News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Tegur Program 3 Juta Rumah Dinilai Lambat, Hashim: Presiden Ingin Pembangunan Dipacu

Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan lambatnya realisasi program tersebut kepada Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Perumahan Hashim Djojohadikusumo.
Senin, 16 Maret 2026 - 14:50 WIB
Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Perumahan Hashim Djojohadikusumo
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Program ambisius pembangunan 3 juta rumah kembali menjadi sorotan pemerintah. 

Presiden Prabowo Subianto bahkan secara langsung mempertanyakan lambatnya realisasi program tersebut kepada Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Perumahan Hashim Djojohadikusumo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu diungkapkan Hashim saat menghadiri peresmian pembangunan hunian vertikal di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (16/3/2026).

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, serta Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin.

Dalam sambutannya, Hashim mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu ia bertemu langsung dengan Presiden untuk membahas perkembangan program pembangunan perumahan nasional tersebut.

“Saya terus terang saja, beberapa minggu lalu saya bertemu dengan presiden bicara mengenai program ini (3 Juta Rumah). Beliau tanya ‘Kenapa kok program perumahan agak lambat?’ Kesannya lambat, kesan di pemikiran presiden,” kata Hashim saat memberikan sambutan.

Menurut Hashim, salah satu kendala utama yang masih dihadapi dalam percepatan program ini adalah persoalan birokrasi. 

Ia menjelaskan bahwa kementerian yang menangani sektor perumahan masih tergolong baru sehingga proses penyesuaian kelembagaan masih berlangsung.

“Kementerian Perumahan kan kementerian baru, baru satu tahun, dan sebagai-sebagainya. Tapi sebetulnya presiden ingin cepat dan terus terang saja, saya lihat saya bisa laporkan ke beliau, dengan partisipasi dari bapak ibu dari KAI, akan segera terwujud,” ujar Hashim.

Program pembangunan perumahan tersebut, lanjutnya, tidak hanya difokuskan di Jakarta, tetapi juga dijalankan secara serentak di sejumlah kota besar lainnya seperti Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Hashim menegaskan bahwa pembentukan Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Perumahan bertujuan memperluas akses kepemilikan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya terbatas pada kelompok berpenghasilan menengah ke atas.

“Agar memenuhi sila ke-5 kita supaya Pancasila bukan hanya slogan-slogan kosong,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Supaya rakyat betul-betul merasakan manfaat nyata dari kehadiran Pancasila sebagai ideologi negara, jangan hanya omon-omon saja. NATO, no action talk only,” tambahnya.

Pemerintah sendiri menargetkan program pembangunan 3 juta rumah dapat menjadi solusi bagi persoalan backlog perumahan nasional sekaligus memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di berbagai wilayah Indonesia. (agr/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Duka, Prof. Yasir Nasution Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara Meninggal Dunia

Kabar Duka, Prof. Yasir Nasution Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara Meninggal Dunia

Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution, mantan Rektor IAIN Sumatera Utara, meninggal dunia pada 2 November 2026.
Laporan ANW Naik Penyidikan, Begini Reaksi Pihak Betrand Peto

Laporan ANW Naik Penyidikan, Begini Reaksi Pihak Betrand Peto

Laporan ANW terhadap Betrand Peto naik ke tahap penyidikan. Kuasa hukum Timothy Reza menyambut baik perkembangan ini dan menyiapkan saksi meringankan
Gebrakan Rusia dan Ukraina: Lakukan Langkah Tak Terduga setelah Aplikasi Peringatan Darurat Kena Serangan Siber

Gebrakan Rusia dan Ukraina: Lakukan Langkah Tak Terduga setelah Aplikasi Peringatan Darurat Kena Serangan Siber

Rusia dan Ukraina sama-sama melaporkan adanya serangan siber menyasar aplikasi seluler peringatan darurat milik masing-masing negara pada Senin (2/11/2026).
Hafalkan Doa Rasulullah Ini Kata Ustaz Khalid Basalamah untuk Memohon Pertolongan Allah saat Kesulitan

Hafalkan Doa Rasulullah Ini Kata Ustaz Khalid Basalamah untuk Memohon Pertolongan Allah saat Kesulitan

Hafalkan doa Rasulullah ini kata Ustaz Khalid Basalamah, doa untuk memohon pertolongan Allah saat menghadapi kesulitan.
Jangan Sampai Ketinggalan Kereta, Berikut Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini 3 November 2026

Jangan Sampai Ketinggalan Kereta, Berikut Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini 3 November 2026

Pengguna KRL Red Line bisa mengecek jadwal KRL hari ini 3 November 2026 rute Bogor-Jakarta Kota agar tidak ketinggalan kereta. Melansir C-Access, berikut adalah jadwal KRL rute Bogor-Jakarta Kota hari ini.
Ibu Hamil Bisa Dapat Bansos PKH Rp3 Juta, Ini Syarat dan Cara Cek Penerimanya

Ibu Hamil Bisa Dapat Bansos PKH Rp3 Juta, Ini Syarat dan Cara Cek Penerimanya

Ibu hamil berpeluang menerima bansos PKH Rp750 ribu per tahap. Simak syarat, nominal bantuan, dan cara cek penerima menggunakan NIK KTP.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Selengkapnya

Viral