GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejanggalan SK Gubernur Jabar KDM Terbongkar? Wali Murid SMK IDN Bogor Pertanyakan Verifikasi Pemerintah: Kenapa Anak Kami Jadi Korban?

Keputusan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), yang mencabut izin operasional SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor, saat ini tengah jadi sorotan publik. 
Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:10 WIB
SMK IDN Boarding School Bogor.
Sumber :
  • Dokumentasi SMK IDN Bogor

Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menerbitkan SK Nomor 188/Kep.17-DPMPTSP/2026 yang berisi pencabutan izin operasional SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor, kini tengah jadi sorotan publik. 

Keputusan tertanggal 19 Januari 2026 tersebut memicu keresahan besar bagi ratusan wali murid, terutama karena diumumkan secara mendadak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komite perwakilan orang tua siswa kelas XII, Sri Malahayati, mengungkapkan adanya sejumlah kejanggalan di balik keluarnya kebijakan tersebut. Menurutnya, para orang tua mempertanyakan transparansi proses hukum yang terjadi.

"Ada banyak pertanyaan dari kami sebagai orang tua apa yang dikeluarkan dari SK Gubernur pada 19 Januari 2026. Ada banyak rasanya hal-hal yang belum selesai," ungkap Sri kepada tvOnenews.com, Jumat (13/3/2026).


SMK IDN Bogor. (Foto: idn.sch.id)

Dugaan Dokumen Palsu Jadi Pemicu

Usut punya usut, Pemprov Jabar membatalkan izin tersebut karena ditemukan permasalahan pada dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) saat sekolah didirikan. 

Dokumen tersebut diduga palsu dan belum terdaftar secara legal. Hal ini memicu tanda tanya besar dari pihak wali murid mengenai pengawasan pemerintah selama ini.

"Di tahun 2023 kalau memang ada ketidaklengkapan, lalu kenapa bisa terbit?" cecar Sri mempertanyakan proses verifikasi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) saat awal sekolah berdiri.

Sri menilai situasi ini adalah bentuk kelalaian administratif yang tidak seharusnya mengorbankan masa depan siswa. 

"Koridornya sebenarnya kesalahan kolektif antara pihak sekolah dengan pemerintah. Tapi sekarang yang menjadi konsentrasi kami para orang tua, kenapa anak-anak kami yang menjadi korban?" tegasnya.

Nasib Siswa Kelas XII di Tengah Bayang-Bayang UTBK

Kekhawatiran paling nyata dirasakan oleh 176 siswa kelas XII yang dijadwalkan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada akhir Maret 2026. 
Dengan dicabutnya izin operasional, muncul ketakutan kolektif mengenai status kelulusan dan keabsahan ijazah mereka kelak.

Sri menekankan bahwa para siswa sangat berharap bisa tetap lulus sebagai alumni SMK IDN yang dikenal memiliki portofolio bagus dan akreditasi A. Ia menyayangkan negara yang seolah absen di saat-saat krusial pendidikan anak-anak mereka.

"Bagaimana itu proses keberlanjutan pendidikan mereka? Jadi, saya merasa di sisi ini negara tidak hadir untuk memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak kami ke tingkat berikutnya," tutur Sri.

Respons Pemprov Jabar: KBM Dipastikan Tetap Jalan

Menanggapi kegaduhan yang terjadi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera memberikan klarifikasi. Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Purwanto, menegaskan bahwa pembatalan izin operasional bukan berarti kegiatan belajar mengajar (KBM) harus berhenti total.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen memastikan seluruh peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang baik, aman, serta memiliki kepastian hukum yang jelas," kata Purwanto dalam konferensi pers di Bandung, Kamis (12/3/2026).

Senada dengan Purwanto, Kepala DPMPTSP Jabar, Dedi Taufik, menjelaskan bahwa pihak sekolah kini diminta untuk segera melengkapi kekurangan persyaratan administrasi secara menyeluruh. Hal ini mencakup tata ruang, PBG, hingga Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

"Pihak penyelenggara sekolah diminta untuk melengkapi kembali proses perizinan secara menyeluruh sesuai tahapan yang berlaku. Mulai dari kesesuaian tata ruang, penerbitan PBG hingga Sertifikat Laik Fungsi (SLF)," jelas Dedi Taufik.

Aksi Orangtua dan Harapan ke Depan

Sebelumnya, para orang tua siswa yang merasa tidak tenang sempat mendatangi Gedung Sate pada 10 Maret dan kantor KPAI pada 12 Maret untuk mencari perlindungan bagi hak anak-anak mereka.

Upaya ini membuahkan hasil dengan adanya pendampingan dari Kemendikdasmen dan KPAI.

Sri Malahayati menyampaikan dua tuntutan utama dari wali murid; pertama, memberikan ruang bagi kelas XII menyelesaikan studi hingga akhir tahun ajaran 2025/2026, dan kedua, memastikan mereka lulus dengan ijazah SMK IDN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mudah-mudahan semua pihak bisa punya itikad baik, berkomitmen, serta menjalankan itu semua secara integritas. Kalau dari pihak provinsi berjanji dan berkomitmen melindungi hak-hak pendidikan, mudah-mudahan itu harus benar-benar dipegang," ujar Sri.

Hingga saat ini, pihak sekolah dikabarkan sedang bergerak cepat untuk melengkapi persyaratan administratif agar status legalitas sekolah dapat kembali pulih demi masa depan lebih dari 500 siswa di sana. (hap/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Minya Melonjak Imbas Perang Iran-Israel dan AS, DPR RI: Kita Butuh UU Perdata Internasional

Harga Minya Melonjak Imbas Perang Iran-Israel dan AS, DPR RI: Kita Butuh UU Perdata Internasional

Perang yang terjadi antara Iran vs Israel-Amerika Serikat (AS) berdampak terhadap harga minyak dunia imbas penutupan Selat Hormuz.
Momen Ramadan, Kadin Indonesia Beri Santunan ke 5.700 Anak Yatim

Momen Ramadan, Kadin Indonesia Beri Santunan ke 5.700 Anak Yatim

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar acara buka bersama sekaligus memberikan santunan kepada 5.700 anak yatim.
Adrian Wibowo Siap Main, 3 Bintang Muda Timnas Indonesia Ini Bakal Curi Perhatian di Era John Herdman

Adrian Wibowo Siap Main, 3 Bintang Muda Timnas Indonesia Ini Bakal Curi Perhatian di Era John Herdman

Langkah berani pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang merilis daftar panjang berisi 41 pemain di Garuda Calling jelang FIFA Series 2026 jadi sorotan.
Segel Satu Tempat di Semifinal Swiss Open 2026, Amri/Nita Beberkan Kunci Keberhasilan Taklukan Adnan/Indah di Perempat Final

Segel Satu Tempat di Semifinal Swiss Open 2026, Amri/Nita Beberkan Kunci Keberhasilan Taklukan Adnan/Indah di Perempat Final

Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah berhasil memastikan tiket semifinal Swiss Open 2026.
Aktivis Diteror Penyiraman Air Keras, Saksi: Saya Kira Korban Begal

Aktivis Diteror Penyiraman Air Keras, Saksi: Saya Kira Korban Begal

Seorang warga bernama Boyum (30) mengungkap kesaksian peristiwa penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.
Kisah Hena Gian Hermana Kembangkan Usaha Genteng Bersama BRI, Tanah Liat Berbuah Harapan

Kisah Hena Gian Hermana Kembangkan Usaha Genteng Bersama BRI, Tanah Liat Berbuah Harapan

Tak hanya soal pembiayaan, pendampingan dari BRI juga membantu pengusaha genteng asal Majalengka bernama Hena Gian Hermana, lebih tertib dalam mengelola keuangan usaha.

Trending

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru yang akan dikenakan skuad Garuda dalam waktu dekat. Pelatih asal
Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Pemain muda Rafa Raditya Abdurahman tengah menikmati momen penting dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia U-20. Bek berusia 18 tahun itu bersyukur.
Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

3 berita Timnas Indonesia populer: PSSI siapkan pemain naturalisasi baru, John Herdman bakal coret 18 pemain, hingga Ole Romeny klarifikasi rumor patah kaki.
Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menjelaskan alasan pelatih Timnas Indonesia John Herdman memanggil hingga 41 pemain untuk persiapan meng...
PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

Sejumlah kabar menarik mewarnai perkembangan terbaru Timnas Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Ini rangkuman 3 berita terpopuler yang paling banyak dibaca.
Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Tim kuasa hukum para korban ungkap siasat licik Ustaz SAM, pendakwah ternama di stasiun televisi saat melakukan pelecehan seksual kepada santri sesama jenis.
Segini Gaji Megawati Hangestri Jika Kembali ke Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Segini Gaji Megawati Hangestri Jika Kembali ke Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Gaji Megawati Hangestri Pertiwi jika kembali ke V-League 2026/2027 diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar hingga Rp2,8 miliar. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT