GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Bongkar Dugaan THR Pejabat di Cilacap, Bupati Disebut Butuh Rp515 Juta untuk Polisi hingga Jaksa

KPK mengungkap Bupati Cilacap diduga membutuhkan Rp515 juta untuk THR forkopimda termasuk polisi hingga jaksa. Kasus ini terungkap dalam OTT terbaru KPK.
Minggu, 15 Maret 2026 - 08:40 WIB
Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman terciduk OTT KPK.
Sumber :
  • cilacapkab.go.id

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan korupsi kembali mencuat di daerah setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya kebutuhan dana ratusan juta rupiah yang diduga digunakan untuk pembagian tunjangan hari raya (THR) kepada sejumlah pejabat daerah.

Dalam pengungkapan terbaru, KPK menyebut Bupati Cilacap membutuhkan Rp515 juta untuk THR yang rencananya diberikan kepada pihak-pihak eksternal, termasuk unsur forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) seperti polisi hingga jaksa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fakta tersebut terungkap setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

KPK Ungkap Bupati Cilacap Butuh Rp515 Juta untuk THR

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan bahwa angka tersebut merupakan hasil perhitungan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Menurutnya, KPK menemukan Bupati Cilacap membutuhkan Rp515 juta untuk THR setelah dilakukan penghitungan kebutuhan dana yang diduga akan dibagikan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Jumlahnya setelah dihitung kira-kira membutuhkan sekitar Rp515 juta,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

Asep menjelaskan bahwa perhitungan tersebut dilakukan oleh beberapa pejabat daerah.

Mereka di antaranya:

  • Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardono

  • Asisten I Sekretariat Daerah Cilacap Sumbowo

  • Asisten II Setda Cilacap Ferry Adhi Dharma

  • Asisten III Setda Cilacap Budi Santoso

Para pejabat tersebut disebut menentukan jumlah dana yang dibutuhkan setelah adanya perintah dari Bupati Cilacap.

Perintah Pengumpulan Uang THR

KPK menjelaskan bahwa Bupati Cilacap disebut memerintahkan pengumpulan uang THR kepada Sekretaris Daerah Cilacap.

Dana tersebut diduga akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan THR bagi sejumlah pihak.

Menurut KPK, kebutuhan tersebut tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga untuk pihak eksternal di luar pemerintahan daerah.

“Bupati Cilacap memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengumpulkan uang dalam rangka memenuhi kebutuhan THR untuk pribadi dan pihak-pihak eksternal,” ujar Asep.

Pihak eksternal yang dimaksud adalah unsur forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) yang berada di lingkungan Kabupaten Cilacap.

Forkopimda sendiri biasanya terdiri dari berbagai pejabat penting di daerah.

Di antaranya:

  • Kepolisian

  • Kejaksaan

  • TNI

  • Pimpinan DPRD

  • Pejabat pemerintah daerah

Temuan ini kemudian menjadi salah satu fokus penyelidikan dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK.

OTT KPK Tangkap Bupati dan 26 Orang

Kasus ini mencuat setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 13 Maret 2026.

Operasi tersebut merupakan OTT kesembilan yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026, sekaligus yang ketiga selama bulan Ramadhan.

Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan:

  • Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

  • 26 orang lainnya

Selain itu, penyidik juga menyita sejumlah uang tunai dalam bentuk rupiah.

KPK menduga penangkapan tersebut berkaitan dengan praktik penerimaan uang dari proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

KPK Tetapkan Dua Tersangka

Sehari setelah OTT dilakukan, KPK kemudian menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Mereka adalah:

  • Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (AUL)

  • Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardono (SAD)

Keduanya diduga terlibat dalam kasus pemerasan dan penerimaan lainnya terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Kasus ini diduga terjadi pada periode tahun anggaran 2025 hingga 2026.

KPK menyebut praktik tersebut berkaitan dengan pengumpulan dana dari berbagai proyek yang ada di pemerintah daerah.

KPK Dalami Aliran Dana

Hingga kini, KPK masih terus mendalami aliran dana dalam kasus tersebut.

Penyidik juga tengah menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terlibat dalam praktik pengumpulan dana tersebut.

Selain itu, KPK juga meneliti apakah dana yang dikumpulkan benar-benar digunakan untuk pembagian THR kepada pihak tertentu atau memiliki tujuan lain.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan pejabat daerah serta dugaan penggunaan dana proyek untuk kepentingan pribadi maupun pihak eksternal.

Komitmen KPK Berantas Korupsi Daerah

Pengungkapan kasus ini kembali menunjukkan bahwa praktik korupsi di tingkat daerah masih menjadi tantangan serius.

