Kasus Andrie Yunus Disiram Air Keras, DPR Gelar Rapat Khusus Hari Ini Desak Pengusutan Tuntas
- ist
Jakarta, tvOnenews.com - Kasus Andrie Yunus disiram air keras mendapat perhatian serius dari DPR RI. Komisi III DPR RI dijadwalkan menggelar rapat khusus pada Senin (16/3/2026) pukul 11.00 WIB di Kompleks Parlemen, Jakarta.
Rapat ini digelar untuk membahas secara mendalam kasus Andrie Yunus disiram air keras, yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) tersebut.
Komisi III yang membidangi urusan penegakan hukum diperkirakan akan menghasilkan keputusan resmi terkait langkah lanjutan dalam pengawasan kasus ini.
Komisi III Tekankan Penegakan Hukum
Sebagai mitra lembaga penegak hukum, Komisi III DPR RI memiliki kewenangan untuk mendorong percepatan penanganan kasus Andrie Yunus disiram air keras.
Komisi ini bermitra dengan sejumlah institusi penting seperti kepolisian, kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Narkotika Nasional (BNN), hingga Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Dengan posisi tersebut, DPR diharapkan dapat memastikan proses hukum berjalan transparan, cepat, dan profesional.
DPR Kecam Keras Penyerangan
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, sebelumnya telah mengecam keras insiden Andrie Yunus disiram air keras.
Ia menegaskan bahwa DPR akan terus mengawal proses hukum agar pelaku segera ditangkap dan diadili.
“Kami pastikan Komisi III akan terus mengawal kasus ini agar penyidikannya berjalan dengan cepat dan profesional,” ujar Habiburokhman.
Tak hanya itu, DPR juga meminta negara untuk bertanggung jawab terhadap pemulihan korban, termasuk menjamin biaya pengobatan terbaik bagi Andrie Yunus.
Kronologi Andrie Yunus Disiram Air Keras
Kasus Andrie Yunus disiram air keras terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, sekitar pukul 23.37 WIB.
Saat itu, Andrie Yunus baru saja menyelesaikan rekaman siniar di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), yang membahas isu militerisme dan uji materi Undang-Undang TNI.
Dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta, ia diserang oleh orang tidak dikenal yang menyiramkan air keras.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka pada bagian tangan dan kaki, serta gangguan pada penglihatan.
Polisi Diminta Bergerak Cepat
DPR melalui Komisi III telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan kasus Andrie Yunus disiram air keras segera diusut tuntas.
Habiburokhman mengaku telah menghubungi Kapolda Metro Jaya untuk meminta agar penyelidikan dilakukan secara cepat dan menyeluruh.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada impunitas dalam kasus kekerasan terhadap aktivis.
Sorotan terhadap Keamanan Aktivis
Kasus Andrie Yunus disiram air keras kembali menyoroti isu keamanan bagi aktivis di Indonesia.
Penyerangan yang terjadi setelah korban membahas isu sensitif dinilai menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk DPR.
Oleh karena itu, rapat Komisi III DPR RI diharapkan tidak hanya membahas penanganan kasus, tetapi juga langkah-langkah preventif untuk melindungi aktivis dari ancaman serupa di masa depan.
DPR Dorong Penanganan Profesional
Melalui rapat khusus ini, DPR menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus Andrie Yunus disiram air keras hingga tuntas.
Penanganan yang profesional, transparan, dan berkeadilan menjadi tuntutan utama agar kepercayaan publik terhadap penegakan hukum tetap terjaga.
Selain itu, DPR juga berharap kasus ini menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan terhadap masyarakat sipil, khususnya aktivis yang kerap menyuarakan isu-isu strategis.
Dengan digelarnya rapat Komisi III, publik kini menunggu langkah konkret aparat penegak hukum dalam mengungkap pelaku serta motif di balik kasus Andrie Yunus disiram air keras. (nsp)
Load more