GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri Tumbler Ungu dan Helm Jatuh: Benarkah Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Terluka Parah Saat Beraksi?

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) menyoroti sejumlah fakta penting kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus yang dinilai belum disampaikan secara terbuka oleh kepolisian.
Senin, 16 Maret 2026 - 16:14 WIB
Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) menyoroti sejumlah fakta penting dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus yang dinilai belum disampaikan secara terbuka oleh kepolisian dalam konferensi pers Polda Metro Jaya.

Anggota TAUD, Rangga Julio, menyebut terdapat barang bukti penting yang telah diserahkan kepada penyidik, namun belum diungkap ke publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Satu, kami ingin sampaikan bahwa pada saat kejadian di Kamis, 12 Maret malam dan dilanjutkan hingga korban Andrie Yunus dirawat di RSCM, Jumat 13 Maret dini hari, pada saat itu kami mendampingi sejak awal hingga kemudian datang petugas dari Polres Metro Jakarta Pusat,” kata Rangga dalam konferensi pers di Kantor YLBHI, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, sejak awal pihaknya turut mendampingi saksi hingga aparat kepolisian datang ke lokasi dan meminta saksi membuat laporan polisi.

“Dari pihak Polres Metro Jakarta Pusat, dari Kasubnit Dede, menyampaikan kepada kami agar ada pihak dari saksi yang ingin dibawa untuk membuat laporan polisi dan menyampaikan keterangan ke Polres Metro Jakarta Pusat,” ujarnya.

Namun menurut Rangga, pihaknya justru mendorong agar polisi langsung membuat laporan polisi model A sesuai mekanisme yang diatur dalam Peraturan Kapolri.

“Jadi, yang disampaikan oleh Polda Metro Jaya bahwa sudah ada inisiatif untuk membuat laporan polisi Model A, itu yang kami sampaikan pada saat di IGD RSCM sekitar pukul 02.00 dini hari kepada pihak Polres Metro Jakarta Pusat,” katanya.

Selain itu, TAUD juga menyoroti adanya barang bukti penting yang ditemukan saksi di lokasi kejadian, yakni sebuah botol yang diduga digunakan pelaku untuk menyiramkan cairan keras kepada korban.

“Salah satu barang bukti penting yang juga ingin kami garis bawahi dalam kesempatan ini adalah ditemukannya satu botol yang diduga digunakan untuk menyiram air keras kepada Andri Yunus,” kata Rangga.

Menurut dia, botol tersebut berwarna ungu dan diduga merupakan jenis tumbler karena memiliki dinding yang cukup tebal.

“Botol tersebut berwarna ungu dan mungkin saja itu tumblr karena tebal. Dan kalau kawan-kawan perhatikan di rekaman CCTV, terlihat ada seperti botol yang terbuang dari motor terduga pelaku,” ujarnya.

Rangga mengatakan, botol tersebut awalnya tidak ditemukan oleh aparat kepolisian, melainkan oleh saksi di lapangan yang kemudian menyerahkannya kepada penyidik.

“Dan itu belum ditemukan pada awalnya oleh tim kepolisian, tapi ditemukan oleh saksi di lapangan dan berhasil diamankan, sehingga kami membawa dan membantu saksi tersebut untuk menyerahkan kepada tim dari Resmob Polda Metro Jaya,” katanya.

Ia menilai barang bukti tersebut penting untuk segera didalami melalui metode penyelidikan ilmiah atau scientific crime investigation guna mengungkap pelaku secara lebih jelas.

TAUD juga menyoroti sejumlah kejanggalan dari pergerakan pelaku yang terekam kamera pengawas, termasuk saat pelaku melawan arus lalu lintas setelah melakukan penyerangan.

“Pelaku yang melakukan penyiraman air keras itu kemudian melawan arah. Dan ketika melawan arah kembali dan dia melintas di depan RSCM, disampaikan dia melawan arah juga ke arah Megaria,” kata Rangga.

Selain itu, ia menyebut informasi mengenai ditemukannya helm yang diduga milik pelaku juga menimbulkan pertanyaan.

Dari dua temuan tersebut, TAUD menduga pelaku kemungkinan ikut terluka akibat cairan keras yang digunakannya sendiri.

“Dari dua hal tadi, pertama botol yang kemungkinan dibuang oleh pelaku dan pelaku yang melepas helm dan melawan arah dan mengemudi dengan cepat, kami menduga bahwa pelaku mungkin saja juga terluka karena air keras sendiri yang dia siram,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya meminta aparat penegak hukum menelusuri kemungkinan pelaku mencari perawatan medis secara diam-diam.

“Jadi kami ingin menekankan kepada aparat penegak hukum juga segera mencari tahu informasi lebih detail terkait hal ini dan memeriksa semua fasilitas medis atau tenaga-tenaga medis yang mungkin punya kemampuan untuk secara diam-diam mencari cara untuk menyembuhkan pelaku,” kata Rangga.

TAUD juga mendorong pembentukan tim investigasi independen untuk mengawal pengungkapan kasus tersebut agar berjalan transparan dan akuntabel.

Selain itu, Rangga meminta kepolisian memperbaiki koordinasi dalam proses pengumpulan keterangan maupun barang bukti agar tidak membingungkan saksi.

“Kami menekankan kembali agar komunikasi dan koordinasi barang bukti, keterangan, maupun hal-hal yang terkait dilakukan satu pintu agar efektif dan cepat dilakukan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan sejak awal tim advokasi telah bersikap kooperatif dalam membantu proses penyelidikan.

“Dan kami sedari awal selalu kooperatif, sedari awal selalu memiliki inisiatif, terbukti dari kami juga mendorong Laporan Model A, dan sampai saat ini juga kami sedang mendampingi saksi yang sedang diperiksa,” kata Rangga. (rpi/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Dorong Program 3 Juta Rumah Dikebut, Hashim: Jangan Sampai Keadilan Sosial Cuma Jadi Slogan

Prabowo Dorong Program 3 Juta Rumah Dikebut, Hashim: Jangan Sampai Keadilan Sosial Cuma Jadi Slogan

Pemerintah berupaya mempercepat pembangunan perumahan rakyat sebagai bagian dari upaya mengatasi ketimpangan sosial di Indonesia.
Musisi Digo DZ Desak Pengusutan Tuntas Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Musisi Digo DZ Desak Pengusutan Tuntas Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Musisi Digo DZ mengecam keras aksi teror penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. 
Tinjau Tol Kalikangkung, Kapolri Jamin Layanan 110 hingga Si Polan Siap Bantu Pemudik di Jawa Tengah

Tinjau Tol Kalikangkung, Kapolri Jamin Layanan 110 hingga Si Polan Siap Bantu Pemudik di Jawa Tengah

Memastikan kelancaran arus mudik, Kapolri tegaskan Polda Jateng telah melakukan sejumlah inovasi demi mewujudkan mudik yang aman dan bahagia.
Peruri Raih Penghargaan Transformasi Digital di Anugerah BUMN Award 2026

Peruri Raih Penghargaan Transformasi Digital di Anugerah BUMN Award 2026

Peruri meraih penghargaan sebagai Perusahaan Terbaik II kategori Transformasi Digital dalam ajang Anugerah BUMN Award ke-15 Tahun 2026
Harga Minyak Dunia Mengancam APBN, Menkeu Purbaya Siapkan Rem Darurat: Anggaran Kementerian dan Lembaga Bakal Diefisiensikan

Harga Minyak Dunia Mengancam APBN, Menkeu Purbaya Siapkan Rem Darurat: Anggaran Kementerian dan Lembaga Bakal Diefisiensikan

Pemerintah bersiap mengencangkan ikat pinggang fiskal di tengah potensi tekanan global terhadap harga energi. 
Kapolri Serukan Pentingnya Persatuan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045, Ingatkan Ancaman Konflik Global

Kapolri Serukan Pentingnya Persatuan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045, Ingatkan Ancaman Konflik Global

Kapolri menegaskan persatuan seluruh elemen bangsa menjadi kunci untuk tetap bisa mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 di tengah tantangan dan konflik global yang sedang terjadi.

Trending

Kabar Baik Timnas Indonesia! Pemain dari Barcelona Siap Gantikan Peran Thom Haye di FIFA Series 2026

Kabar Baik Timnas Indonesia! Pemain dari Barcelona Siap Gantikan Peran Thom Haye di FIFA Series 2026

Pemain Persija Jakarta, Jordi Amat, mengaku tidak menutup kemungkinan jika dipercaya oleh John Herdman untuk bermain sebagai gelandang di Timnas Indonesia.
Dilarang Beroperasi oleh KDM, Kusir Delman di Garut Justru Senyum Bahagia

Dilarang Beroperasi oleh KDM, Kusir Delman di Garut Justru Senyum Bahagia

Selama tujuh hari —tiga hari sebelum dan empat hari setelah Lebaran— delman tak diizinkan melintas di jalanan utama di jalan utama Kabupaten Garut.
Ramalan Keuangan Zodiak 17 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 17 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 17 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi peluang finansial dan kondisi keuangan tiap zodiak.
Media Amerika Tak Habis Pikir Lihat Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia Itu Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Ajax

Media Amerika Tak Habis Pikir Lihat Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia Itu Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Ajax

Media Amerika menyoroti perkembangan karier kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, setelah ia akhirnya merasakan kemenangan perdana bersama Ajax di Eredivisie.
Layak Dibuang AC Milan? 3 Pemain dengan Rating Buruk saat Rossoneri Keok 1-0 dari Lazio di Liga Italia

Layak Dibuang AC Milan? 3 Pemain dengan Rating Buruk saat Rossoneri Keok 1-0 dari Lazio di Liga Italia

Tiga pemain yang dapat rating rendah setelah tampil buruk saat AC Milan kalah dari Lazio pada lanjutan Serie A musim 2025/2026. Layak dibuang musim panas nanti?
Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, hingga Jawaban Elkan Baggott Setelah Dipanggil John Herdman

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, hingga Jawaban Elkan Baggott Setelah Dipanggil John Herdman

Berita bola terpopuler 16 Maret 2026: Kevin Diks mencetak sejarah di Bundesliga, hingga jawaban dari Elkan Baggott usai kembali dipanggil Timnas Indonesia.
Terima Kasih Jay Idzes dan Emil Audero, Timnas Indonesia Kini Jadi Sorotan Media Italia Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Jay Idzes dan Emil Audero, Timnas Indonesia Kini Jadi Sorotan Media Italia Jelang FIFA Series 2026

Terima kasih Jay Idzes dan Emil Audero! Kehadiran dua pemain Serie A membuat Timnas Indonesia jadi sorotan media Italia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT