unit telepon genggam

  • Tas dan dokumen identitas para pelaku

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang bukti tersebut diduga akan digunakan untuk mendukung aktivitas kelompok KKB di wilayah pegunungan Papua.

Modus Kirim Orang ke Jayapura Cari Senjata

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jalani Perundingan di Swiss, Pezeshkian Sebut Iran Tak Gentar Pertahankan Hak-haknya

Jalani Perundingan di Swiss, Pezeshkian Sebut Iran Tak Gentar Pertahankan Hak-haknya

Iran sebut "tidak akan gentar mempertahankan hak-haknya yang sah," seraya menekankan bahwa dialog dan diplomasi harus diutamakan untuk melindungi kepentingan nasional.
Daftar Lengkap 76 Calon Paskibraka yang Bakal Bertugas pada 17 Agustus 2026

Daftar Lengkap 76 Calon Paskibraka yang Bakal Bertugas pada 17 Agustus 2026

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) resmi mengumumkan 76 nama calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat tahun 2026. 
Komisi XIII DPR Minta LPSK Jamin Perlindungan Korban Penyekapan dan Penyiksaan 3 Tahun di Bandung

Komisi XIII DPR Minta LPSK Jamin Perlindungan Korban Penyekapan dan Penyiksaan 3 Tahun di Bandung

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso mendesak negara melalui LPSK, Komnas HAM, serta Komnas Perempuan segera turun langsung memberi perlindungan terhadap YTR (29).
Reaksi Marc Marquez Usai Marco Bezzecchi Tampar Marshal di MotoGP Ceko 2026

Reaksi Marc Marquez Usai Marco Bezzecchi Tampar Marshal di MotoGP Ceko 2026

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez tak memberikan banyak komentar terkait insiden kontroversial yang melibatkan Marco Bezzecchi (Aprilia) dan marshal di sprint race MotoGP Ceko 2026.
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Festival UMKM ini merupakan implementasi visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, khususnya mendorong pengembangan industri kreatif dan perluasan lapangan kerja yang berkualitas
Media Korea Bocorkan Jadwal Mendarat Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Ungkap Anak Asuhnya Kerap Tanya Soal 'Megatron'

Media Korea Bocorkan Jadwal Mendarat Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Ungkap Anak Asuhnya Kerap Tanya Soal 'Megatron'

Kehadiran kembali pevoli putri andalan Indonesia Megawati Hangestri di kompetisi kasta tertinggi Liga Voli Korea Selatan (V-League) musim depan rupanya masih ..

Trending

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate dan langsung memicu perubahan besar. Simak komentar legenda klub Yang Hyo-jin untuk V-League 2026/2027.
Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, membocorkan jadwal kedatangan Megawati Hangestri ke Korea Selatan untuk memulai persiapan menghadapi Liga Voli Korea musim 2026-2027.
Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026), persaingan makin ketat setelah rampungnya matchday kedua. Mesir dan Spanyol kini memimpin grup masing-masing.
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, tak menutupi kekecewaannya usai kalah dari Spanyol 0-4 di Piala Dunia 2026. Ia mengakui The Green Falcons kalah kualitas.
Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Baru-baru ini beredar terkait kabar detik-detik 14 oknum TNI-Polri terjaring razia atau Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib)  di THM, Surabaya, pada Sabtu
Selengkapnya

Viral