News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sikapi Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus, Komnas Perempuan: Ancaman Nyata bagi Pembela HAM

Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) nilai tragedi penyiraman air keras ke Wakil KontraS, Andrie Yunus jadi ancaman pekerja HAM.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:48 WIB
Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyikapi polemik aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus sebagai korban penyiraman air keras.

Wakil Ketua Komnas Perempuan, Dahlia Madanih mengutuk keras tindakan penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) terhadap Andrie Yunus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dahlia menilai tragedi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS tersebut sebagai ancaman nyata untuk para pekerja Hak Asasi Manusia (HAM).

Ia menambahkan, tragedi tersebut juga merupakan ancaman bagi para pembela HAM. Komnas Perempuan sangat menyayangkan tindakan penyerangan itu dinilai bentuk perlakuan kekejaman.

"Komnas Perempuan sebagai salah satu Lembaga HAM Nasional yang secara spesifik terkait hak asasi perempuan berpandangan bahwa, ancaman terhadap Pembela HAM merupakan ancaman terhadap seluruh entitas pekerja HAM," ujar Dahlia dalam keterangan tertulisnya diterima, Sabtu (14/3/2026).

Ia menggambarkan penyiraman air keras menyasar kepada Andrie Yunus. Menurutnya, hal itu menjadi ancaman dikhawatirkan berpotensi menimbulkan penderitaan fisik terhadap para Perempuan Pembela Ham (PPHAM).

"Termasuk PPHAM yang bekerja pada sektor dan lingkup yang kerap berdampak terhadap perempuan," tambahnya.

Sosok Aktivis KontraS Andrie Yunus di Mata Komnas Perempuan

Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus disiram air keras
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus disiram air keras
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @podcastseninsore

Dahlia menyampaikan pendapat dari Komnas Perempuan terkait sosok Andrie. Pihaknya kebetulan mengetahui terkait latar belakang dan rekam jejak Wakil Koordinator KontraS tersebut.

Menurut Komnas Perempuan, kata Dahlia, Andrie dikenal sebagai sosok paling konsisten dalam menjalani aktivitas berupa advokasi. Aktivis tersebut selalu memunculkan beragam serangkaian tindakan terencana terhadap kebijakan dan pembelaan HAM.

Ia menambahkan, gebrakan kegiatan advokasi yang dilakukan Andrie sangat berdampak pada kehidupan perempuan. Salah satu contohnya saat Andrie paling lantang mengkritisi kebijakan Revisi Undang-Undang (RUU) TNI.

Oleh karena itu, bagi Komnas Perempuan, tindakan penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus dianggap sebagai ancaman pembunuhan secara nyata.

Sementara, Komisioner Komnas Perempuan, Rr Sri Agustini menegaskan, tragedi berupa ancaman terhadap Andrie merupakan salah satu tindakan pelanggaran hukum yang menghantui para aktivis maupun pembela HAM.

Ia mengimbau tragedi dialami Andrie Yunus harus segera diusut tuntas oleh pihak Kepolisian. Komnas Perempuan mendesak agar aparat mengungkap motif di balik peristiwa tersebut.

"Dan mengambil langkah hukum terhadap pelaku sesuai dengan ketentuan undang-undang," tegas Rr Sri Agustini.

Sri menjelaskan, tindakan penyiraman air keras sudah masuk kataegori kekerasan. Hal itu bertentangan dengan Pasal 28G ayat (1) Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Isi ketentuan pasal tersebut memberikan jaminan terhadap hak setiap orang yang harus mendapat perlindungan diri pribadi dan rasa aman.

Selain itu, tindakan kekerasan itu juga bertentangan dengan Pasal 66 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Sebab, setiap orang memiliki hak untuk memperjuangkan dan mempertahankan HAM tanpa di bawah bayang-bayang intimidasi, ancaman, serta kekerasan.

"Negara memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan kepada korban dan saksi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban," lanjut dia.

Ia menuturkan, Indonesia secara internasional masuk pada bagian beberapa prinsip dari Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Pembela HAM Tahun 1998.

"Yang menjamin hak setiap orang untuk memperjuangkan dan melindungi HAM tanpa ancaman dan kekerasan," ucapnya.

Tragedi Andrie Yunus Jadi Tamparan Indonesia sebagai Dewan HAM PBB

Sementara, Komisioner Sondang Frishka menyinggung terkait posisi Indonesia pada 2026. Di tahun ini, RI menjabat sebagai Presiden Dewan HAM PBB.

Kewajiban Indonesia sebagai pimpinan tentu menjadi kepala kepatuhan negara anggota PBB dalam mengutamakan prinsip tentang HAM.

Menurutnya, tragedi dialami Andrie sebagai tamparan keras bagi Indonesia dalam urusan pembuktian menyelesaikan pelanggaran HAM, terutama yang terjadi di dalam negeri.

"Dalam hal ini, kasus penyerangan berupa penganiayaan fisik terhadap salah seorang pembela HAM di Indonesia," tegasnya.

Sebelumnya, Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengungkapkan kronologi penyiraman air keras dialami Andrie Yunus. Tragedi itu berlangsung di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam hari WIB.

Dimas menjelaskan, Andrie sebelum mengalami kejadian tersebut sempat menyelesaikan perekaman dalam siniar (podcast) yang mengambil tajuk "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia". Kegiatan itu terjadi di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI), Jakarta Pusat, Kamis malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Pada pukul 23.37 WIB, Andrie mendadak dihampiri dua orang pelaku. Dimas mengatakan, posisinya berlawanan arah dari Jembatan Talang dan menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor.

Dimas mengatakan, kendaraan motor dua orang pelaku tersebut diduga motor matic merek Honda Beat. Ia memperkirakan motor yang dipakai keluaran antara 2016-2021.

Dua pelaku terlihat sosok laki-laki. Mereka melancarkan aksinya menggunakan satu motor di mana satu pelaku sebagai pengemudi dan satunya lagi menjadi penumpang.

Ia merincikan ciri-ciri pelaku pertama sebagai pengendara. Sosoknya mengenakan pakaian kaos warna kombinasi putih-biru, helm warna hitam, serta celana gelap diduga jenis jeans.

"Kemudian, pelaku kedua pakai kaos berwarna biru tua, celana panjang berwarna biru sambil dilipat menjadi pendek, dan diduga menggunakan bahan jeans," lanjut dia.

Seusai mendekati korban, seorang pelaku langsung menyiram air keras kepada Andrie. Air berupa larutan berbahaya itu pun mengenai sebagian tubuh korban.

"Korban langsung berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat di Jakarta," bebernya.

Andrie langsung ditangani oleh medis secara darurat. Pasalnya, beberapa sekujur tubuhnya terkena air keras, antara lain bagian muka, dada, mata, hingga area tangan kanan dan kiri.

Ia menambahkan, bagian mata yang menjadi paling parah. Hal ini membuat Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen.

Dimas meyakini tindakan penyiraman air keras menyasar kepada Andrie sebagai bentuk pembungkaman suara. Tak ayal, Andrie sendiri kerap kali mengkritisi tentang kebijakan pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, polisi masih mengusut tragedi penyiraman air keras tersebut. Sementara, peristiwa ini mendapat atensi serius oleh banyak pihak.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isack Hadjar Akui Khawatir saat Tahu Dirinya akan Promosi ke Red Bull dan Jadi Tandem Max Verstappen di F1 2026

Isack Hadjar Akui Khawatir saat Tahu Dirinya akan Promosi ke Red Bull dan Jadi Tandem Max Verstappen di F1 2026

Pembalap asal Prancis yakni Isack Hadjar, mengatakan kalau dirinya sempat khawatir saat pertama kali tahu kalau dirinya dipromosikan ke Red Bull untuk F1 2026.
Pemerintah Janji Lindungi Buruh, UMP Naik hingga Subsidi Rumah Ratusan Ribu Unit Digelontorkan

Pemerintah Janji Lindungi Buruh, UMP Naik hingga Subsidi Rumah Ratusan Ribu Unit Digelontorkan

Pemerintah mempertegas keberpihakan kepada pekerja dengan meluncurkan paket kebijakan komprehensif yang menyasar perlindungan hingga kesejahteraan buruh di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika industri dalam negeri.
Ini Daftar 4 Klub Asia yang Bisa Jadi Tujuan Dony Tri Pamungkas untuk Abroad usai "Tunda" Berkarier ke Eropa, Ada Raksasa ASEAN!

Ini Daftar 4 Klub Asia yang Bisa Jadi Tujuan Dony Tri Pamungkas untuk Abroad usai "Tunda" Berkarier ke Eropa, Ada Raksasa ASEAN!

Dony Tri Pamungkas pilih Asia dulu ketimbang Eropa. Intip 4 klub incaran bek Persija Jakarta ini, dari Thai League hingga J-League yang bisa jadi jalur ke Eropa
Polri Sita Aset Senilai Rp15,3 Miliar dari Istri-Anak Bandar Narkoba Ko Erwin

Polri Sita Aset Senilai Rp15,3 Miliar dari Istri-Anak Bandar Narkoba Ko Erwin

Total aset yang disita mencapai Rp15,3 miliar yang diduga berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil peredaran narkoba. 
Mayat Remaja dengan Kondisi Kepala Terikat Kaos Ditemukan di Rembang, Pelaku Berhasil Ditangkap

Mayat Remaja dengan Kondisi Kepala Terikat Kaos Ditemukan di Rembang, Pelaku Berhasil Ditangkap

Mayat remaja dengan kondisi kepala terikat kaos ditemukan di Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. 
Gubernur Jateng Ahmad Lutfhi Hadiri Halalbihalal Pasbata, Tegaskan Gotong Royong Hingga Singgung Soal Hoaks

Gubernur Jateng Ahmad Lutfhi Hadiri Halalbihalal Pasbata, Tegaskan Gotong Royong Hingga Singgung Soal Hoaks

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri acara halalbihalal Pasukan Bawah Tanah (Pasbata) Jawa Tengah

Trending

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Reaksi Berkelas Mathew Baker usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Arab Saudi Jelang Piala Asia U-17 2026

Reaksi Berkelas Mathew Baker usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Arab Saudi Jelang Piala Asia U-17 2026

Mathew Baker memberikan reaksi berkelas seiring dengan kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Arab Saudi. Ini menjadi modal buruk jelang Piala Asia U-17 2026.
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Dalam laga bertajuk big match yang digelar pada Kamis (30/4/2026) dini hari WIB, Al Nassr sukses mengamankan kemenangan krusial 2-0 atas rival mereka, Al Ahli.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Tok! Megawati Hangestri Masuk Roster Hyundai Hillstate: Fantatis, Segini Gajinya di Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Tok! Megawati Hangestri Masuk Roster Hyundai Hillstate: Fantatis, Segini Gajinya di Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Berdasarkan data dari Volleybox per 30 April 2026, nama Megawati Hangestri sudah tercantum dalam daftar tujuh pemain Hyundai E&C Hillstate untuk musim baru. 
Selengkapnya

Viral