GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sikapi Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus, Komnas Perempuan: Ancaman Nyata bagi Pembela HAM

Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) nilai tragedi penyiraman air keras ke Wakil KontraS, Andrie Yunus jadi ancaman pekerja HAM.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:48 WIB
Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras.
Sumber :
  • Istimewa

Ia mengimbau tragedi dialami Andrie Yunus harus segera diusut tuntas oleh pihak Kepolisian. Komnas Perempuan mendesak agar aparat mengungkap motif di balik peristiwa tersebut.

"Dan mengambil langkah hukum terhadap pelaku sesuai dengan ketentuan undang-undang," tegas Rr Sri Agustini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sri menjelaskan, tindakan penyiraman air keras sudah masuk kataegori kekerasan. Hal itu bertentangan dengan Pasal 28G ayat (1) Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Isi ketentuan pasal tersebut memberikan jaminan terhadap hak setiap orang yang harus mendapat perlindungan diri pribadi dan rasa aman.

Selain itu, tindakan kekerasan itu juga bertentangan dengan Pasal 66 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Sebab, setiap orang memiliki hak untuk memperjuangkan dan mempertahankan HAM tanpa di bawah bayang-bayang intimidasi, ancaman, serta kekerasan.

"Negara memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan kepada korban dan saksi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban," lanjut dia.

Ia menuturkan, Indonesia secara internasional masuk pada bagian beberapa prinsip dari Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Pembela HAM Tahun 1998.

"Yang menjamin hak setiap orang untuk memperjuangkan dan melindungi HAM tanpa ancaman dan kekerasan," ucapnya.

Tragedi Andrie Yunus Jadi Tamparan Indonesia sebagai Dewan HAM PBB

Sementara, Komisioner Sondang Frishka menyinggung terkait posisi Indonesia pada 2026. Di tahun ini, RI menjabat sebagai Presiden Dewan HAM PBB.

Kewajiban Indonesia sebagai pimpinan tentu menjadi kepala kepatuhan negara anggota PBB dalam mengutamakan prinsip tentang HAM.

Menurutnya, tragedi dialami Andrie sebagai tamparan keras bagi Indonesia dalam urusan pembuktian menyelesaikan pelanggaran HAM, terutama yang terjadi di dalam negeri.

"Dalam hal ini, kasus penyerangan berupa penganiayaan fisik terhadap salah seorang pembela HAM di Indonesia," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengungkapkan kronologi penyiraman air keras dialami Andrie Yunus. Tragedi itu berlangsung di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam hari WIB.

Dimas menjelaskan, Andrie sebelum mengalami kejadian tersebut sempat menyelesaikan perekaman dalam siniar (podcast) yang mengambil tajuk "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia". Kegiatan itu terjadi di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI), Jakarta Pusat, Kamis malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cari Penginapan Saat Mudik Lebaran 2026? Paksu dan Bunda Merapat, Ini Cara Dapat Hotel Nyaman dan Terjangkau

Cari Penginapan Saat Mudik Lebaran 2026? Paksu dan Bunda Merapat, Ini Cara Dapat Hotel Nyaman dan Terjangkau

Selain mempersiapkan kendaraan dan rute perjalanan, satu hal yang sering menjadi perhatian adalah mencari penginapan yang nyaman untuk beristirahat selama perjalanan
Akhirnya Pecah! Politano Akhiri Paceklik 43 Laga, Napoli Comeback Tumbangkan Lecce

Akhirnya Pecah! Politano Akhiri Paceklik 43 Laga, Napoli Comeback Tumbangkan Lecce

Matteo Politano akhirnya mengakhiri paceklik golnya selama 43 pertandingan, saat Napoli bangkit dan menaklukkan Lecce dengan skor 2-1 pada lanjutan Serie A di Stadio Diego Armando Maradona, Sabtu (14/3/2026).
Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Gelandang Thom Haye mendapat izin pulang ke Belanda dari pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menjelang laga melawan Borneo FC. Persib dijadwalkan menjalani ...
Momen Berbagi Ramadan 2026! Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Lansia dan Panti Sosial

Momen Berbagi Ramadan 2026! Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Lansia dan Panti Sosial

Momentum Ramadan dan Lebaran juga sering dimanfaatkan untuk membantu kelompok rentan seperti lansia dan penghuni panti sosial. Paket sembako kerap kali menjadi
KPK Bocorkan Uang THR Hasil Peras Bupati Cilacap: Per Goodie Bag-nya Antara Rp100 Juta

KPK Bocorkan Uang THR Hasil Peras Bupati Cilacap: Per Goodie Bag-nya Antara Rp100 Juta

KPK bocorkan isi goodie bag berisi uang THR hasil pemerasan kepada sejumlah Kepala Dinas (Kadis) yang disiapkan oleh Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (AUL)
Nahuel Molina Bersinar! Atletico Madrid Menang 1-0 dan Geser Villarreal di LaLiga

Nahuel Molina Bersinar! Atletico Madrid Menang 1-0 dan Geser Villarreal di LaLiga

Atletico Madrid berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Getafe CF dalam lanjutan LaLiga 2025/2026, Sabtu (14/3/2026) malam WIB.

Trending

Prediksi Al-Khaleej vs Al-Nassr 15 Maret 2026: Ujian Berat Tuan Rumah di Hadapan Sang Pemuncak Klasemen

Prediksi Al-Khaleej vs Al-Nassr 15 Maret 2026: Ujian Berat Tuan Rumah di Hadapan Sang Pemuncak Klasemen

Pertandingan yang dijadwalkan pada Minggu (15/3/2026), pukul 02.00 WIB ini memiliki arti penting bagi kedua tim. Berikut prediksi Al Khaleej vs Al Nassr.
Motif Batik Dianggap Terlalu Jawasentris, Kelme Ungkap Alasan Jersey Tandang Timnas Indonesia Pakai Corak Khas Tanah Air Itu

Motif Batik Dianggap Terlalu Jawasentris, Kelme Ungkap Alasan Jersey Tandang Timnas Indonesia Pakai Corak Khas Tanah Air Itu

Sebagian warganet menganggap batik terlalu Jawasentris untuk jersey rilisan anyar Timnas Indonesia. Kelme selaku sponsor aparel mengungkap alasan di balik ... -
Terkuak, Alasan Utama KPK Periksa Bupati Cilacap di Purwokerto: Kami Menghindari Terjadinya...

Terkuak, Alasan Utama KPK Periksa Bupati Cilacap di Purwokerto: Kami Menghindari Terjadinya...

Terkuak, alasan utama KPK periksa Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (AUL) di Purwokerto. Dalam hal ini, KPK jelaskan bahwa hal itu dilakukan untuk meng
Perusahaan Tekstil Raksasa Asal Bandung Kena Tegur Keras oleh OJK, Singgung Pasal 11 Ayat 1 POJK

Perusahaan Tekstil Raksasa Asal Bandung Kena Tegur Keras oleh OJK, Singgung Pasal 11 Ayat 1 POJK

Baru-baru ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi teguran keras terhadap perusahaan tekstil raksasa asal Bandung, Sanksi yang dijatuhkan OJK soal
Imbas Video Asusila 7 Menit Diduga saat Live TikTok Viral, Oknum Kades di Balangan Kalsel Mati Kutu: Saya Salah

Imbas Video Asusila 7 Menit Diduga saat Live TikTok Viral, Oknum Kades di Balangan Kalsel Mati Kutu: Saya Salah

Oknum kepala desa (kades) di Awayan, Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) diduga menjadi pemeran video asusila 7 menit 10 detik yang viral di media sosial.
Akhirnya Pecah! Politano Akhiri Paceklik 43 Laga, Napoli Comeback Tumbangkan Lecce

Akhirnya Pecah! Politano Akhiri Paceklik 43 Laga, Napoli Comeback Tumbangkan Lecce

Matteo Politano akhirnya mengakhiri paceklik golnya selama 43 pertandingan, saat Napoli bangkit dan menaklukkan Lecce dengan skor 2-1 pada lanjutan Serie A di Stadio Diego Armando Maradona, Sabtu (14/3/2026).
KPK Bocorkan Uang THR Hasil Peras Bupati Cilacap: Per Goodie Bag-nya Antara Rp100 Juta

KPK Bocorkan Uang THR Hasil Peras Bupati Cilacap: Per Goodie Bag-nya Antara Rp100 Juta

KPK bocorkan isi goodie bag berisi uang THR hasil pemerasan kepada sejumlah Kepala Dinas (Kadis) yang disiapkan oleh Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (AUL)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT