GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejagung Panggil Pejabat Pemprov Bali terkait Pungutan WNA, Koster: Minta Informasi dan Data!

Sejumlah pimpinan perangkat daerah di Bali dipanggil Kejaksaan Agung terhadap terkait Pungutan Wisatawan Asing (PWA).
Selasa, 17 Maret 2026 - 07:23 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster
Sumber :
  • ANTARA

Denpasar, tvOnenews.com -Sejumlah pimpinan perangkat daerah di Bali dipanggil Kejaksaan Agung terhadap terkait Pungutan Wisatawan Asing (PWA). Gubernur Bali Wayan Koster membenarkan adanya pemanggilan tersebut dan menyebut pemanggilan hanya permintaan data. 

“Benar (ada pemanggilan), bukan minta keterangan tapi minta informasi dan data, tadi saya sudah dapat telepon dari Kejaksaan Agung justru Kejagung menolong,” kata Koster di Denpasar, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya dikabarkan Kejaksaan Agung memanggil sejumlah pejabat di Bali atas laporan dugaan penyalahgunaan PWA.

Gubernur menjelaskan Kejaksaan Agung justru memberikan rekomendasi agar PWA lebih optimal, sebab sejak berlangsungnya pungutan sebesar Rp150 ribu pada 2024 lalu jumlah retribusi yang diperoleh dalam setahun hanya Rp318 miliar atau setara 32 persen dari total 6,3 juta wisman yang masuk Bali.

Berlanjut di 2025, Pemprov Bali mengumpulkan PWA mencapai Rp368 miliar, atau 34 persen dari kunjungan wisman yang sebanyak 7 juta orang.

“Jadi kan naik, tapi tetap tidak optimal, tapi bukan ada korupsi mana ada korupsi karena ini bayarnya digital tidak ada tunai, itu secara langsung ke BPD Bali rekening di situ,” ujar Koster.

Setelah wisman membayar, pungutan tersebut langsung masuk ke BPD Bali dan otomatis masuk kas daerah sehingga dipastikan tidak ada celah untuk melakukan penyelewengan seperti korupsi, namun disadari bahwa hasil pungutan masih jauh dari target.

“Bersih sudah, seberapa diterima di BPD segitu yang masuk ke kas daerah, sekarang penggunaannya untuk perlindungan budaya dan alam, semuanya sesuai dengan dua unsur ini, ada desa adat, pariwisata, infrastruktur, lingkungan termasuk sampah,” kata Gubernur Koster.

Dari penilaiannya, Kejaksaan Agung hanya mempertanyakan mengapa program PWA kurang optimal dibanding potensi uang yang mestinya terkumpul dari jutaan wisman masuk Bali.

Pemprov Bali menjawab kurang optimalnya pungutan wisman dikarenakan belum masuknya imigrasi sebagai salah satu lembaga yang bisa membantu.

Pemerintah daerah juga tidak bisa memaksa sebab dalam perda yang mengatur PWA belum diatur kerja sama dengan imigrasi, sementara untuk menggandengnya diperlukan payung hukum di atasnya baik PP, Perpres, maupun Peraturan Menteri.

“Kenapa kurang optimal ya karena imigrasi, jadi itu yang harus diurusi bukan mempersoalkan yang bukan kaitannya, yang harus kita selesaikan adalah bagaimana melibatkan imigrasi dalam proses pungutan itu,” kata Gubernur Koster.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pemanggilan Kejagung, Koster mengatakan terdapat tujuh pimpinan perangkat daerah yang dimintai informasi dan data, beberapa seperti Satpol PP Bali, BPKAD, Karo Hukum, Bapenda, dan Dinas Pariwisata.

Seluruhnya telah menghadap kejaksaan, dan Gubernur Bali memastikan semuanya berjalan baik karena dalam pemanggilan justru jaksa agung membantu agar PWA optimal.(ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Heran Timnas Indonesia Panggil Jens Raven, hingga Media Inggris Bongkar Rekam Jejak Asisten Baru John Herdman

Media Belanda Heran Timnas Indonesia Panggil Jens Raven, hingga Media Inggris Bongkar Rekam Jejak Asisten Baru John Herdman

Deretan kabar terbaru dari dunia sepak bola kembali menempatkan Timnas Indonesia sebagai sorotan. Berikut tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca.
Arus Mudik Lebaran, Volume Kendaraan di Jalan Tol Semarang-Solo Meningkat 33,5 Persen

Arus Mudik Lebaran, Volume Kendaraan di Jalan Tol Semarang-Solo Meningkat 33,5 Persen

Arus lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Banyumanik, Semarang, mulai menunjukkan peningkatan signifikan menjelang Idul Fitri 2026.
Ko Hee-jin Sampai Tak Bisa Berkata-kata Lagi, Kecewa Berat Usai Red Sparks Tutup Liga Voli Korea 2025/2026 dengan Kekalahan

Ko Hee-jin Sampai Tak Bisa Berkata-kata Lagi, Kecewa Berat Usai Red Sparks Tutup Liga Voli Korea 2025/2026 dengan Kekalahan

Eks Tim Megawati Hangestri yang juga finalis Liga Voli Korea musim lalu, Daejeon Red Sparks, harus menutup musim mengecewakan mereka dengan hasil yang negatif.
Skandal Besar! Malaysia Disanksi AFC, 2 Kemenangan Hangus dan Gagal ke Piala Asia 2027

Skandal Besar! Malaysia Disanksi AFC, 2 Kemenangan Hangus dan Gagal ke Piala Asia 2027

Asian Football Confederation (AFC) resmi menjatuhi hukuman berat kepada Timnas Malaysia usai terbukti melakukan pelanggaran dalam Kualifikasi Piala Asia 2027.
Tak Bisa Penuhi Janjinya Kepada Penggemar Red Sparks, Ko Hee-jin Pasang Badan Sampaikan Permohonan Maaf ke Fans

Tak Bisa Penuhi Janjinya Kepada Penggemar Red Sparks, Ko Hee-jin Pasang Badan Sampaikan Permohonan Maaf ke Fans

Mantan tim yang pernah diperkuat oleh Megawati Hangestri, yakni Daejeon Red Sparks, harus mengakhiri Liga Voli Korea 2025/2026 dengan hasil yang sangat pahit.
DPR Sentil Usulan KPU Jadi Kekuasaan Keempat: Integritas Lebih Mendesak Dibenahi

DPR Sentil Usulan KPU Jadi Kekuasaan Keempat: Integritas Lebih Mendesak Dibenahi

Wacana menjadikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai cabang kekuasaan negara keempat menuai sorotan DPR RI.

Trending

Eks Kapten Jerman Rp 43 Miliar Berdarah Surabaya Beri Sinyal Bela Timnas Indonesia, Kandidat Pengganti Thom Haye

Eks Kapten Jerman Rp 43 Miliar Berdarah Surabaya Beri Sinyal Bela Timnas Indonesia, Kandidat Pengganti Thom Haye

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan salah satu pemain muda yang sedang berkembang di kompetisi Jerman, Laurin Ulrich. Disebut jadi suksesor Thom haye.
Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson

Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson

Familiar dengan pola tiga bek dan fokus menyerang dari sayap, begini prediksi formasi Timnas Indonesia dalam debut John Herdman dan asistennya Simon Grayson.
Datang Jauh dari Tiongkok ke Rumah Dedi Mulyadi, Eks Mertua Vina Cirebon Ungkap Hal Mengejutkan

Datang Jauh dari Tiongkok ke Rumah Dedi Mulyadi, Eks Mertua Vina Cirebon Ungkap Hal Mengejutkan

​​​​​​​Mertua Vina Cirebon datang jauh dari Tiongkok menemui Dedi Mulyadi untuk klarifikasi kasus viral. Mereka mengungkap kekecewaan hingga fakta mengejutkan.
Media Belanda Keheranan Jens Raven Dipanggil Timnas Indonesia, Striker Bali United itu Jadi Sorotan

Media Belanda Keheranan Jens Raven Dipanggil Timnas Indonesia, Striker Bali United itu Jadi Sorotan

Media Belanda menyoroti pemanggilan Jens Raven ke Timnas Indonesia oleh John Herdman untuk FIFA Series 2026. Striker Bali United itu berpeluang debut bersama Garuda.
Media Inggris Tak Habis Pikir, Simon Grayson Gabung Timnas Indonesia sebagai Asisten John Herdman

Media Inggris Tak Habis Pikir, Simon Grayson Gabung Timnas Indonesia sebagai Asisten John Herdman

Penunjukan Simon Grayson sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia di bawah John Herdman menarik perhatian media Inggris, berkat rekam jejak panjangnya di sepak bola Eropa dan Asia.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Main 27 Maret

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Main 27 Maret

Timnas Indonesia akan tampil pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret 2026 di Jakarta. Pada pertandingan pertama, skuad Garuda dijadwalkan
Tolak Mentah-mentah Tawaran Timnas Indonesia, Pemain Arsenal Ini Pilih Fokus Bela Belanda

Tolak Mentah-mentah Tawaran Timnas Indonesia, Pemain Arsenal Ini Pilih Fokus Bela Belanda

Gelandang muda Arsenal, Demiane Agustien, menolak tawaran membela Timnas Indonesia dan memilih fokus memperkuat Belanda U-19 jelang UEFA European U-19 Championship 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT