News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jakarta Dilanda Panas Ekstrem, Dinkes Ingatkan Risiko Heatstroke hingga Gangguan Jantung

Data BMKG menunjukkan suhu maksimum tersebut terjadi di wilayah Jakarta Timur.
Minggu, 15 Maret 2026 - 10:36 WIB
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com Gelombang panas yang melanda wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari terakhir mulai menimbulkan kekhawatiran dari sisi kesehatan masyarakat. Suhu udara di Jakarta bahkan tercatat mencapai 35,4 °C, memicu rasa gerah berkepanjangan dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Data BMKG menunjukkan suhu maksimum tersebut terjadi di wilayah Jakarta Timur. Kondisi panas diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, terutama pada siang hari ketika intensitas radiasi matahari meningkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengingatkan bahwa paparan suhu panas yang tinggi dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari dehidrasi hingga kondisi yang lebih serius seperti heatstroke.

“Secara umum kalau cuaca panas dari kesehatan, kekurangan cairan, heat exhaustion, hingga heatstroke,” ujar Ani saat dihubungi, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan paparan panas yang ekstrem juga dapat memicu sejumlah gejala fisik yang berbahaya jika tidak diantisipasi sejak dini.

“Paparan dari cuaca panas yang tinggi bisa memicu pusing, kram otot, gangguan kardiovaskular, pernapasan, dan bisa juga terjadi iritasi kulit,” katanya.

Menurut Ani, ada sejumlah kelompok masyarakat yang paling rentan mengalami dampak kesehatan akibat cuaca panas, terutama mereka yang beraktivitas di luar ruangan.

“Kelompok rentan tentu pekerja lapangan, anak-anak, ibu hamil, dan lansia risiko tertinggi mengalami dampak kesehatan akibat cuaca panas ekstrem,” jelasnya.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah pencegahan sederhana agar terhindar dari risiko kesehatan akibat suhu panas.

“Untuk antisipasi secara umum, konsumsi banyak air putih jangan menunggu haus, menggunakan pakaian ringan/longgar, dan sebisa mungkin menggunakan topi/payung saat keluar ruangan,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta membatasi aktivitas berat di luar ruangan pada siang hari ketika suhu udara mencapai puncaknya.

“Membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan saat siang hari. Di dalam ruangan menggunakan pendingin ruangan (AC)/kipas angin supaya menjaga suhu ruang,” kata Ani.

Ia juga menyarankan masyarakat untuk menghindari makanan dan minuman yang berpotensi mempercepat dehidrasi.

“Selain itu juga bisa dengan mengurangi minuman maknan dan minuman yang membuat dehidrasi seperti makanan dengan kandungan garam tinggi, kopi dan teh,” tuturnya.

Khusus bagi kelompok rentan, Ani menekankan pentingnya membatasi aktivitas di luar ruangan selama kondisi panas ekstrem masih berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk kelompok rentan batasi aktivitas di luar ruang kalaupun akan ke luar pastikan menggunakn pelindung diri, topi atau payung,” pungkasnya.

Pemerintah daerah terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan kesehatan masyarakat di tengah tren peningkatan suhu udara yang diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang. (agr)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.

Trending

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Selengkapnya

Viral