Pelindo Siaga 24 Jam Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Layanan Pelabuhan Dipastikan Tetap Berjalan Penuh
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan seluruh layanan kepelabuhanan tetap beroperasi penuh selama masa Angkutan Lebaran 2026. Kebijakan ini diambil untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menjaga distribusi logistik nasional yang biasanya meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis agar aktivitas pelabuhan tetap berjalan optimal selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Menurutnya, seluruh operasional pelabuhan akan disiagakan selama 24 jam penuh guna memastikan pelayanan kepada penumpang maupun kegiatan logistik tetap berjalan lancar.
“Pelindo berkomitmen memastikan seluruh layanan kepelabuhanan tetap berjalan optimal selama periode Angkutan Lebaran. Operasional pelabuhan kami siagakan selama 24 jam untuk mendukung kelancaran arus barang dan mobilitas penumpang,” ujar Achmad dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/3/2026).
Persiapan Pelabuhan Hadapi Lonjakan Penumpang
Menjelang Lebaran, aktivitas di pelabuhan biasanya mengalami peningkatan signifikan. Karena itu, Pelindo memperkuat kesiapan berbagai fasilitas, terutama di terminal penumpang.
Sejumlah langkah yang disiapkan antara lain:
-
Penguatan operasional terminal penumpang
-
Peningkatan koordinasi dengan instansi terkait
-
Optimalisasi fasilitas pelabuhan
-
Penyesuaian alur kedatangan dan keberangkatan kapal
Upaya ini dilakukan agar lonjakan jumlah penumpang dapat terlayani dengan baik, terutama pada masa puncak arus mudik.
Pelindo juga meningkatkan kesiapan sumber daya manusia, sistem pelayanan, serta pengamanan di area pelabuhan untuk memastikan kenyamanan para pemudik yang menggunakan transportasi laut.
Dukung Kebijakan Pembatasan Angkutan Barang
Selain fokus pada layanan penumpang, Pelindo juga mendukung kebijakan pemerintah terkait pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga atau lebih selama masa mudik Lebaran.
Kebijakan tersebut berlaku mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026 dan bertujuan mengatur arus perjalanan masyarakat agar lebih tertib, aman, serta mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode mudik.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap kebijakan tersebut, Pelindo menyiapkan berbagai langkah operasional di terminal barang.
Langkah-langkah yang dilakukan antara lain:
-
Pengelolaan traffic dan kapasitas terminal
-
Pengaturan jadwal sandar kapal
-
Pengendalian tingkat penumpukan peti kemas
-
Optimalisasi layanan bongkar muat
Dengan pengaturan tersebut, kegiatan logistik di pelabuhan diharapkan tetap berjalan aman, efisien, dan terkendali meskipun terdapat pembatasan kendaraan angkutan barang.
Fasilitas Penumpang Diperkuat
Di sektor layanan penumpang, Pelindo juga memperkuat sejumlah fasilitas pendukung yang menjadi kebutuhan utama pemudik.
Beberapa fasilitas yang mendapat perhatian khusus meliputi:
-
Ruang tunggu penumpang
-
Layanan informasi perjalanan
-
Pengaturan alur keberangkatan dan kedatangan kapal
-
Sistem keamanan di area pelabuhan
Penguatan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penumpang selama perjalanan menggunakan transportasi laut.
Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak seperti operator kapal, otoritas pelabuhan, serta aparat keamanan juga terus dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan lancar.
Lebih dari 500 Ribu Penumpang Sudah Dilayani
Hingga 15 Maret 2026, Pelindo mencatat pelayanan di seluruh terminal penumpang yang dikelola perusahaan berjalan lancar.
Jumlah pemudik yang telah menggunakan layanan pelabuhan tercatat lebih dari 500 ribu penumpang.
Angka tersebut diperkirakan masih akan terus meningkat menjelang puncak arus mudik Lebaran.
Berdasarkan proyeksi yang disusun, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 hingga H-2 Lebaran.
Secara keseluruhan, jumlah pergerakan penumpang pada Angkutan Lebaran tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Jaga Kelancaran Logistik Nasional
Selain mendukung mobilitas masyarakat, kesiapan operasional pelabuhan juga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi logistik nasional selama masa libur panjang.
Pelabuhan merupakan salah satu simpul utama distribusi barang antarwilayah, terutama untuk wilayah kepulauan di Indonesia.
Karena itu, Pelindo memastikan seluruh aktivitas operasional tetap berjalan stabil agar pasokan barang kebutuhan masyarakat tidak terganggu selama periode Lebaran.
“Dengan berbagai upaya tersebut, Pelindo berharap penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan melalui jalur laut,” ujar Achmad.
Ia menambahkan bahwa kesiapan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi logistik nasional selama periode libur Idulfitri. (nsp)
Load more