GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saksi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Ada Dua Orang: Bukan Warga Salemba

Seorang warga bernama Boyum (30) memastikan pelaku penyiraman air keras yang terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus
Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:40 WIB
Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang warga bernama Boyum (30) memastikan pelaku penyiraman air keras yang terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam, bukan warga sekitar.

“Pelaku bukan warga sini. Kalau orang sini udah pasti ketahuan. Korbannya itu orang KontraS, dia ngekos daerah sini, di (wilayah) Macan,” kata Boyum, saat ditemui di lokasi, Sabtu (14/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Boyum menerangkan, kedua pelaku juga sempat dikejar oleh warga menggunakan dua motor, usai ada teriakan dari korban. Namun pengejaran ini tak berhasil.

“Pokoknya saya denger dia teriak "Tolong! Tolong!" gitu, saya samperin. Udah begitu kejadiannya. Motor udah jatuh, dianya udah kesiram. Pas disiramnya saya nggak ngelihat. Orang pelakunya dikejar udah kalah, udah nggak bisa. Itu kan sempat ada yang mengejar dua motor di videonya tuh,” terang Boyum.

“Itu teman saya yang ngejar, dia nanya "Bang, Bang mana larinya ke mana?" "Sana, sana ke Cipto." Lari lah ke Cipto dicari lagi, nggak ketemu. Soalnya jedanya dari dia disiram terus dia teriak-teriakan kan ada jeda tuh di situ, sekitar 10 detikan gitu,” lanjutnya.

Namun Boyum menduga, kedua pelaku bukan orang baru atau bisa disebut sebagai terduga pelaku kejahatan yang telah lama beroperasi. Sebab, Boyum menerangkan, pelaku juga diduga mengikuti korban dari tempat kerjanya.

“Kayaknya sih udah diantisipasi, bukan pemain baru, pemain lama. Emang kayaknya ditargetin. Itu soalnya biasanya jembatan itu nggak pernah kosong sampai pagi. Nah, itu tiba-tiba pas kosong loh. Hebat kan berarti kan? Emang udah pemain lama,” jelasnya.

Untuk diketahui, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) buka suara terkait insiden penyiraman air keras yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam mengatakan, tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap aktivis Kontras ini merupakan ancaman serius terhadap proses demokrasi

"Tindakan kekerasan terhadap, eh, aktivis Kontras adalah ancaman serius terhadap proses demokrasi. Ya, ini tidak semata-mata kekerasan biasa, tapi ini kekerasan yang memberikan pesan kondisi demokrasi kita,” kata Anam, saat dihubungi, Sabtu (14/3/2026).

Lebih lanjut, Anam menerangkan, kerja-kerja yang dilakukan oleh Andrie merupakan kerja hak asasi manusia, dan demokrasi.

“Dan dalam konteks hak asasi manusia, harusnya dilindungi. Apalagi ini bagian dari partisipasi yang dalam konteks Indonesia itu diatur oleh konstitusi dan dilindungi oleh konstitusi,” ucap Anam.

Sementara itu, Anam mengungkapkan, kekerasan yang dialami oleh Andrie adalah ancaman terhadap kondisi demokrasi kita dan mencerminkan bagaimana kondisi hak asasi manusia. 

Atas peristiwa ini, Kompolnas mendorong kepada pihak kepolisian untuk bekerja secara maksimal untuk mengungkap peristiwa yang terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kerja-kerja kepolisian dalam mengungkap kasus ini kita harapkan untuk transparan dan akuntabel. Transparansi ini penting khususnya bagi rekan-rekan Kontras dan rekan-rekan pekerja hak asasi manusia,” jelas Anam.

“Kepolisian berada dalam ruang yang penting untuk menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan kekerasan yang dialami oleh pekerja-pekerja hak asasi manusia, oleh pegiat-pegiat demokrasi, bisa diusut tuntas untuk kepentingan kita semua,” lanjutnya. (Ars/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penutupan Festival Bazar Kemendagri 2026, Tak Hanya Dorong UMKM tapi Perkuat Edukasi dan Kesiapsiagaan

Penutupan Festival Bazar Kemendagri 2026, Tak Hanya Dorong UMKM tapi Perkuat Edukasi dan Kesiapsiagaan

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengapresiasi antusiasme dan partisipasi berbagai pihak yang mendukung penyelenggaraan Festival Bazar Kemendagri 2026. 
Jadwal Semifinal Piala AFF 2026: Nanti Malam Singapura Tantang Thailand di Leg Pertama

Jadwal Semifinal Piala AFF 2026: Nanti Malam Singapura Tantang Thailand di Leg Pertama

Timnas Singapura akan menjamu Thailand pada leg pertama babak semifinal Piala AFF 2026. Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung Sabtu malam (15/08/2026) WIB.
Bacaan Doa Ketika Ada Musibah, Termasuk Gempa Bumi, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Bacaan Doa Ketika Ada Musibah, Termasuk Gempa Bumi, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Beirkut bacaan doa ketika ada musibah, termasuk gempa bumi, lengkap tulisan Arab, latin dan artinya.
Jokowi Layak Disebut Bapak Pembangunan Infrastruktur Indonesia, Karyanya Dirasakan Daerah

Jokowi Layak Disebut Bapak Pembangunan Infrastruktur Indonesia, Karyanya Dirasakan Daerah

Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Lampung, Bustami Zainudin, mengapresiasi penghormatan yang disampaikan Ketua DPD RI Sultan B Najamudin kepada para Presiden terdahulu dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Kopdes Merah Putih Dibangun di Atas Gunung, Zulhas: Akan Ditertibkan!

Kopdes Merah Putih Dibangun di Atas Gunung, Zulhas: Akan Ditertibkan!

Zulhas mengakui bahwa sejumlah pembangunan Kopdes Merah Putih memang masih perlu dikoreksi, salah satunya pembangunan di kawasan gunung.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Gempa Hebat M7.7 di NTT Telan Korban Jiwa, Empat Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa Hebat M7.7 di NTT Telan Korban Jiwa, Empat Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa M7.7 menyebabkan ruang tunggu di Plebuhan Lorens Say Maumere, Kabupaten Sikka, NTT roboh akibat guncangan hebat.
Selengkapnya

Viral