KPK menegaskan akan terus menindak tegas setiap dugaan penyalahgunaan jabatan yang merugikan negara maupun masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Operasi tangkap tangan yang dilakukan di Cilacap menjadi salah satu upaya untuk mencegah praktik korupsi yang berkaitan dengan pengelolaan proyek pemerintah.

Dengan penetapan tersangka dalam kasus ini, proses hukum akan terus berlanjut untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Hadapi Dewa United, Persija Jakarta Kehilangan Tiga Pemain Penting Termasuk Allano Lima

‎Hadapi Dewa United, Persija Jakarta Kehilangan Tiga Pemain Penting Termasuk Allano Lima

Persija Jakarta menghadapi situasi kurang ideal menjelang pertandingan melawan Dewa United pada pekan ke-25 Super League.
Jadwal Tayang dan Link Live Streaming Big Match Super League: Persija Jakarta vs Dewa United

Jadwal Tayang dan Link Live Streaming Big Match Super League: Persija Jakarta vs Dewa United

Berikut informasi lengkap seputar jadwal tayang dan link live streaming laga tunda pekan ke-25 Super League yang mempertemukan Persija Jakarta vs Dewa United.
Serangan Israel ke Fasilitas Kesehatan Lebanon Tewaskan 14 Tenaga Medis, WHO Ungkap Rangkaian Serangan Sejak Awal Maret

Serangan Israel ke Fasilitas Kesehatan Lebanon Tewaskan 14 Tenaga Medis, WHO Ungkap Rangkaian Serangan Sejak Awal Maret

WHO melaporkan 14 tenaga medis tewas akibat serangan Israel terhadap fasilitas kesehatan di Lebanon. Sejak awal Maret tercatat puluhan serangan terhadap layanan medis.
Antre Ribuan Orang! Warga Serbu Penukaran Uang Baru BI di GBK Jelang Lebaran

Antre Ribuan Orang! Warga Serbu Penukaran Uang Baru BI di GBK Jelang Lebaran

Ribuan warga antre di Hall Basket GBK pada hari terakhir program SERAMBI 2026 Bank Indonesia untuk penukaran uang baru menjelang Lebaran.
Baru Juga Cetak Satu Gol, Wonderkid Arsenal Max Dowman Langsung Dibandingkan dengan Lionel Messi

Baru Juga Cetak Satu Gol, Wonderkid Arsenal Max Dowman Langsung Dibandingkan dengan Lionel Messi

Wonderkid Arsenal, Max Dowman, langsung dibandingkan dengan Lionel Messi. Itu terjadi setelah sang gelandang serang mencetak gol pertamanya untuk The Gunners dalam laga kontra Everton.
Data Penumpang Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Mulai Meroket Sejak H-10 Lebaran

Data Penumpang Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Mulai Meroket Sejak H-10 Lebaran

Pergerakan arus mudik melalui Terminal Bus Kampung Rambutan mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan menjelang Lebaran 2026.

Trending

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman menyoroti Kevin Diks yang mencetak sejarah sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang mengenakan ban kapten di Bundesliga.
KPK Duga Ada Kepala Daerah Lain yang Modus Bagi-bagi THR ke Polisi, Jaksa, TNI hingga Hakim

KPK Duga Ada Kepala Daerah Lain yang Modus Bagi-bagi THR ke Polisi, Jaksa, TNI hingga Hakim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada kepala daerah lain yang melakukan modus yang sama seperti yang dilakukan  Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Peras Anak Buahnya Demi THR, Bupati Cilacap Terjunkan Satpol PP Jika Telat Bayar

Peras Anak Buahnya Demi THR, Bupati Cilacap Terjunkan Satpol PP Jika Telat Bayar

Demi lancarkan aksi pemerasan ke satuan kerja daerah di lingkungan Pemkab Cilacap, Bupati Cilacap turunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menagih.
Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

John Herdman akan memangkas 18 pemain dari 41 nama skuad sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Apakah Elkan Baggott ikut dicoret? Ini prediksinya.
Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, striker VVV-Venlo keturunan Depok yang santer disebut masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Intip profil, karier, dan statistiknya.
Namanya Sudah Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard yang Pernah Juara Piala Eropa Ini Eligible Bela Timnas Indonesia?

Namanya Sudah Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard yang Pernah Juara Piala Eropa Ini Eligible Bela Timnas Indonesia?

Neraysho Kasanwirjo, rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard, jadi sorotan karena memiliki nama Jawa dan pernah juara Piala Eropa U-17 bersama Belanda. Bisa bela Timnas Indonesia?
Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Tak hanya Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen juga sukses berikan pesan bahagia untuk Johnn Herdman. Keduanya sama-sama dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT